
Dira dan Thomas sudah selesai bernyanyi dan mereka sedang berbincang sebentar di belakang panggung mengenai Dira yang akan bernyanyi solo membawakan lagu barunya
pak broto datang ke meja Dirga dengan membawa seorang model yang menurutnya paling cantik di antara yang lain untuk menemani big bosnya sesuai bisikan tadi
sekarang Dira sudah bersiap untuk bernyanyi lagi dan gadis itu melihat ke arah meja Dirga sekarang sudah ada seorang wanita yang menemaninya duduk membuat Dira mengeluarkan senyumnya tapi senyum yang mengejek
" dia tidak bisa berubah untung semuanya sudah beres jadi saya bebas menentukan hidupku " ucap Dira dalam hatinya
Dirga sengaja menyuruh Broto membawakan seorang model agar duduk bersamanya karena ingin melihat reaksi Dira dia ingin menunjukan bahwa banyak yang ingin bersama nya
sedangkan Dira yang melihat Dirga bersama model cantik dirinya semangkin yakin bahwa keputusannya sudah tepat untuk menolak nya dan gadis utu biasa saja melihat interaksi antara Dirga dengan model itu
Dira sudah selesai menyanyi saat dirinya mau pergi Dira di cegah karena harus bergabung dengan yang lain dan gadis itu hanya bisa menuruti nya dia juga melihat Thomas sedang berbicara dengan orang-orang yang ada di sana
Thomas melihat Dira yang berjalan menuju ke arah nya dan pria itu langsung menghampiri Dira balik
" ayo aku kenalkan ke teman teman ku agar kamu bisa mengembangkan sayap mu lebih lebar lagi " ajak Thomas
" terimakasih " ucap Dira tulus
" hanya itu ? aku tidak mau kamu harus mentraktir ku di restoran mewah " ledek Thomas
" deal yah..." ucap Dira sambil mengulurkan tangannya
melihat itu Thomas langsung menyambut tangan Dira mereka berjabat tangan dan saling tertawa Dira tidak sadar jika tingkahnya membuat Dirga kesal niat hati ingin Dira kesal melihatnya dengan model malah dirinya yang kesal melihat interaksi antara Dira dan Thomas
di saat Thomas sedang asik bercengkrama dengan temannya serta Dira dirinya kaget akan kedatangan asisten orang yang paling di hormati di tempat itu siapa lagi jika bukan Marko
" tuan Thomas bisakah anda duduk bersama dengan tuan ku " tanya Marko
" ah...suatu kehormatan bisa duduk bersama dengan nya " jawab Thomas senang
Dira sempat menggelengkan kepalanya tapi apa daya Thomas sudah menyetujui nya
" mari...ikuti saya ! perintah Marko
Thomas dan Dira akhirnya mengikuti perintah marko gadis itu sudah bersiap memasang wajah yang biasa saja dan harus berakting sebaik mungkin nanti di hadapan Dirga
" tuan ...mereka sudah datang " ucap marko
Dirga hanya menoleh dan melihat orang yang di tunggu sudah datang tak lama Dirga mengangguk kan kepalanya
" tuan Dirga sungguh kehormatan bisa duduk bersama dengan anda " ucap thomas
" duduklah ..." perintah Dirga
" terimakasih " jawab thomas tulus
Dirga yang melihat Dira masih berdiri saja menjadi kesal
" apa kamu tidak mau duduk bersama ku nona Dira ? tanya Dirga dengan sedikit kesal
__ADS_1
thomas yang menyadari suasananya tidak baik mulai memberikan alasan yang membantu Dira
" Dira apa kamu tidak nyaman dengan
pakaiannya ? tanya thomas
" ah ...sedikit " ucap Dira
mendengar perkataan Dira Thomas langsung membantu Dira agar gadis itu bisa duduk sekali lagi itu semua membuat Dirga kesal
" maaf jadi mengganggu waktunya " ucap Dira tulus
model yang duduk bersama Dirga tertawa melihat tingkah Dira serta pakaian yang di kenakan Dira dia juga meledeknya
" hahaha....pakaian seperti itu memang pas di kenakan saat karnaval jadi tidak mengganggu sekitar siapa sih yang memberikan kostum seperti itu " ledek model itu
" tanya saja sama tuan besar kamu yang aneh dan konyol " jawab Dira enteng
hampir saja Dirga menyemburkan minuman nya mendengar perkataan Dira untung dirinya langsung menelan tapi mengakibatkan dirinya tersedak
" tuan Dirga hati hati kalo minum " ucap model itu dan memberikan tisu kepada nya
" menurutku baju yang di kenakan Dira sangat bagus dia terlihat seperti dewi " ucap thomas membela Dira
" apa kalian akan bertengkar di sini " ucap Dirga kesal
" maaf tuan Dirga " ucap thomas dan model itu
sepanjang acara itu yang Dirga lihat hanya Dira yang duduk di depan nya
karena meja itu bentuknya bundar dan hanya di isi oleh empat orang saja
sebenarnya di isi enam orang karena itu tempat VVIP dan khusus untuk Dirga saja jadi hanya sedikit yang duduk di tempat itu dan Dira berhadapan dengan dirga posisi duduknya
" aku dengar kamu yang menciptakan lagu baru Dira apa benar Thomas ? tanya Dirga basa basi
" iya tuan Dirga dan rencananya saya akan membuat kan lagi untuk nya " jawab thomas yakin
" apa kalian begitu dekat ? tanya Dirga lagi
Dirga sengaja bertanya seperti itu untuk mencari tau kejelasannya
" iya ... " jawab thomas dan " tidak " jawab Dira
secara barengan membuat Dirga tertawa
" hahaha....jadi jawaban siapa yang benar ? tanya Dirga lagi
" maksudku kami memang dekat sebagai teman dan rekan kerja tidak ada yang lain " jawab Dira yakin
" iya tuan Dirga " sambung thomas juga
__ADS_1
Dira tidak ingin Thomas dalam bahaya jadi gadis itu langsung memberi jawaban yang jelas dan Dirga percaya ucapan Dira
tapi tidak dengan Thomas karena Dirga tau dari cara memandang Thomas ke Dira itu berbeda seperti orang yang menyukainya
semua tamu undangan yang ada di sana menyaksikan interaksi si meja VVIP itu membuatnya jadi iri termasuk salah satu tamu yang ada tak jauh dari meja itu
" tuan...dia semangkin sulit di jangkau " ucap asistennya
" tidak ada kata sulit bagi ku mark " ucap tuan nya
" apa tuan yakin akan melanjutkan nya " tanya asistennya lagi yang bernama mark
" kau tau aku semangat lagi untuk menjalani kehidupanku ini setelah melihatnya " ucap tuanya
" tapi mereka berbeda tuan " jawab mark lagi
" justru itu karena mereka berbeda kali ini aku akan melindunginya " ucap tuan nya dengan yakin
" tapi kita harus berhadapan dengan orang di belakangnya kali ini lebih sulit tuan " jawab asistennya
mark ingin menyakinkan tuan nya agar tidak gegabah lagi dalam bertindak dan mengakibatkan kehilangan lagi
" percayalah mark kali ini saya tidak akan terburu buru kita lihat saja karena saya yakin akan mendapatkan kesempatan itu " jawab tuan nya dengan yakin
" baiklah tuan saya akan mengikuti perintah tuan owh iya putri ku akan datang ke sini saya harap tuan jangan memanjakan nya " ucap mark
" memangnya kenapa putrimu putriku juga kan " jawab tuan nya
" tapi Clara sudah dewasa tuan biarkan dia mandiri agar bisa sukses " jawab mark lagi
" sudah ku bilang kan carilah menantu agar kamu merasa tenang ada yang menjaganya " perintah tuan nya
" hah...mana ada yang mau dengan gadis seperti itu tuan " jawab mark lagi
" pasti ada yakin lah " ucap tuan nya
" ayo seperti nya acara puncak akan segera di mulai untuk mengetahui model siapa yang terpilih kerja sama kali ini " sambung tuan nya lagi
mereka semua berkumpul jadi satu di aula utama untuk mengetahui model siapa saja yang akan lolos serta ke Rusia sesuai kesepakatan yang baru di buat oleh Dirga
Dira sungguh tidak betah berada di tempat seperti itu di tambah pakaiannya yang membuat dirinya semangkin tudak nyaman dan mulai terasa gerah dan panas
dengan perlahan gadis itu mundur dan keluar dari kerumunan itu dengan susah payah akhirnya Dira bisa keluar dari sana sekarang Dira mencari tempat untuk berganti pakaiannya agar lebih bebas bergerak
Dira berjalan melewati lorong-lorong yang lumayan sepi karena semua orang berkumpul di dalam tak sengaja gadis itu melihat taman yang tersembunyi dan banyak bunga yang bermekaran
pandangannya teralihkan oleh bunga matahari yang ada di taman itu dengan perlahan Dira mendekatinya
" matahari..." ucap Dira tersenyum
Dira senang bisa melihat bunga itu lagi sampai sampai dirinya melupakan tujuannya mengganti pakaian yang di kenakan
__ADS_1
saking senangnya gadis itu tidak menyadari ada orang yang mengawasi tingkahnya dan orang itu dengan perlahan menghampiri Dira