Terjebak Cinta Gila

Terjebak Cinta Gila
episode 88 TCG


__ADS_3

Gaza dan Marvin sekarang berada di ruangan yang cukup misterius setelah melihat big bos nya pergi dengan terburu-buru kedua pemuda itu langsung menjalankan misinya


ternyata Mereka berada di ruang rahasia milik Dirga yang berada di club miliknya setelah melewati lorong-lorong yang lumayan jauh dan sepi belum lagi harus menghindari beberapa anak buah Dirga agar tidak terlihat akhirnya membuahkan hasil


" apa kamu yakin ini tempatnya ? tanya Gaza tenang


" yakin sekali , saya tidak pernah meleset " jawab Marvin yakin


" ayo kita lihat apa saja di dalam nya " ajak Gaza


Marvin mengangguk kan kepalanya mendengar perkataan Gaza


keduanya Mulai mengamati sekitar dan melihat apa ada yang aneh dengan tempat itu


" saya yakin sekali ini tempatnya , tapi kenapa terlihat biasa saja " gumam Marvin


Gaza mengeluarkan semiriknya mendengar perkataan Marvin


" terlihat biasa saja justru membuatku yakin ini tempatnya " ucap Gaza tenang


" ah kau benar big bos sungguh licik pasti ada tombol atau apalah yang terhubung ke ruang rahasianya " ucap Marvin


" ayo kita cari , jangan sampai terlewat " ajak Gaza


keduanya Mulai mengamati keadaan sekitarnya sebenarnya Marvin sangat kesal jika berurusan dengan seperti ini dia lebih suka di depan komputer nya tapi mau bagaimana lagi ini demi sahabat nya


sementara Gaza pria itu dengan cermat mengamati benda-benda sekitar seperti lukisan jam dinding bahkan sepatu yang tergeletak di lantai pun tidak lepas dari pandangan nya


hingga dia melihat ada vas bunga yang letaknya sedikit aneh karena di bawahnya ada ukiran yang tak sesuai dengan tempatnya Gaza langsung mendekati nya untuk melihat lebih jelas lagi


dengan cepat Gaza menggeser posisi vas bunga ke samping dan


" srekkkk..." suara tembok bergeser


tentu saja suara itu membuat Marvin yang sedang fokus mencari jadi kaget akibat suaranya pemuda itu langsung memegangi dadanya yang berdetak kencang


" ah sialan kenapa harus kaget sih " ucap Marvin kesal


Marvin langsung tersadar setelah mengatakan itu dia menoleh ke arah Gaza untuk berbicara


" kau berhasil " ucap Marvin senang


" ayo kita lihat ada apa di balik tembok itu " ajak Gaza


" ayo " jawab Marvin


kedua pemuda itu sungguh senang mendapatkan apa yang di inginkan dengan cepat kakinya melangkah untuk masuk kedalam tapi sayang Mereka harus memutar otak lagi karena masih ada pintu di belakang tembok itu


" big bos sungguh penuh perhitungan sekali " ucap Marvin dengan nada mengejek


" jika dia bodoh mana mungkin jadi big bos " ucap Gaza tenang


" iya ...iya ... kamu selalu benar , minggir ini bagian ku " jawab Marvin kesal


ternyata di pintu itu terdapat tombol dan Mereka harus memecahkan kata sandinya tentu saja ini tugas yg di sukai Marvin karena dia ahlinya


tangan dan otak Marvin mulai bekerja dengan terampil dan


" BIP " suara jika sandi telah terbuka


" ceklek " suara pintu terbuka dengan sendirinya


kedua pemuda itu bernafas lega melihat semuanya dan seorang Gaza untuk pertama kalinya dia merasa senang karena berhasil padahal dia selalu berhasil jika menjalankan misinya tapi kali ini berbeda

__ADS_1


" biar saya yang masuk kamu tunggu di luar dan memberikan aba-aba jika ada yang datang " perintah Gaza


Marvin menganggukkan kepalanya mendengar perkataan Gaza pemuda itu langsung bergegas menuju pintu untuk berjaga-jaga sedangkan Gaza langsung masuk kedalam


ternyata di dalamnya terdapat banyak sekali benda berharga milik Dirga seperti kalung berlian yang lebih dari sepuluh lukisan kuno yang harganya milyaran belum lagi surat penting yang isinya perjanjian kerjasama dengan pihak asing


dan masih banyak lagi lainnya


tapi bukan itu yang Gaza cari alhasil pemuda itu hanya melewati nya saja tanpa meliriknya karena yang Gaza cari lebih berharga dari semuanya yaitu darah pertama ayah Dira serta obat penawarnya


" di mana dia menyimpan nya " gumam Gaza dengan sedikit kesal


lama dia mencarinya tapi tidak membuahkan hasil membuat Gaza semangkin kesal


" aaahhhh sialan semuanya tidak ada ,


brengsek....!!!! teriak Gaza


Marvin kaget dengan keluarnya Gaza karena pemuda itu memperlihatkan aura membunuh nya membuat marvin kelimpungan


" Gaza apa yang terjadi ? tanya Marvin dengan nada cemas


" tidak ada di sini , ayo kita pergi " jawab Gaza tegas


" apa " ucap Marvin kaget


" ah... sialan " ucap marvin lagi dengan kesal


setelah mengatakan itu Marvin langsung pergi meninggalkan tempat itu dan mengejar Gaza yang sudah lebih dulu pergi dari sana


sementara itu di tempat Dira sekarang gadis itu langsung duduk di ranjang setelah mendengar ada yang memanggilnya dia melihat seorang wanita paruh baya tapi terlihat masih cantik dan elegan


" Dira sayang kamu tidak apa-apa kan ? tanya wanita itu dengan panik


" Mah " ucap Dirga kesal


" mah...mamah " ucap Dira dalam hatinya


" diam kamu anak nakal " jawab mama Dirga cepat


dengan cepat Dira langsung menutupi bekas kepemilikan yang di berikan Dirga di lehernya dengan rambutnya yang panjang agar tertutup


" tante " ucap Dira gugup


" ah Dira kamu terlihat lebih cantik dan manis dari pada di foto " ucap mama Dirga antusias


" mah....mamah membuatnya takut jika


seperti itu " ucap dirga kesal


pasalnya kedua tangan mama Dirga dengan gemas mengunyel pipi Dira dan gadis itu hanya bisa terdiam bagai patung


" ah maafkan tante swety " ucap mama Dirga sedikit menyesal


Dira hanya mengangguk saja mendengar perkataan nya dan tersenyum


" mama ngapain sih ke sini kan Dirga sudah janji akan pulang ke rumah bersama menantu mama " ucap Dirga kesal


" kelamaan lebih baik mama yang ke sini lagian mama was was Dira bersama kamu " jawab mama Dirga enteng


" mah sekarang sudah ketemu kan jadi silahkan pergi " ucap Dirga kesal


" enak saja dasar anak nakal sini kamu " ucap mama Dirga

__ADS_1


mama Dirga langsung memukuli Dirga dengan tangannya membuat pria itu kewalahan menghadapi nya di sini Dirga tidak bisa berbuat apa-apa bukan berarti lemah karena dia sangat menyayangi mama nya


" ah sakit mah .. ampun... ampun...udah mah


udah..." teriak Dirga memelas


Dira tersenyum melihat tingkah ibu dan anak itu ternyata ada sisi positif yang dapat menarik perhatian Dira terhadap Dirga pemuda yang sombong dan arogan tunduk terhadap orang tuanya terutama ibunya


Dirga tanpa sengaja melihat Dira tersenyum dan dia sangat senang mengetahui nya ini pertama kali nya dia melihat senyum Dira tanpa paksaan dan itu membuatnya semangkin manis


Dira sendiri menjadi gugup saat kepergok oleh Dirga bahwa dirinya tersenyum gadis itu langsung memalingkan wajahnya ke samping


" sebagai hukumannya Dira harus tinggal dengan mama tidak boleh di sini " ucap mama Dirga tegas


sontak saja membuat Dirga kalang kabut mendengar nya dia tidak akan membiarkan itu terjadi bagaimana pun caranya


" tidak bisa " jawab Dirga cepat


Dira yang sempat senang mendengar perkataan mama Dirga menjadi takut dengan penolakan Dirga terhadap perkataan mama nya


" Dirga kalian belum menikah tidak boleh tinggal bersama " ucap mama Dirga tegas


" kalo begitu besok kita menikah " jawab Dirga enteng


" jangan bilang kalian sudah melakukannya " tanya mama Dirga panik


perkataan mama Dirga membuat Dira panik dengan cepat gadis itu langsung menjawab nya tapi tanpa di duga Dirga juga menjawabnya akhirnya mereka menjawab dengan bersamaan


" iya " jawab Dirga


" tidak " jawab Dira


" jangan bohong " ucap mama Dirga kesal


" kalo mama tidak datang malam ini Dirga akan melakukan nya " jawab Dirga asal


mendengar perkataan Dirga membuat wanita paruh baya itu kesal dengan cepat dia langsung menjewer telinga putranya


" anak nakal " ucap mama Dirga sambil menjewer telinga Dirga


" ah ..mah sakit ..sakit .. Dirga hanya bercanda sungguh " ucap Dirga dengan memelas


" syukurlah mama lega mendengarnya " jawab mama Dirga sambil mengelus dadanya


" ayo sayang ikut mamah " ucap mama Dirga sambil membawa tangan Dira agar gadis itu mengikutinya


melihat semua itu Dirga panik dengan cepat dia menghadang kedua wanitanya


" mau kemana ? tanya Dirga


" minggir " ucap mama Dirga


" tidak sebelum mama bilang mau kemana " ucap Dirga tegas


" huh.." mama Dirga hanya bisa menghela nafasnya melihat tingkah laku putranya


" malam ini mama akan tidur dengan Dira di lantai atas jadi kamu kabari papa kalo mama malam ini tidak pulang " jawab mama Dirga tenang


" apa..!!! papa pasti marah mah lebih baik mama pulang " pinta Dirga


" i don't care itu alasan kamu saja " jawab mama Dirga tenang


setelah mengatakan itu mama Dirga langsung keluar bersama Dira membuat gadis itu lega walau untuk sementara dan Dirga tidak bisa berbuat apa-apa kali ini dia hanya bisa menuruti keinginan mamanya

__ADS_1


__ADS_2