Terpaksa Menikahi CEO Tampan

Terpaksa Menikahi CEO Tampan
ekstra part-06


__ADS_3

Dicko melihat Laura dan ayah mertuanya yang menunggu diluar.


"Nak dicko, alicya dan ibu ada di dalam... ", ucap tuan sasmita yang menyadari kehadiran dicko.


" Sebaiknya kamu segera ke dalam, alicya sangat membutuhkan dukungan dari kamu... kehadiran mu sangat berarti buat alicya nak... ", lanjut tuan sasmita dengan tatapan penuh kekhawatiran.


" Iya yah.. dicko masuk ke dalam dulu, ayah doakan alicya ya..", jawab dicko.


"Tentu nak, ayah doakan semoga persalinan alicya berjalan dengan lancar.. ", ucap tuan sasmita.


" Laura... ",


" Kamu tenang saja dicko, aku pasti mendoakan alicya.. alicya itu saudaraku dan aku yakin alicya kuat.. kamu ke dalam gih sana... ", ujar Laura.


Kemudian dicko segera masuk kedalam ruangan bersalin dan dia melihat bu sari sedang menenangkan alicya yang sedang menangis kesakitan karena mengalami kontraksi dan durasinya lebih sering daripada sebelumnya.


"sabar nak.. kamu yang tenang... ", bu sari mengusap peluh yang membasahi wajah alicya.


" Sakitt bu... ",alicya meringis sambil memegang tangan bu sari dengan sangat erat.


Dicko segera menghampiri istri tercintanya yang sedang berjuang mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan generasi penerus nya.


" Sayang... ", dicko segera berdiri disamping alicya dan mengelus pucuk kepala alicya.


" Nak dicko... ", ujar bu sari.


" Bagaimana bu dengan alicya... ", tanya dicko.


" Tadi sudah diperiksa dalam lagi dan sudah pembukaan delapan, sebentar lagi mungkin dokter kesini lagi untuk melakukan Pemeriksaan dalam kembali.. ", tutur bi sari.


" Sayang... ", dicko menatap alicya dengan tatapan tidak tega.


" Sakit yang... ", rengek alicya.


" Sabar ya... ", dicko mengelus perut alicya.


Dan tak lama dokter dan perawat masuk ke ruangan bersalin tersebut.


" Maaf tuan,kami akan melakukan pemeriksaan dalam kepada nyonya alicya dan untuk yang mendampingi di dalam hanya boleh satu orang saja.. ", ujar salah seorang perawat.


Sejenak bu Sari dan dicko saling memandang, di satu sisi bu sari ingin sekali mendampingi putri kandungnya berjuang untuk melahirkan buah hatinya, tapi di sisi lain dia juga memikirkan perasaan dicko, dicko pasti juga ingin menemani istrinya yang sedang mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan buah hati mereka.


"Emm.. Sus, biar saya tunggu di luar.. ", ujar bu sari kemudian.


" Nak dicko, tolong dampingi alicya yaa... ",ucap bu sari dan diangguki oleh dicko.


Kemudian bu sari menghampiri alicya dan membisikkan sesuatu untuk menyemangati alicya setelah itu bu sari keluar dari ruangan.


Dokter selesai melakukan pemeriksaan dalam dan ternyata pembukaannya sudah lengkap.


" nyonya alicya, ikuti aba-aba dari saya ya... tarik nafas dalam-dalam, keluarkan... tarik nafas lagi... keluarkan...", ujar dokter.

__ADS_1


Alicya mengikuti semua aba-aba dari dokter,tangannya mencekram kuat pergelangan tangan dicko.


"Sayang... kamu kuat, kamu bisa... sebentar lagi kita ketemu dengan baby boba... semangat sayang... ",bisik dicko menyemangati alicya.


" Bagus nyonya... ayo sekali lagi ya... ikuti aba-aba dari saya ya... ", ujar dokter.


" aaarghhhh.... ".


Dan akhirnya tangisan suara bayi itu menggema bersamaan dengan teriakan alicya. Tanpa disadari air mata dicko jatuh membasahi pipi alicya.


" Sayang anak kita sudah lahir, baby boba sudah lahir sayang... ", ujar dicko.


Alicya menangis haru,sungguh melahirkan itu memang sakit tapi kesakitan itu seolah terlupakan ketika ia mendengar tangisan dari bayi mungil yang ia kandung selama sembilan bulan tersebut.


" Sayang anak kita laki-laki... dia tampan sekali, pipinya bulat seperti boba... ", ujar dicko lagi.


Alicya masih berusaha mengatur nafasnya, memang selama kontrol kehamilannya alicya dan dicko sepakat untuk tidak ingin mengetahui jenis kelamin bayinya kelak, mau laki-laki atau perempuan alicya dan dicko tidak mempermasalahkan itu semua.


"Tuan anda sudah boleh mengadzani bayinya.. ", ucap salah seorang perawat.


Kemudian dicko menghampiri baby boba yang sudah dibersihkan dan dipakaikan baju bayi lengkap dengan gedongnya.Dicko tersenyum melihat baby boba yang terlihat sangat tampan. Kulitnya putih bersih, pipinya bulat seperti boba itu yang membuat baby boba terlihat sangat menggemaskan.


" Welcome to the world baby boba... ", ujar Dicko setelah selesai mengadzani putranya tersebut.


Setelah selesai Dicko kembali menghampiri alicya dan kini alicya sudah bersih,sudah berganti baju juga.


" Biarkan nyonya alicya istirahat dulu tuan.. untuk memulihkan tenaganya yang terkuras karena proses persalinan tadi... ", ujar dokter dan diangguki oleh Dicko.


" setelah ini perawat akan memindahkan nyonya alicya ke ruangan nya kembali... sekali lagi selamat ya tuan,putra anda lahir dengan sehat dan lengkap tanpa kurang satu apapun.. ", lanjut dokter.


Setelah alicya dipindahkan ke ruangannya kembali,tuan sasmita dan bu sari segera masuk untuk melihat kondisi alicya dan sekaligus ingin menyapa cucu pertama mereka pewaris tahta keluarga rajasa dan ardiansyah.


Laura tak kalah antusias, ia terlihat bahagia melihat baby boba yang sangat menggemaskan.


" Cucu nenek... ganteng banget, iya kan kek... ", ujar bu sari sembari menggendong baby boba dan menunjukkannya kepada tuan sasmita.


" Iya bu...ganteng banget, tapi.. kenapa manggilnya sekarang jadi kek?? emangnya aku sudah tua dan keriput seperti kakek-kakek?? ", ujar tuan sasmita.


" Ayah.. ayah memang sudah jadi kakek-kakek.. anak ganteng ini kan cucu ayah.. ", sahut Laura.


" iya sih.. tapi ayah nggak mau dipanggil kakek, kurang keren ahh... ",elak tuan sasmita.


" Terus mau dipanggil apa.. ", tanya Laura.


" Apa ya?? emmm... opa?? iyaa opa?? panggil opa saja terlihat lebih keren, heheh.. ", jawab tuan sasmita sembari tertawa.


" alahh... opa juga sama aja artinya kakek juga... ", seru bu sari.


Kemudian mereka bertiga tertawa,Laura sampai mengeluarkan air mata karena terlalu banyak tertawa. Untuk pertama kalinya ia melihat ayah dan ibu sambungnya bertingkah konyol hanya karena perihal panggilan.


Tidak lama kemudian dicko masuk keruangan,dicko bari saja mengabari kakeknya, ia menghubungi kakek yang sedang berada diluar kota untuk memberitahukan bahwa istrinya sudah melahirkan.

__ADS_1


"Wahh ini dia yang ditunggu-tunggu... selamat ya udah jadi ayah.. ", ucap Laura yang memberikan selamat kepada dicko.


" Selamat ya nak... Terima kasih sudah memberikan cucu yang ganteng untuk ayah dan ibu ", ujar tuan sasmita.


" Terima kasih semuanya... ", jawab dicko sembari tersenyum.


"Oh, iya nak.. dimana kakek?? ibu belum melihatnya sama sekali?? ",tanya bu sari.


" Kakek sedang berada diluar kota bu.. mungkin besok kakek baru sampai, tadi dicko sudah menghubungi kakek.. ", jawab dicko.


"sayang... ", aliya terbangun dari tidurnya.


Dengan sigap dicko segera menghampiri alicya.


" Iya sayang.. kamu mau minum atau mau sesuatu yang lainnya? ", tanya dicko.


" Mana anak kita?? ", tanya alicya.


Bu sari segera memberikan bayi alicya yang berada di gendongannya kepada alicya.


" pelan-pelan sayang... ", ucap bu sari ketika memindahkan baby boba kepangkuan alicya.


Alicya tersenyum melihat wajah tampan anaknya.tangannya menyentuh pipi anaknya yang masih sangat halus dan lembut.


" hallo baby boba... ", ucap alicya sembari tersenyum.


" baby boba?? ", seru tuan sasmita, bu sari dan Laura secara bersamaan.


" iya.. baby boba?? kenapa ada yang aneh?? kenapa kalian merasa shock seperti itu sih?? ", tanya alicya tidak mengerti.


" Alicya.. kamu tega banget, anak setampan ini kamu samakan dengan boba, boba itu kan bentukannya bulet-bulet terus warnanya coklat", seru Laura tak terima keponakannya dipanggil boba.


"Hahah.. ohh, jadi itu aku yang ngasih panggilan baby boba karena selama hamil alicya seneng banget minum boba.. ", kali ini dicko yang menjawab.


"lihat tuhh.. pipinya sampai bulet mirip boba", lanjut dicko.


" Untung pipinya saja yang mirip boba.. ", sahut Laura.


" heheh..buat lucu-lucuan aja kakk..", ucap alicya.


"Sudah-sudah... dari tadi ngributin nama panggilan terus, tapi lucu juga nama baby boba... asal jangan di akte kelahiran nya kamu kasih nama boba juga alicya.. ", ujar bu sari.


" Ya enggak lah bu, nama itu doa jadi alicya juga pengen ngasih nama yang baik untuk anak alicya..


to be continued


hallo readers...


gimana-gimana.. Kira-kira nama apa yang bagus untuk baby boba ya??


boleh kasih masukan buat othor??

__ADS_1


jangan lupa tulis di komen yaa...


happy Reading dears🤗😘


__ADS_2