
Dirga mulai kesal dengan tingkah Dira pria itu berusaha menggapai tangan dira lagi agar gadis itu tidak pergi meninggalkan nya dan memberikan pelajaran terhadap Dira agar dia tau siapa dirgantara putra karena dia pantang di tolak
Dira menyadari tindakan Dirga dan pria itu tidak tahu jika dira jago bela diri dengan gerakan cepat Dira langsung menangkis tangan Dirga dia juga melayangkan bogemnya pada wajah Dirga dengan cukup keras sampai bibir Dirga sobek dan mengeluarkan darah
tindakan Dira membuat Dirga syok pria itu mundur beberapa langkah dia juga mengusap bibirnya yang berdarah tapi anehnya dia tidak marah malah tersenyum senang karena dia mendapatkan sebuah tantangan
" hahahaha.....kau liar juga ya ? tapi saya suka yang seperti ini , kau membuatku
bersemangat lagi "
perkataan Dirga membuat Dira bingung padahal dia sudah memasang kuda kuda bersiap jika Dirga balik menyerang nya
" hah...apa kau gila...? kau tidak marah malah tertawa seperti itu ? tanya Dira
" untuk apa saya marah saya malah semangkin penasaran dengan mu how are you...?
Dira mulai gelisah dengan perkataan pria di depan nya tapi gadis itu harus bisa berakting agar tidak terlihat gugup sekarang
" saya hanya wanita yang membela diri dari orang yang ingin berbuat jahat pada ku
jadi tuan Dirga saya minta maaf jika sudah melukai anda "
Dira berhenti sejenak sebelum melanjutkan perkataan nya dia juga membungkukkan badan nya tanda menyesal bagaimana pun Dira harus berakting bukan
" dan saya mohon jauhi saya karena saya tidak suka dan tidak mau menjadi dekat dengan anda jangan samakan saya dengan wanita yang sering anda jumpai karena saya tidak seperti mereka "
setelah mengatakan semua itu Dira langsung pergi meninggalkan Dirga sendiri dia tidak peduli dengan pria itu yang Dira pikirkan sekarang dirinya harus kembali ke negaranya sekarang dia sudah muak dengan semua ini dan sudah masa bodoh jika nanti akan di marahi
tanpa mereka sadari interaksi antara Dirga dan Dira di saksikan juga oleh Gaza tadi sebenarnya Gaza memang ingin menemui Dira lagi dia ingin memastikan sekali lagi mengenai detak jantung nya yang berdetak kencang saat bersama nya tapi Gaza malah tanpa sengaja melihat semua adegan tanpa terpotong
dia jadi penasaran dengan Dira karena gadis itu mempunyai nyali besar juga dia tidak takut pada dirinya dan juga Dirga dan satu lagi mereka sama sama kena pukul oleh gadis itu
mengingat semua nya Gaza tersenyum tipis dia juga merasa lega karena Dirga tidak bisa menyentuhnya entahlah Gaza juga bingung dengan dirinya ada perasaan yang membuatnya berbeda tapi Gaza masih belum tau mungkin karena dirinya tidak pernah merasakan nya sebelum ini jadi masih bingung
__ADS_1
perlahan Gaza pergi dari sana dia juga harus melakukan misi nya kali ini tapi bukan untuk orang lain melainkan untuk dirinya sekarang Dirga juga pergi dari tempat itu dan meninggalkan berjuta pikiran yang membuatnya terusik
apalagi kata kata Dira yang terakhir dia sungguh terganggu dengan kalimatnya karena merasa tak asing yaitu tidak mau dan tidak suka Dirga harus menyelidikinya dengan ekstra mulai sekarang siapa Dira fajira
sekarang Dira sudah sampai di kamar nya gadis itu langsung merebahkan tubuhnya di ranjang yang empuk Dira sungguh kesal sekali hari ini dia merasa sangat Sial
" huh ...sungguh sial hari ini bertemu dengan banyak orang aneh bikin bad mood aja
mereka semua sungguh gila yang satu pembunuh gila yang satu pemain wanita gila dan mereka semua gila lama lama saya juga bisa gila hah...."
perasaan Dira jadi lega setelah mengeluarkan unek unek nya dia terus mengomel sendiri hingga dia mulai menguap dan perlahan mata gadis itu menutup tanda dia tertidur
tak berselang lama gaza masuk ke dalam kamar nya dia mendengar semua ocehan Dira dan dia hanya diam saja karena merasa terhibur kelakuan Dira mengingatkan teman nya yang cerewet yaitu Marvin
perlahan Gaza mendekati Dira yang tertidur pulas dia mengamati wanita yang ada di depan nya lebih tepatnya yang sedang tidur
" jadi menurutmu aku ini gila asal kau tau saya lebih dari itu dan kamu harus menerima kegilaan ini lihat saja Dira "
Gaza mengeluarkan semirik nya dia mulai merencanakan sesuatu pada gadis itu entahlah dia merasa akan menyenangkan jika bermain main dengan nya
" ah... ssssstttt sial kenapa seperti ini lagi kata dokter itu saya baik baik saja tapi kenapa jantung ini berdetak kencang lagi jika bersama nya dasar dokter bodoh awas saja akan ku beri hukuman "
Gaza langsung pergi dari kamar Dira karena dia Sungguh tidak nyaman dengan dirinya dia juga harus menemui dokter itu lagi bila perlu menculiknya agar lebih jelas lagi mengenai penjelasan nya
di tengah perjalanan telepon Gaza berbunyi itu panggilan dari teman nya Marvin
" katakan...." perintah Gaza
" apa kamu masih di Jepang ? tanya Marvin
" hhhmmm " jawab Gaza
" bagus tunggu saya besok saya sampai dari Korea menuju Jepang saya ingin memberikan informasi penting jadi jangan pergi dulu sebelum saya datang " mohon Marvin
__ADS_1
" baiklah saya tunggu " jawab Gaza
setelah mengatakan itu Gaza langsung memasukan smartphone nya ke dalam kantong celana dia segera menuju ke markasnya
sementara itu di tempat Dirga sekarang dia sedang di obati oleh Marko asisten sekaligus tangan kanan nya
" tuan kenapa anda bisa seperti ini dan tidak melawan nya " tanya Marko
Dirga tersenyum mendengar perkataan Marko
" kau tau Marko itu semua karena saya senang "
" senang ? maksudnya tuan " tanya Marko lagi
" saya semangkin yakin dengan kecurigaan saya Marko dia bukan sembarang wanita di juga mengingatkan saya pada Dira ku apa mungkin dia orang yang sama ?
Dirga mulai curiga dengan Dira fajira dia semangkin yakin jika dia adalah Dira Sanders calon istrinya yang sedang menyamar karena setelah di amati lagi mereka terlihat sama yaitu sama sama membencinya dan di perjelas dengan kata kata terakhir yang Dira katakan tadi tidak mau dan tidak suka karena Dira Sanders selalu mengatakan itu
lamunan Dirga terpotong dengan pertanyaan Marko yang masih bingung
" maksud tuan dia Dira calon istri tuan itu mustahil tuan karena tuan Antonio tidak akan mengijinkan anaknya pergi jauh darinya ?
" kau benar Marko jadi tugas kamu untuk mencari informasi Dira sedetail mungkin "
" maaf tuan saya sudah melakukan semua itu tapi memang tidak ada yang mencurigakan darinya "
" hah..." Dirga menghela nafasnya sejenak sebelum melanjutkan perkataan nya
" sepertinya saya harus meminta bantuan Gaza lagi untuk menyelidikinya dan kau harus mengakui ke pintaranya Marko jadi jangan terlalu
tegas padanya "
" saya hanya berjaga jaga saja tuan dari nya saya akui dia memang pintar justru karena dia seperti itu makanya kita harus waspada kepadanya "
__ADS_1
Dirga mengeluarkan semirik nya pria itu sungguh terkesan pada Marko Dirga akui asisten nya adalah orang yang paling setia padanya
sekarang Dirga akan memulai rencana nya kali ini dia harus memasang strategi agar semua yang dia inginkan tercapai bisa kah Dirga menjalankan rencana itu dan apakah Gaza mulai tau apa penyebab jantung nya berdetak kencang dan sanggupkah Dira lepas dari dua pemuda gila itu