
Gaza membawa Dira kembali ke tempat gadis itu bagi Gaza sangat mudah mengetahui di mana Dira tinggal sekarang pemuda itu meletakan Dira di ranjang yang selalu gadis itu tiduri
" huh " Gaza menghela nafasnya setelah itu tangan Gaza memegang dahi Dira ternyata gadis itu demam
" tumbang juga dia " gumam Gaza
pria itu bingung harus apa melihat Dira dengan penampilan yang berantakan di mana bajunya yang sobek serta terdapat beberapa luka di tubuhnya akibat gadis itu sempat terjatuh
" haruskah saya mengganti kan bajunya " gumam Gaza lagi
Gaza masih ragu dengan tindakannya beberapa kali dirinya sempat tidak jadi melakukan itu hingga dia menggelengkan kepalanya dan tersenyum
" bodoh apa yang kamu pikirkan Gaza bukan kah kamu sudah biasa melihat yang seperti ini bahkan kamu menghiasnya " ucap Gaza menyakinkan dirinya
Gaza memang terbiasa menyentuh tubuh korbannya tanpa pandang bulu
tapi situasinya berbeda dengan sekarang karena di saat dia menyentuh tubuh korbannya yang Gaza lakukan adalah menyiksa tubuh itu bahkan tak segan-segan Gaza juga menyayat nya
yang di maksud dengan menghiasnya di dalam kamus Gaza adalah memberikan sejumlah luka pada tubuh korbannya dari ujung kepala hingga ujung kaki
tapi situasinya sekarang berbeda dia tidak sedang melakukan pekerjaannya akhirnya dengan tangan gemetar dan keringat dingin dia melepaskan baju dira satu persatu sekarang penampilan dira hanya menggunakan pakaian dalam saja
Gaza terdiam melihat tubuh dira entah apa yang membuatnya seperti orang bodoh untuk sesaat dia menikmatinya beberapa menit kemudian pria itu tersadar dan langsung memukul kepalanya sendiri
" bodoh....apa yang kamu pikirkan " ucap Gaza cepat
dengan cepat Gaza mengambil selimut untuk menutupi tubuh Dira saking cepatnya tubuh Dira tertutup semua sampai tak terlihat
" iiisssshhhhh.... kenapa seperti orang mati aku menutupinya " ucap Gaza lagi
setelah mengatakan itu Gaza membuka sedikit selimutnya di bagian kepala saja agar Dira tidak pengap dan Gaza menuju lemari pakaian Dira untuk mengambil baju nya
akhirnya setelah menghabiskan waktu satu jam drama memakaikan baju Dira
pria itu berhasil juga sungguh ini tugas yang sulit bagi Gaza dia lebih baik membunuh orang dari pada berurusan dengan menggantikan baju Dira
Karena ini untuk pertama kalinya dia berurusan dengan wanita tanpa membunuhnya itulah sebabnya Gaza selalu gemetar saat menyentuh tubuh Dira
dia takut akan melukainya karena setiap kali Gaza melihat tubuh yang tergeletak tak berdaya tangannya gatal ingin menghias tubuh itu tau kan yang di maksud menghias versi Gaza
akhirnya Gaza membutuhkan waktu satu jam hanya untuk memakaikan baju dira karena dirinya harus berperang dengan dirinya sendiri
" akhirnya saya bisa melewati ujian ini " ucap Gaza
" Dira...kamu harus membayar nya dengan nyawa mu jika kamu berani kabur lagi akan ku kejar walau sampai ke lubang semut sekalipun " sambung Gaza lagi
tak lupa Gaza mengobati beberapa luka dira yang ada di tubuhnya dia juga mengompres kepala Dira agar demam nya turun sungguh Gaza tudak menyangka dirinya akan melakukan semua itu hanya untuk Dira
setelah semua nya selesai Gaza keluar dari kamar Dira dia melihat lihat isi ruangan itu Gaza juga melihat ada beberapa foto dira dengan sisil sahabat sekaligus manajer nya nanti
di saat Gaza sedang mengamati tempat itu dia harus terganggu dengan bunyi teleponnya tanpa melihat siapa nama yang tertera Gaza mengangkat nya
__ADS_1
" katakan.... " ucap Gaza tegas
" kau di mana ? tanya orang di sebrang sana
" rumah " jawab Gaza lagi
" hey.... jangan ngaco saya tidak melihat kamu di mana pun " ucap orang itu kesal
" kau melebihi ibu ibu marvin cerewet sekali " jawab Gaza
yah orang yang menelpon Gaza adalah marvin itulah mengapa Gaza langsung mengangkatnya karena melalui nada dering yang berbunyi dia tau jika itu marvin
" Gaza saya serius ini tentang Riky jadi saya harap kamu segera pulang ke rumah sekarang....!!! perintah marvin
" mengganggu saja kau ini " jawab gaza asal
" saya tidak mau tau pokoknya kamu harus pulang ke rumah ini darurat Gaza " protes marvin lagi
Gaza langsung mematikan sambungan telepon nya pria itu kembali masuk ke kamar dira untuk melihat gadis itu dan memeriksa kondisinya
setelah mengetahui keadaan Dira sudah membaik Gaza langsung keluar dari sana meninggalkan Dira sendiri yang sedang istirahat
tak berapa lama pintu rumah Dira kembali terbuka lagi dan ada orang yang masuk ternyata yang datang adalah Dirga tadi setelah dia mengetahui jika Dira ada di tempatnya dia menyuruh anak buahnya untuk melacak dimana gadis itu tinggal
sebenarnya Dirga ingin langsung menemui Dira tapi dirinya ada pertemuan penting akhasil dia menunda nya dan sekarang baru bisa mendatangi nya untung saja kedua pemuda gila itu tidak bertemu entah akan seperti apa jadinya nanti jika Mereka bertiga ada di ruangan yang sama
dan sekaranglah Dirga mengamati tempat gadis itu tinggal pria itu juga melihat foto-foto dira yang berada di meja bersama sisil
" tuan sepertinya tidak ada orang di dalam " ucap Marko
" justru ada orang baru keluar dari tempat ini " ucap Dirga lagi
" maksud tuan nona Dira barusan pergi ? tanya marko bingung
Dirga hanya diam mendengar perkataan marko justru sekarang Dirga berjalan menyusuri ruangan di mana Dira tinggal dan Dirga melihat ada beberapa benda seperti habis di pakai
Dirga melihat air di dalam baskom dan ada handuk kecil di dalamnya pria itu memegangi handuk itu kemudian pandanganya menuju kamar yang dia tebak milik Dira
dengan cepat pria itu menuju kamar itu dan membuka pintu nya dengan keras dan Dirga melihat Dira masih tertidur
" hah..." Dirga menghela nafasnya Karena lega
" tuan ada apa kenapa tuan tergesa-gesa " tanya marko
" tidak papa...kau keluarlah " perintah Dirga
" baik tuan " jawab Marko
dengan perlahan Dirga mendekati Dira dia juga duduk di sisi ranjang dan melihat Dira tertidur dengan nyenyak
" how are you Dira ? gumam Dirga
__ADS_1
" Dira fajira or Dira Sanders ? gumam Dirga lagi
Dirga mengelus pipi Dira dia juga menyingkirkan helaian rambut Dira yang menutupi wajahnya Dirga melihat ada pergerakan dari kelopak mata Dira yang Dirga tebak gadis itu akan segera bangun
benar dugaan Dirga dengan perlahan kedua mata dira terbuka gadis itu belum sadar jika dirinya sudah ada di tempatnya dan dia juga belum sadar jika di situ ada Dirga
" aahhh...ssstttttt " ucap dira sedikit meringis
Dirga diam saja melihat Dira kesakitan dia sengaja ingin melihat apa yang akan di lakuakan gadis itu nanti
" badan ku sakit semua " gumam Dira
" apa yang kamu rasakan ? tanya Dirga
dira kaget mendengar suara yang sangat familiar di telinganya gadis itu segera duduk dari tidurnya betapa kagetnya Dira mengetahui jika dirinya sudah ada di kamarnya
Dengan refleks dia melihat tubuhnya yang di tutupi selimut dirinya bertambah kaget melihat bajunya sudah berganti dan beberapa lukanya sudah di obati
Dirga curiga melihat tingkah Dira yang seperti itu jika dugaannya benar ada orang lain di sini dan orang itu seorang pria bersiaplah Dira Sungguh Dirga tidak akan melepaskan orang itu
" kenapa ? kau berharap jika orang lain yang menggantikan pakaian mu " ledek Dirga
Dira langsung menggelengkan kepalnya mendengar perkataan Dirga sungguh gadis itu masih bingung dengan semuanya
" jika benar seperti dugaan ku jangan harap dia bisa bebas " ancam Dirga
" kenapa kamu ada di sini ? tanya Dira to the point
Dirga tersenyum manis mendengar perkataan Dira mungkin untuk wanita wanita di luaran sana akan terpikat dengan senyum Dirga tapi tidak untuk Dira gadis itu biasa saja melihatnya
" aku kesini tentu saja ingin melihat wanitaku " jawab Dirga enteng
tangan Dira langsung memegang jidat Dirga dan tangan satu lagi memegang jidatnya untuk memberikan perbandingan
" ah ...panas pantas saja ngelantur " ucap Dira asal
taukah kau dira tindakan kamu membuat Dirga terdiam karena kamu menyentuh kepalanya dan tindakan ini mengingatkan dengan kejadian masa lalunya yang sama persis
di saat Dira ingin menyudahi tindakan nya dan kembali tidur dengan cepat Dirga meraih tangan Dira agar gadis itu tidak jadi tidur
" how are you ? tanya Dirga tegas
perkataan Dirga membuat Dira kaget tapi dengan tenang dira berusaha melepaskan cengkraman tangan Dirga
" lepas...." ucap dira
" how....are ....you....!!!! teriak Dirga
sungguh Dira menjadi gelisah melihat Dirga yang seperti itu sekarang dirinya menyesali tindakannya yang tadi
Dira baru ingat jika dirinya pernah melakukan tindakan yang seperti tadi di masa lalu
__ADS_1
dimana dulu di saat Dirga kecil selalu membuat nya kesal karena selalu mengikutinya dan berbicara jika dira wanitanya seketika dira melakukan tindakan tadi dan menyebut jika Dirga ngelantur dan pergi begitu saja
sekarang apa yang akan di lakuakan Dira agar terlepas dari Dirga alasan apa lagi yang akan gadis itu berikan yang membuat Dirga mempercayai ucapannya