
pagi ini Dira sudah rapih semalam gadis itu tidak bisa tidur lagi setelah bermimpi kejadian di masa lalu yang membuat dirinya kehilangan sosok seorang ibu dan membuatnya jadi gelisah
akhirnya Dira putuskan untuk segera pulang ke negaranya di samping itu juga dirinya memang sudah ada keniatan untuk pulang hari ini juga
Dira mengenakan masker untuk menutupi wajahnya agar tidak terlalu mencolok saat keluar dari hotel itu dia juga menggerai rambutnya karena terburu buru supaya cepat keluar dari sana
anggap seperti ini penampilan Dira ya
Dira sengaja tidak memberi tahu siapa pun atas kepulangan nya rencana nya nanti setelah sampai bandara dia akan mengabari sisil dan tim nya
sementara itu Marvin yang baru datang dari Korea dia jalan dengan terburu buru supaya cepat sampai di mana Gaza berada sampai sampai dia tidak sengaja menabrak seorang wanita yang juga terburu buru
" brak...!!!!
barang bawaan Marvin terjatuh semua dan itu membuat gadis yang menabraknya jadi tidak enak dia pun ikut membantu nya untuk merapihkan nya
" maaf ...maaf....saya terburu buru jadi tidak sengaja menabrakmu ? tanya gadis itu
" tidak papa nona saya juga sama terburu buru jadi jangan khawatir " jawab Marvin
" owh....terimakasih sini saya bantu rapihkan ya..." jawab gadis itu
mereka pun membereskan semua yang berserakan di lantai tak lupa Marvin mencoba berinteraksi dengan nya
" bolehkah saya tau nama mu nona ? tanya Marvin
" yah ...owh ...Dira...panggil saja Dira " jawab nya
" Marvin " balas pria itu
di saat Dira sedang merapihkan berkas itu ada satu kertas yang membuatnya penasaran karena di sana ada gambar yang sangat familiar baginya di saat Dira ingin mengambilnya untuk memastikan Marvin langsung merebutnya sehingga Dira tak sempat menelitinya
" maaf Dira ini sangat penting tidak boleh sembarang orang melihatnya jadi jangan tersinggung " ujar Marvin agar Dira tidak curiga
" owh....tidak papa saya yang harusnya minta maaf sudah lancang ingin melihatnya " jawab dira
walaupun wajah Dira tertutup masker tapi Marvin tau jika wanita di depan nya sedang tersenyum karena terlihat dari matanya
tak berselang lama ada informasi jika pesawat yang Dira tuju akan segera berangkat dan tujuan nya adalah negara di mana Marvin tinggal
" maaf Marvin saya harus pergi pesawatku sebentar lagi akan berangkat sampai jumpa "
setelah mengatakan itu Dira langsung berlari meninggalkan Marvin
" eh ..tunggu....? Dira....!!!
__ADS_1
ini punya kamu tertinggal ah...sudahlah lagian cuma ikat rambut mungkin dia punya banyak stok "
Marvin juga langsung pergi dari sana karena dia harus menemui Gaza secepatnya
sekarang di hotel tempat Dira menginap sedang terjadi keributan akibat ulah seorang pria yang sedang mencari salah satu penghuni hotel itu
" apa tidak ada nama itu di sini ? tolong coba cek lagi saya yakin sekali dia menginap di sini...!!! bentak pria itu
" maaf tuan keterangan tuan kurang lengkap dan detail karena ada banyak nama yang sama di sini lagi pula orang yang tuan cari bukan dari negara ini jadi bersifat rahasia kami tidak bisa memberikan data kepada sembarang orang " jawab petugas hotel itu
" hey....kamu tidak tau siapa saya hah...saya tidak mungkin melakukan tindakan yang merugikan orang...!!!! pria itu tambah emosi
keributan itu membuat semua pengunjung hotel yang lewat menjadi penasaran ada sebagian yang ingin melihat ada juga yang cuek dan biasa saja termasuk Dirga dan Marko yang akan keluar pandangan nya teralihkan oleh pertengkaran itu
apalagi dia seperti kenal dengan orang yang sedang berdebat hingga dia putuskan untuk menghampirinya untuk memastikan dan bertanya apa yang terjadi
" Kenzo...???? tanya Dirga
mendengar nama nya di panggil pria itu segera menoleh dan dia juga kaget melihat siapa yang memanggilnya ternyata benar dugaan Dirga jika pria yang sedang buat onar adalah teman nya Kenzo
" Dirga...syukurlah akhirnya saya bertemu dengan mu " jawab Kenzo
mereka berpelukan seperti seorang pria pada umumnya
Dirga mencoba membantu teman nya dengan cara berbicara dengan petugas hotel itu
" maaf sebelumnya tuan Dirga orang ini berusaha mencari seseorang yang berada di hotel ini tapi beliau kurang spesifik memberikan keterangan nya jadi kami curiga padanya dan satu lagi daftar semua penghuni hotel ini bersifat rahasia kami tidak bisa memberikan sembarang informasi kepada sembarang orang " jawab petugas itu dengan tegas
" hey....kamu meragukan saya ? apa ada tampang seperti saya ini menjadi penjahat hah...!!!!
Kenzo jadi kesal mendengar keterangan petugas itu
" kamu memang bukan penjahat tapi bajingan "
celutuk Marko
" kamu....iiissssshhhh menyebalkan sekali asisten mu itu Dirga " Kenzo bertambah kesal mendengar ucapan Marko
" sudah sudah kamu memang bajingan itu fakta jadi jangan marah " jawab Dirga di pertegas lagi
" terserah kalian saja lah...lagi pula siapa yang mengajari saya jadi seperti ini kamu kan " jawab kenzo tak mau kalah
" sekarang katakan siapa yang kamu cari ? tanya Dirga
" gadis yang aku temui semalam dia menginap di hotel ini saya ingin mengajaknya berwisata "
keterangan Kenzo seketika membuat Dirga kesal
__ADS_1
" yakin sekali kalo dia ada di sini ? tanya Dirga lagi
" yakin lah sumberku terpercaya " jawab Kenzo dengan percaya diri
sebenarnya Dirga bertambah kesal mendengar nya tapi dia akan memanfaatkan teman nya ini untuk bertemu dira dengan alasan yang sama mengajaknya berwisata bersama
" kita tunggu di sini biar marko yang bicara " perintah Dirga pada kenzo
mendengar perintah tuan nya Marko segera bergegas dia membawa petugas hotel itu supaya bicara empat mata saja padanya sementara Dirga dan Kenzo menunggu di ruang tunggu
sambil menunggu dua pria bajingan itu bercerita satu sama lain dan ini kesempatan Dirga untuk mencari informasi semalam dari Kenzo
" apa semalam kamu berhasil " tanya Dirga dengan mimik muka biasa saja agar Kenzo tidak curiga
" hah..." Kenzo menghela nafasnya sejenak sebelum melanjutkan kalimatnya
" kali ini saya gagal total " jawab Kenzo
" apa ? hahaha....seorang Kenzo di tolak " sambung Dirga meledek sebenarnya ada perasaan lega mendengar nya
" dia ini berbeda broh...entah kenapa bicara dengan nya saya tidak bisa mengeluarkan rayuan ku tatapan matanya itu loh menusuk jantung sampai saya lupa mau bicara apa "
keterangan Kenzo membuat dirga teringat sesuatu yah mata itu memang sungguh tajam sekarang Dirga malah teringat dengan masa lalunya dia semangkin yakin jika wanita itu memang Dira nya karena mata itu sama saat melihat dirinya dulu atau sekarang
lamunan Dirga buyar akibat panggilan Marko dia datang untuk memberikan informasi pada nya
" tuan....tuan Dirga .." tanya Marko
" katakan..." jawab Dirga
" maaf tuan ada kabar kurang enak karena ternyata nona dira sudah cek out dari hotel ini tadi pagi sekitar pukul 5 pagi " jawab Marko
" apa ...!!!! jawab Kenzo dan Dirga berbarengan
" iya tuan barusan petugas tadi menunjukan daftar nama nama yang cek out hari ini salah satu nya ada nama nona Dira " jelas Marko panjang lebar
" sial ahk....!!!! ternyata dia benar benar kembali ke negaranya mana saya belum tau lagi negara apa dia tinggal " sambung Kenzo dengan nada lemas
" sepertinya sudah tidak ada harapan lagi jadi kamu mundur saja cari yang lain kan masih banyak come on kamu itu kenzo ok " sambung Dirga
" yah kau benar aku adalah Kenzo jadi jika satu hilang masih banyak pengganti nya " jawab Kenzo
mereka pun tertawa bersama Kenzo tidak tau jika Dirga mengeluarkan semirik nya sekarang Dirga harus mengatur strateginya dan pria itu semangkin penasaran dengan Dira dia juga semangkin obsesi pada gadis itu dan Dirga sudah tidak sabar ingin bertemu Gaza untuk membantunya menggali informasi
dan jika terbukti apa yang di pikirkan selama ini benar ada nya maka bersiaplah Dirga tidak akan melepasnya dia akan mengingatnya sekencang mungkin hingga mangsanya kali ini tidak dapat bergerak
sedangkan untuk Gaza apa yang akan dia lakukan jika suatu saat nanti dirinya harus memilih antara kebebasan nya atau rasa yang baru dia dapatkan selama ini
__ADS_1