Terjebak Cinta Gila

Terjebak Cinta Gila
episode 47 TCG


__ADS_3

maxim dan rudy hanya bisa melihat marvin dan dira memakan si manis dan rambo dari jauh mereka tidak tau lagi apa yang harus di perbuat


" max... bagaimana ini si manis dan rambo ada di dalam perut mereka haruskah kita bedah perutnya ? tanya rudy


maxim langsung memukul kepala sepupunya mendengar pertanyaan yang membagongkan


" bodoh....yang satu kesayangan ketua yang satu lagi orang yang di cari big bos kamu mau berurusan dengan mereka" jawab Maxim kesal


" lalu kita harus bagaimana otaku hanya berisi keluarkan manis dan rambo dari dalam perutnya " tanya rudy lagi


" kalo begitu kau tunggu saja nanti siang pasti akan keluar dengan sendirinya" jawab maxim lagi


" maksudnya....? tanya rudy lagi


" kau pikir saja sendiri jika jam segini makan otomatis siang nya atau beberapa jam lagi pasti akan keluar " jawab maxim dengan kesal


setelah mengatakan itu maxim langsung pergi meninggalkan rudy yang masih bingung tapi beberapa menit kemudian otak rudy mulai on dia jadi kesal sendiri jadinya


" sialan masa saya di suruh nungguin mereka ke toilet dulu awas kau max ...!!! ucap rudy dengan kesal juga


rudy mengejar maxim yang pergi lebih dulu untuk menemui ketua nya yaitu Gaza sedangkan orang yang mereka cari sedang mandi alhasil kedua pemuda itu harus rela menunggu


" marvin kamu benar di sini ada banyak ikan tapi saya lebih suka ikan yang paling besar " tanya dira


" hehehe...kamu mau tau siapa pemilik ikan itu " marvin malah balik tanya


" sikutub utara kan " jawab dira


" bukan kali ini kamu salah " ucap marvin sambil menggeleng kan kepalanya


" kalo begitu saya lebih tenang " jawab dira sambil mengelus dadanya


marvin hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah dira dia jadi terhibur dengan adanya gadis itu dan suasana markas jadi lebih ceria tidak tegang terus


" tapi jujur saja ini pertama kalinya saya makan ikan bakar yang sebesar ini dan rasanya enak " ucap dira


" aku juga sama ini pertamanya saya makan ikan yang ada di kolam itu " sambung marvin


" memang nya tidak ada yang mau makan ? tanya dira penasaran


" bukan nya tidak ada yang mau lebih tepatnya tidak berani " jawab marvin


mendengar perkataan marvin dira langsung tersedak


" uhuk.. uhuk... ikan ini beracun....!!!! tanya dira kaget


marvin tidak jadi menjawab perkataan dira karena melihat Gaza serta anak didik nya datang


" bagaimana rasanya si manis...? tanya Gaza


dira langsung menengok ke sumber suara yang bertanya padanya seketika gadis itu kaget karena melihat pemuda semalam yang mengeroyoknya ikut bersama Gaza


" kalian ...!!!! ucap dira sedikit emosi


" duduk ...!!! perintah gaza dengan nada tegas


mendengar perkataan Gaza semua yang ada di situ menjadi hening dan menuruti semua perintah nya baik dira marvin dan ke empat pemuda itu

__ADS_1


" kau ingin melawan nya max ? tanya Gaza to the point


" apa boleh ketua " jawab Maxim


" sure...." jawaban Gaza


perkataan Gaza membuat dira kaget sekaligus kesal gadis itu pun menunjukan taring nya


" hey....kamu pikir saya takut padanya " ucap dira dengan nada kesal


" good.... jadi tidak Masalah kan jika saya menyuruh maxim dan rudy untuk bertarung dengan mu karena kamu sudah memakan ikan ikan nya dan yang kalah harus menerima hukuman nya " tanya gaza pada dira


" Gaza jangan gila masa dira melawan mereka seorang diri kalo begitu saya di tim dira karena saya juga memakan ikan mereka " protes marvin


Gaza kesal mendengar perkataan marvin seketika gaza langsung memberikan tatapan tajam nya dan membuat marvin ciut


" terimakasih marvin kamu ada di pihak ku tapi saya sanggup melakukan nya seorang diri " sambung dira


Gaza langsung pergi meninggalkan tempat itu mendengar jawaban dira di susul ke empat anak didik nya serta dira dan marvin di belakang nya


sementara itu di tempat dirga pemuda itu sedang menikmati pijitan yang di berikan mery padanya sungguh dirga senang dengan pelayanan mery karna wanita itu paham betul apa yang di inginkan nya


" ah...mery....itu enak sekali ke atas sedikit lagi " perintah dirga


" baik tuan " jawab wanita itu


" mery apa kamu sudah mendapatkan apa yang kamu mau ? tanya dirga lagi


mery hanya menggeleng kan kepala mendengar perkataan tuan nya


" hahahah....kau payah mery apa selama ini kamu tidak melakukan yang aku ajarkan ? tanya dirga lagi


" apa perlu aku turun tangan " sambung dirga lagi


" tak perlu tuan biarkan saja selama hanya saya wanita yang dekat dengan nya saya senang " jawab mery lagi


" kamu yakin sekali " tanya dirga


" dari pada mengorek masalah ku lebih baik tuan mencari solusi tentang calon istri tuan bagaimana jika dia menolak karena dia punya calon sendiri " mery malah balik bertanya


dirga langsung duduk mendengar perkataan mery ma'lum saja posisi dia tadi tengkurap karena sedang di pijit


" tidak ada penolakan di hidupku mery jika dia berani melakukan itu jangan panggil saya dirga " ucap nya dengan angkuh


" pergilah tugas mu sudah selesai " perintah dirga


" baik tuan " jawab wanita itu


entah kenapa mendengar perkataan mery barusan dirga jadi marah dia tidak akan menerima penolakan kali ini


cukup dulu saja dia mengalaminya itu juga karena terpisah secara mendadak


sedangkan untuk mery dia berdoa semoga saja calon istri tuan nya bisa merubah tingkah laku bos nya yang arogan dan kuat menghadapi siksaan yang akan di terimanya nanti


" marko saya sudah selesai bolehkah saya pergi " tanya mery setelah sampai di luar kamar bosnya


" pergilah..." jawab marko singkat

__ADS_1


mery masih berdiri saja mendengar perintah marko membuat pria itu bertanya kembali


" apa lagi " tanya Marko bingung


" hhhmmm saya ingin tau kapan Gaza datang lagi " tanya mery


" mana ku tau dia itu jelangkung datang tak di jemput pulang tak di antar sekalinya datang bikin meradang " jawab marko kesal


" selalu seperti itu jawaban nya " jawab mery lagi


" jangan mengharapkan nya " sambung marko lagi


" kenapa apa kamu cemburu " ledek mery


" tidak akan " jawab marko tegas


" ya sudah lebih baik saya pergi saja bicara dengan mu sama saja bicara dengan tembok " ucap mery kesal


" hey ...sadar diri orang yang kamu suka itu melebihi tembok....!!!! teriak marko


yah mery memang menyukai Gaza gadis itu sungguh terpesona saat pertama kali bertemu dengan nya dan yang mengenalkan mereka sudah pasti dirga


karena mery lebih dulu ikut dirga gadis itu bekerja di club milik dirga yaitu tempat yang selalu di kunjungi bos nya dan anak buahnya itulah mengapa dirga bisa sesuka hati menyiapkan tempat yang ia sukai dan banyak tempat rahasia yang hanya di ketahui oleh nya saja


sementara itu di tempat dira sekarang gadis itu sedang bersiap untuk berduel dengan anak didik Gaza yaitu maxim dan rudy selain mereka hanya bisa menonton saja dan Gaza menjadi penentu siapa yang berhak menang dan siapa yang akan mendapat hukuman


" kalian siap " tanya Gaza


mendengar ucapan gaza baik dira dan dua pemuda itu mengangguk tanda siap kapan pun


akhirnya terjadilah duel yang sangat serius dan indah


di mana gerakan bela diri dira menghipnotis siapun yang melihat karna penampilan nya bagaimana tidak dira tidak mengikat rambutnya alhasil rambut dira berterbangan saat dirinya melompat kesana kemari


membuat nya semangkin cantik belum lagi pakean yang di kenakan gadis dengan celana hitam dan baju hitam membuat aura nya semangkin terpancar


" Gaza diraku sungguh hebat ya ayo dira semangat....!!!! teriak marvin


taukah kau marvin sekarang Gaza sedang kesal karena penampilan dira sekarang malah ditambah sahabatnya sengaja berbicara bahwa wanita yang sedang berduel adalah dira nya


marvin tak perduli dengan Gaza yang kesal dia justru sengaja berkata seperti itu karena ingin tau reaksi teman nya


" aaahhh....dira ku cantik sekali...." ucap marvin lagi


" marvin kau pilih mau di oles atau di minum langsung" ancam Gaza


" hehehe....tidak kedua nya baiklah baiklah saya akan diam lihat kan " ucap marvin


pemuda itu hanya bisa diam sambil memperagakan tangannya mengunci mulut nya sendiri


pertarungan itu sungguh sengit Gaza juga tak menyangka dira bisa mengimbangi maxim dan rudy ketiganya sama sama kuat dan sekarang terlihat lelah


melihat situasi nya seperti itu muncul ide licik Gaza pria itu melemparkan batu kecil ke arah dira tanpa ada yang tau


hingga di saat dira ingin melakukan pukulan terhadap rudy lengan dira terasa sakit akibat benda keras yang mengenainya alhasil gadis itu tidak jadi memukul rudy


melihat situasi nya seperti itu maxim tidak menyia-nyiakan kesempatan dan dia mendorong dira hingga terjatuh

__ADS_1


apa yang akan di lakukan dira sekarang karena dirinya merasa di curangi bisakah dira membuktikan jika dirinya layak menjadi pemenang nya


__ADS_2