
dira dan gaza masih berada di satu ruangan yang sama dan suasana kamar itu sungguh tegang karena atmosfer nya mulai panas
gadis itu sungguh marah karena ucapan gaza dan mulai menunjukkan taring nya sedangkan gaza ingin melihat sejauh mana kemampuan nya
" ingat....kamu atau siapapun itu tidak ada yang bisa membuat ku takut kecuali Tuhan ku " ucap dira tegas sambil tangannya menunjuk kearah muka gaza
" benarkah " ucap gaza singkat
" kau mau bukti ? tanya dira
" tunjukan " jawab gaza
gaza sengaja memprovokasi dira dengan jawaban seperti itu dan keinginan nya tercapai dira yang mendengar perkataan Gaza mulai panas akhirnya terjadilah perkelahian diantara mereka
beberapa kali dira melayangkan pukulan bahkan tendangan pada Gaza tapi pria itu hanya menghindar seolah-olah meledek dira karena serangannya tidak pernah kena justru benda benda di sana yang jadi sasarannya alhasil membuat ruangan itu berantakan
dira semangkin kesal dengan tingkah Gaza tapi gadis itu tidak hilang akal dia malah tambah bersemangat untuk menghancurkan semua benda yang ada di sana hingga di saat dia ingin memukul gaza tiba tiba pandanganya buram lagi dan kepalanya sedikit pusing
dira hampir jatuh jika Gaza tidak segera menangkapnya pria itu langsung memegangi pundak dira dan perlahan membisikan sesuatu di telinga dira
" sudah ku bilang hidupmu adalah milikku karena hanya aku yang bisa menghilangkan sisa racun di tubuhmu " bisik Gaza
mendengar ucapan gaza dira langsung mendongakkan wajahnya untuk memastikan ucapan nya tidak berbohong tapi gaza malah terhipnotis oleh mata dira yang menatapnya mereka saling pandang sekarang
suasana ruangan itu berubah jadi sunyi yang tadinya seperti perang karena perkelahian mereka dengan perlahan Gaza mendekatkan wajahnya membuat dira jadi gugup tapi anehnya dia diam saja
tiba-tiba terdengar suara yang membuat suasana romantis tadi menjadi hancur berantakan
" Gaza.....!!!! ada apa tadi saya mendengar suara ri..but...ri....but...uuuupppssss " ucap marvin gugup
mendengar suara marvin dengan reflek tangan gaza yang tadinya memegangi dira malah terlepas membuat gadis itu terjatuh dan kesakitan
" aaaahhhhh......!!!! ucap dira
sedangkan marvin yang melihat posisi mereka seperti sedang ingin berciuman merutuki kebodohan nya pria itu segera membalikan badan ingin mengambil langkah seribu alias kabur tapi terhenti akibat suara yang membuatnya takut
" berhenti....!!!! ucap Gaza tegas
marvin tidak jadi keluar dia membalikan badan nya lagi dan melihat wanita yang hendak di cuim gaza sekarang malah terjatuh sedang kesakitan
melihat itu jiwa penolong marvin muncul lebih tepatnya dia kepo dengan wanita itu sih 🤭🤭🤭🤭
" ya ampun gaza kenapa kamu membuatnya jatuh kasian kan dia kesakitan...." ucap marvin basa basi
" mari nona saya bantu " ucap marvin lagi sambil mengulurkan tangan nya
dira senang karena ada orang lagi di sini selain gaza dan dia sepertinya baik dira mendongakkan kepalnya ingin melihat siapa orang itu dia juga menerima uluran tangan nya betapa syok nya gadis itu mengetahui siapa orang di depannya
__ADS_1
" marvin....!!!! ucap dira dengan nada keras
sedangkan yang di panggil nama nya bingung dan kaget
" kau mengenal ku ? tanya marvin
" marvin kamu lupa , saya dira " jawab dira
" dira...? tanya marvin lagi
Dira jadi teringat waktu berkenalan dirinya mengenakan masker jadi wajar saja jika marvin tidak tau dan bingung
" bandara , Jepang dira...dira..." ucap Dira lagi dengan sedikit keterangan
mendengar keterangan dira marvin menepuk jidatnya karena mulai ingat
" aaahhhh....dira si ikat rambut " ucap marvin spontan
sekarang dira yang bingung dengan ucapan marvin kenapa ada ikat rambutnya dan itu di sadari oleh marvin
" maaf ...maaf ...yang saya ingat ikat rambut karena ikat rambut kamu tertinggal waktu itu " ucap marvin
" owh ...pantas saja saya cari cari tidak ketemu sekarang di mana ikat rambut nya " tanya dira
mendengar ucapan dira marvin sempat melirik gaza karena ingin tau reaksi teman nya dan tebakan nya benar gaza menunjukan tatapan mematikan membuat marvin menelan ludahnya
" eeemmmm maaf ya saya menghilangkan nya " ucap marvin lemas
marvin lebih baik berbohong dari pada menerima hukuman dari teman nya dan dira menjadi sedih mendengar perkataan marvin tindakan dira di sadari oleh marvin maupun gaza
" maaf ya dira bagaimana jika kamu membeli yang baru saja biar saya yang bayar anggap permintaan maaf dari ku " ucap marvin
" tidak usah mungkin sudah waktunya " ucap dira ambigu
" maksudnya " tanya marvin lagi
" tidak papa itu hanya ucapan penyemangat saja sebelum ibuku tiada dia pernah bicara jika ikat rambut itu akan berada di tangan pria yang akan jadi suamiku kelak " ucap dira sambil tersenyum
mendengar perkataan dira gaza jadi salah tingkah pria itu berpura pura batuk lagi
" uuhuukk....uhuukkk ....dan kau percaya pada nya " tanya Gaza
marvin tau jika sahabatnya sedang gugup dia juga jadi penasaran dengan jawaban dira
" tentu tidak....tap "
gaza langsung kesal mendengar ucapan dira yang tidak mempercayai nya dia langsung pergi meninggalkan dira begitu saja padahal gadis itu belum selesai berbicara
__ADS_1
" dia kenapa sih ngga jelas banget padahal kan saya belum selesai bicara main pergi saja dasar es balok " ucap dira kesal
" dia bukan es balok tapi kutub utara yang es nya ngga bisa cair " sambung marvin
setelah mengatakan itu mereka tertawa bersama dan marvin membantu dira untuk keluar dari ruangan itu menuju ruang tengah di mana sudah ada gaza di sana sedang membuat minuman
sepanjang jalan marvin hanya menggelengkan kepalanya melihat ruangan tadi yang seperti kapal pecah akibat ulah dua orang berbeda jenis tadi yaitu Gaza dan dira
melihat dira dan marvin menuju ke arah nya gaza langsung membawa gelas baru yang berisi obat agar dira bisa sembuh sepenuhnya malum obat pertama sudah jatuh
" ini minum " ucap gaza singkat
dira masih bingung dengan sikap gaza hanya bengong melihat semua itu sehingga marvin langsung mengambil gelas yang di tangan gaza dan memberikan nya pada dira agar gadis itu segera meminumnya
mau tidak mau dira akhirnya meminum sampai habis tak tersisa karena rasanya enak juga ternyata
" terimakasih " ucap dira dengan tulus
Gaza mengeluarkan semirik nya mendengar ucapan dira
" terimakasih saja tidak cukup sudah ku bilang hidupmu milikku mulai sekarang" jawab Gaza
" kau....!!!!!! ucap dira sambil menunjukan jari nya ke arah gaza
melihat situasi mulai panas lagi marvin jadi hakim penengah sekarang dengan sigap marvin langsung menutupi tubuh gaza dengan tubuhnya
" tenang dira biar saya yang bicara oke kamu pergi dulu dari sini " ucap marvin
" awas marvin jangan menghalangi saya " ucap dira dengan nada kesal
" percayalah padaku ok ayo lebih baik kita melihat kolam ikan di sana ikan nya banyak yang besar nanti kita goreng atau di bakar juga boleh " jawab marvin
pria itu langsung membawa dira pergi dari sana agar tidak terjadi keributan lagi dan membuat arya dan bima keluar karena akan bahaya jika kedua pemuda itu keluar bukan bahaya untuk dira tapi bahaya bagi mereka
karena kedua pemuda itu pasti akan selalu ingin dekat dengan dira dan sudah pasti akan menerima hukuman dari Gaza yang lebih berat dari tadi
sekarang marvin tau kenapa gaza tidak mau memberikan ikat rambut dira waktu itu gaza juga menunjukkan sikap tidak suka waktu marvin membicarakan dira dan menjadi salah tingkah di beberapa moment yang marvin tangkap ternyata gadis yang bernama dira sangat cantik dan manis
dirinya juga sempat terpesona oleh dira tapi langsung membuang jauh jauh pikiran itu karena sahabtnya lebih utama dan dia hanya kagum saja pada dira
marvin paham betul apa yang terjadi pada sahabatnya karena dia pernah mengalaminya marvin senang melihat tingkah gaza yang seperti itu dia juga lega akhirnya ada wanita yang bisa membuat gaza gugup
walaupun gaza sudah menutupi semua tingkahnya tapi marvin langsung paham karena dia yang paling dekat dengan gaza sekarang dia mempunyai tugas baru yaitu menjadi cupid untuk sahabatnya
dia akan membantu gaza dengan perlahan agar memahami perasan yang Gaza rasakan sekarang malum saja ini pertama kalinya bagi gaza jadi pemuda itu masih tidak tau cara memperlakukan wanita yang dia suka dengan baik dan benar
mampukah marvin menjalankan misi nya apakah marvin akan konsisten membantu gaza setelah mengetahui big bos nya juga mengincar dira
__ADS_1