
sekarang ditempat Gaza pemuda itu sedang kesal mendapatkan kabar dari marvin sampai dia melupakan Dira untuk sementara
" Marvin bagaimana bisa Bima tertangkap , bukan kah dia sudah berada di tempat yang aman " ucap Gaza kesal
" Gaza sekarang saya mulai ragu apa kita mampu melawan big bos " ucap Marvin pelan
" apa kamu lupa jika saya menyukai tantangan , jika kamu takut berhentilah biarkan saya saja yang melakukan nya " jawab Gaza tenang
" apa maksudmu Gaza ? " tanya Marvin kesal
" Marvin kali ini lawan kita adalah big bos jika terjadi sesuatu dengan ku saya tidak ingin kamu terseret " jawab Gaza tegas
" sampai kapanpun saya tidak akan pernah meninggalkan kamu hanya kematian yang bisa menghentikannya " ucap Marvin yakin
Gaza terdiam mendengar perkataan Marvin dirinya sungguh beruntung mempunyai sahabat seperti Marvin dan anak buah yang setia padanya walau tidak sebanyak milik Dirga tapi anak buahnya hanya menuruti perintah dia
" kita harus bertindak secara hati-hati karena Dirga memiliki kartu AS Dira " ucap Marvin
mendengar nama wanitanya Gaza langsung teringat dengan Dira tiba-tiba saja jantung nya berdebar kencang dan Gaza mulai gelisah
" saya harus kembali ke rumah big bos " ucap Gaza cepat
setelah mengatakan itu Gaza langsung pergi meninggalkan Marvin dan pemuda itu hanya menggelengkan kepalanya
di tempat Dira sekarang dia sedang berdebat dengan Thomas pasalnya Dira ingin melepaskan impiannya menjadi penyanyi dan Thomas sudah pasti menentangnya
" Dira tolong pikirkan lagi ini adalah impian kamu selama ini sedikit lagi kamu akan meraih bintang " ucap Thomas dengan yakin
" kesehatan ayah ku yang utama Thomas semuanya akan sia-sia jika ayah ku tiada " jawab Dira tenang
" percayalah Dira saya akan membantumu mencarikan dokter yang hebat bila perlu kita bawa ayahmu ke Rusia " ucap Thomas menjeda kalimatnya
" saya dengar di sana ada dokter jenius yang bisa menyembuhkan segala penyakit " sambung Thomas lagi
Dira terdiam mendengar perkataan Thomas dia tidak mungkin menjelaskan masalah yang sebenarnya jika ayahnya terkena racun yang rumit
" terimakasih atas sarannya Thomas tapi masalah nya tidak semudah itu " jawab Dira tenang
" semua penyakit pasti ada obatnya Dira percayalah padaku " ucap Thomas dengan yakin
melihat Dira terdiam Thomas meraih tangan Dira dan memegang nya dengan perlahan tentu saja tindakan nya membuat Dira kaget belum sempat Dira menarik kembali tangannya dia di kagetkan lagi dengan kedatangan Dirga
anggap seperti ini yah ekspresi Dira
" kedatangan ku tidak menggangu kan " ucap Dirga tegas
" tuan Dirga " ucap Thomas kaget
Thomas langsung melepaskan genggamannya kepada Dira dia ingin berdiri tapi di tahan oleh anak buah Dirga hingga pemuda itu kembali duduk lagi
untuk Dira sendiri dia berusaha bersikap setenang mungkin padahal dirinya cukup was was melihat situasi sekarang apalagi melihat Thomas terintimidasi
" sepertinya kamu sudah lupa dengan apa yang pernah saya lakukan " ucap Dirga tegas
" apa maksudnya ? " tanya Thomas bingung
" saya tidak bertanya padamu " jawab Dirga tenang
__ADS_1
" bagaimana Dira apa kamu sudah ingat
hhhmmm " ucap Dirga lagi dengan nada mengejek
saat Dirga ingin mengelus pipi Dira tangannya di tahan oleh Thomas membuat Dira kaget dan cemas
" maaf tuan Dirga jaga tindakan mu Dira tidak seperti wanita yang sering anda temui " ucap Thomas tegas
entah kerasukan apa thomas sehingga mendapatkan keberanian untuk melakukan semua itu yang jelas dirinya marah melihat Dira di perlakukan seperti itu
Dira melihat Dirga menunjukkan sikap tidak suka atas tindakan Thomas dan gadis itu langsung mencegahnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan
" Thomas tuan Dirga tidak bermaksud seperti itu kamu tenang lah " ucap Dira lembut
Dirga mengeluarkan semiriknya mendengar perkataan Dira dia merasa geli sendiri mendengar nya karena Dira berusaha menenangkan Thomas
" kamu dengar kan perkataannya " ucap Dirga dengan nada mengejek
" Oiya.... ada yang ingin saya berikan padamu semoga kamu menyukainya dan mengingat nya dengan jelas " ucap Dirga lagi
setelah mengatakan itu Dirga memberikan kode kepada anak buahnya untuk membawa Thomas pergi
" apa yang kalian lakukan " ucap Thomas panik
Dira juga panik melihat Thomas di seret keluar oleh anak buah Dirga dia ingin membantu Thomas tapi Dirga langsung menarik tangan Dira dengan keras
" Dirga place jangan lakukan itu " ucap Dira dengan nada gelisah
" tenang lah saya hanya ingin memberi nya kenang kenangan padanya " jawab Dirga tenang
" Dirga jangan bercanda " ucap Dira marah
dengan perlahan Dirga mendekat kan wajahnya untuk berbisik kepada Dira
" ini hukuman mu karena berani menemui pria lain selain aku " ucap Dirga tegas
" setiap kamu membuat kesalahan maka orang terdekatmu yang akan menerima hukumannya " sambungan Dirga lagi
" Dirga kamu salah paham saya menemuinya membahas masalah pekerjaan ku " jawab Dira cepat
Dirga bertambah marah mendengar perkataan Dira karena dia mengira Dira akan kembali menjadi penyanyi lagi dan Dirga tidak suka itu
Dirga malah mendorong Dira dengan keras hingga wanita itu tersungkur di lantai tanpa rasa bersalah Dirga langsung pergi meninggalkan Dira
dengan langkah kaki yang lebar Dirga menuju thomas yang sudah di luar
tanpa menunggu lama Dirga langsung memukuli Thomas dengan brutal membuat Dira syok dia langsung berlari untuk menghentikan Dirga tapi di cegah oleh Marko
Marko datang terakhir karena dia harus mengurus situasi tempat itu agar tidak ada orang yang datang pantas saja suasananya tiba-tiba menjadi sepi
Dira merasa Dejavu melihat situasi yang sepeti itu di mana Dirga yang lepas kendali dan tidak ada yang berani mencegahnya termasuk Marko
akhirnya Dira ingat dengan kejadian itu
waktu itu Dira diam saja karena orang itu ingin membunuh Dirga dan bagi Dira orang itu sama-sama penjahat seperti Dirga tapi tidak dengan sekarang
Dira tidak mungkin membiarkan nyawa thomas terancam bagaimana pun Thomas penolongnya di dunia entertainment saat itu dan dirinya merasa berhutang budi padanya
" Marko tolong jangan seperti ini biarkan saya kesana " ucap Dira cepat
__ADS_1
" tidak bisa nona " ucap Marko tenang
mendengar jawaban Marko Dira berusaha melepaskan genggaman tangan marko dengan menggerak-gerakkan tangannya
" Marko....!!!! teriak Dira
yang di panggil seakan tuli karena dia tidak menoleh sedikitpun
" Marko place kali ini saja Thomas bisa mati...!!! teriak Dira lagi
" i don't care , selama big bos senang saya akan melakukannya " jawab Marko santai
Dira sudah tidak bisa menahan emosinya lagi dengan gerakan cepat dan cukup keras Dira menendang adik Marko dan itu membuat genggaman nya terlepas
melihat marko kesakitan tanpa pikir panjang Dira juga memukul wajah pria itu
marko yang sedang kesakitan belum siap dengan pukulan yang di terimanya alhasil dirinya tersungkur ke tanah di sudut bibirnya juga robek akibat pukulan Dira
" brengsek...!!! ucap Marko kesal dengan nada sedikit keras
Marko langsung berdiri serta ingin mengejar Dira supaya tidak menggangu big bos nya tapi dia terlambat karena dia melihat Dira sudah di dekat Dirga
" stoopppp.... Dirga....!!!! teriak Dira keras
Dirga tidak perduli dengan panggilan Dira dia tetap memukuli Thomas tanpa henti padahal uang yang di pukul sudah babak belur dan pingsan bisa jadi mati karena sejak tadi tidak ada pergerakan dari tubuh Thomas
" Thomas....!!! teriak Dira histeris
Dira sungguh tidak menyangka dengan keputusan nya yang menemui thomas membuat pemuda itu menjadi bernasib buruk dengan cepat Dira mendekap Dirga dari belakang dengan erat agar berhenti memukuli Thomas
" Dirga kumohon berhenti...!!! ucap Dira dengan nada keras
Dirga terdiam untuk sesaat atas tindakan Dira dan dirinya mulai sadar dan melihat tubuh Thomas yang tergeletak di tanah dengan kondisi yang cukup memprihatinkan
Dirga menarik tangan Dira dengan keras agar dekapannya terlepas dan itu berhasil sekarang dia menarik tubuh Dira agar mereka berhadapan dan Dirga melihat jika Dira menangis
" kamu harus ingat Dira ini semua karena kamu jadi menurutlah mulai sekarang " ucap Dirga tegas
" i hate you " jawab Dira dengan tenang
" hahaha... terimakasih ucapannya " ledek Dirga
" karena kamu membuat ku senang saya akan memberikan kamu hadiah yang akan membuatmu menuruti perintahku " ucap Dirga mengintimidasi
dengan cepat Dirga menarik tangan Dira lagi dengan keras dan Dira mau tidak mau harus mengikuti nya karena dia terseret dan Dira tidak bisa melawannya
sebelum Dirga menuju mobilnya dia menghampiri Marko untuk memastikan semuanya aman terkendali
" urus dia , jangan meninggalkan jejak
sedikitpun " perintah Dirga
" baik tuan " jawab Marko tegas
Marko mengeluarkan semiriknya melihat tuanya masuk ke dalam mobilnya karena dia tau kemana tuanya membawa Dira pergi
" bersenang-senang lah tuan keluar kan seluruh amarah mu agar gadis itu tau siapa tuanya " ucap Marko tenang
entah kemana Dirga membawa Dira pergi yang jelas pria itu masih di liputi amarah dan butuh pelampiasan untuk mengeluarkan emosinya apalagi dia melihat dengan jelas jika Dira bersikap lembut pada Thomas bahkan menangisi nya
__ADS_1