
tak terasa sudah hampir dua minggu Dirga di Rusia dan sekarang pria itu akan kembali ke negaranya dia sedang senang karena usahanya berjalan sukses dia berhasil mendapatkan investor untuk perusahaannya dan menjalin kerja sama dengan orang Rusia di luar ranah perusahaannya
seperti di bidang club malam miliknya serta di bidang modeling dia akan melakukan kerja sama di bidang itu jadi Dirga sangat senang dan koleksi wanitanya akan bertambah lagi
" kita sudah sampai tuan " ucap marko
" semua aman terkendali marko ? tanya Dirga
" aman tuan " jawab marko tegas
" apa yang dia lakukan selama saya pergi ? tanya Dirga lagi
" hhhmmmm...sesuai prediksi tuan " jawab marko lagi
Dirga mengeluarkan semiriknya mendengar perkataan marko dan dia memberi tanda kepada marko untuk membuka pintu mobilnya karena dia akan keluar dengan sigap marko langsung turun untuk membuka kan pintu mobil itu
" tuan nanti malam ada undangan makan malam dari perusahaan Dixit abadi makmur dan acara itu untuk memperkenalkan para modelingnya " marko menjeda ucapannya
" tuan Broto ingin anda melihat sendiri para model yang akan mengikuti kompetisi di luar negeri " ucap Marko lagi
" kau atur saja kebetulan saya juga ingin memilih mereka untuk bekerja menjadi model di Rusia " jawab Dirga tegas
" baik tuan " ucap marko dengan gelisah
tingkah marko di sadari oleh Dirga membuat pria itu kesal
" ada apa jangan bertele-tele ? tanya Dirga tegas
" hhhmmmm begini tuan selama tuan di Rusia nyonya selalu menelfon dan menanyakan apakah tuan sudah membuka amplop kiriman dari mereka " jawab marko
" huh ..." Dirga menghela nafasnya sebelum melanjutkan ucapannya
" itu lagi... bilang saja sudah....beres kan " jawab Dirga kesal
" saya sudah bilang begitu tuan tapi nyonya tidak percaya soalnya tidak ada respons dari tuan " jawab marko lagi
" merepotkan saja... minggir....!!!! ucap Dirga lagi dengan sedikit marah
mendengar perintah bosnya Marko langsung minggir dan memberikan jalan karena mereka sudah sampai di ruang kerja Dirga dan marko membuka kan pintu untuk tuan nya
sementara di tempat Gaza pria itu sedang mengotak atik smartphone Dira entah apa yang akan di lakukan pria itu terhadap smartphone milik Dira dia membuka semua aplikasi yang ada di smartphone itu
dari sosial media Dira Gaza bisa menebak jika gadis itu seorang anak rumahan terlihat dari updatenya yang terlihat hanya sekitar rumah entah tempat tidur taman Bahakan kucing pun masuk di story fotonya
dan foto foto Dira terlihat lucu tanpa makeup pun gadis itu terlihat manis dan cantik ada salah satu foto Dira yang membuat Gaza tersenyum di mana gadis itu sedang bergaya dan terlihat seperti habis bangun tidur di lihat dari bajunya
seperti ini foto Dira ya
dan Gaza langsung mengambil foto itu dengan cara mengirimkan ke smartphone nya
" Dira nikmati waktu mu sekarang dan tunggu saja hari harimu akan terasa lebih menantang lagi " gumam Gaza
Gaza mengambil smartphone nya untuk menghubungi sahabatnya marvin
__ADS_1
" halo...." ucap marvin
" persiapkan dirimu nanti malam kita beraksi jangan lupa untuk Riky juga bersiap " perintah Gaza dengan tegas
" kau tenang saja kami sudah siap apa kamu yakin akan menggunakan Riky ? tanya marvin untuk memastikan lagi
" itu cara terbaik saya yakin big bos ada di sana malam ini
karena dia sudah kembali dan big bos adalah orang yang mereka tunggu jadi saya harus sembunyi " jawab Gaza
" kau benar....dunia ini sungguh kecil kenapa orang itu harus bekerja sama dengan big bos juga sih " ucap marvin kesal
mendengar perkataan marvin Gaza mengeluarkan senyuman yang sulit di artikan dan hanya dia yang tau karana hanya ada dia saja di ruangan itu
" aku lebih suka seperti ini karena semangkin sulit akan semangkin semangat untuk ku menghancurkan orang itu karena saya suka tantangan " jawab Gaza yakin
" ya...ya ...itulah kamu asal jangan menantang big bos saja karena saya tidak akan sanggup harus memilih di antara kalian berdua " ucap marvin asal
" bagaimana jika di masa depan itu terjadi " gumam Gaza dan marvin hanya mendengar nya pelan membuat pria itu penasaran
" apa ...kau bicara apa bisa ulangi sekali lagi " pinta marvin
" tidak ada kata ulang " jawab Gaza
seperti biasa Gaza langsung mematikan sambungan teleponnya membuat marvin bertambah kesal
dan untuk Dira sesuai perkataanya yang lalu dia tidak memperbolehkan sisil untuk mengurusi dirinya masalah untuk penampilan manggung karena Dira sudah menggunakan hairstylist nya kali ini jadi sisil fokus jadwal Dira menyanyi saja
seperti sekarang sisil sedang duduk memeriksa agenda kegiatan Dira sedangkan si bintang nya sedang di makeup di depan cermin
" Dira nanti malam jangan sampai telat untuk datang di acara makan malam kau akan menjadi bintang tamunya bersama Thomas kali ini
" iya.... kamu tidak perlu khawatir nyonya " jawab Dira dengan nada bercanda
" huh ... selalu seperti itu pingin tak cubit tuh pipi " ucap sisil kesal
Dira tersenyum melihat sisil kesal
tiba tiba terdengar suara panggilan masuk dari smartphone sisil dan tertulis thomas
" lihat ...dia langsung nongol " ucap sisil sambil menunjukan smartphone nya ke arah Dira
gadis itu segera menggeser tombol hijaunya
" ya...halo " jawab sisil
" bolehkah saya bicara dengan Dira ? tanya Thomas
" tentu saja " jawab sisil
dan sisil pun langsung memberikan panggilannya ke pada Dira agar Thomas bicara dengannya
entah apa yang mereka bicarakan yang jelas Dira terlihat senang karena selalu tersenyum selama panggilan itu
" ini..." ucap Dira sambil memberikan smartphone sisil setelah selesai dengan obrolannya
__ADS_1
" duh seneng banget yang habis nerima telepon " ledek sisil
" apa'an sih...ngga ada yah biasa aja tuh..." ucap Dira kesal
" yakin biasa aja kok saya liat nya luar biasa yah habis senyum Mulu sih dari tadi " goda sisil lagi
" jangan ngaco deh... yang jelas saya dan Thomas hanya teman tidak lebih " jawab Dira dengan tegas
" kenapa ngga di coba dulu...lagi pula Thomas baik dia sepertinya tipe pria yang setia selama ini belum ada gosip miring tentangnya satu lagi dia juga tampan rupawan " jelas sisil panjang lebar
" kalo begitu kamu saja dengan nya " jawab Dira singkat
" kalo dia mau akan ku terima dengan senang hati hehehe..." ucap sisil
" huh....terserah kamu saja lah " jawab Dira
Dan Dira pergi meninggalkan sisil untu kembali lagi ke meja riasnya
sungguh tidak di pungkiri jika semua perkataan sisil ada benarnya mengenai Thomas
hanya saja Dira takut dengan kejadian waktu itu melihat sikap Dirga yang sesungguhnya dan menunjukkan sisi gelapnya di hadapan Dira pria itu sungguh seperti iblis jika sedang marah dan Dira tidak mau terjadi hal buruk dengan Thomas
bagaimanapun Thomas orang yang berjasa berkat lagu ciptaannya , Dira jadi sepeti sekarang ini
jadi Dira tidak ingin menempatkan Thomas dalam bahaya dan jalan satu-satunya hanya menjadikan Thomas sahabatnya
di perusahaan tempat Dirga berada pria itu sedang kesal karena menerima kabar dari felix jika misi yang di berikan padanya gagal total
" dasar bodoh....!!!! teriak Dirga
" sudah hampir sebulan lebih tapi kamu belum juga bisa mengambil darahnya....!!!!! teriak Dirga lagi
" maaf bos saya memang tidak becus Dia bukan orang sembarangan bos...susah sekali mendekatinya rumah itu penuh dengan jebakan bos " jawab felix di sebrang sana
" jika dia orang biasa tidak mungkin jadi ayah mertuaku paham kamu ...!!! ucap Dirga dengan kesal
" iya bos saya mohon berikan waktu seminggu lagi akan saya usahakan bos kali ini akan berhasil " jawab felix dengan mantap
" ingat hanya satu minggu tidak boleh lebih jika gagal kamu akan menerima hukumannya " ucap Dirga penuh penekanan
" terimakasih bos saya jamin kali ini pasti bisa " jawab felix lagi
" buktikan jangan banyak bicara " ucap Dirga
dan pria itu langsung mematikan sambungan teleponnya belum sempat amarahnya reda marko datang dengan tergesa-gesa dengan wajah yang pucat pasi
" tu....tuan...? tanya marko dengan ragu
" apa lagi hah ...!!! teriak Dirga
" saya sedang kesal jangan menggangguku " sambung Dirga lagi
" i ...ini tuan besar ingin bicara " jawab marko gugup
mendengar nama ayah nya di sebut Dirga langsung mengambil smartphone marko dengan kesal maklum saja dari tadi ayah Dirga menghubungi nya tapi panggilan itu selalu sibuk karena Dirga sedang melakukan panggilan Dengan felix alhasil ayah Dirga menghubungi Marko
__ADS_1
apa kira kira yang akan di bicarakan ayah dan anak itu kenapa ayah Dirga ingin sekali putra nya membuka amplop coklat kiriman nya ada apa di dalam amplop itu dan apa isinya
ayo komen dan tebak apa isi amplopnya