
"ahhhh syukurlah tadi itu aku tidak terlambat" hye jin yang baru selesai mengikuti perkuliahan
"hye jin, tumben tadi kamu hampir terlambat... biasanya 30 menit sebelum perkuliahan dimulai kamu sudah berada di dalam kelas" chan mi
"iya, tidak seperti biasanya loh" bora ikut nimbrung
"apa kamu sedang ada masalah dengan sua...." dasom yang kecoplosan tapi cepat - cepat hye jin menutup mulutnya agar di tidak melnjutkan perkataannya
"ssttt... biar mereka dengar dariku saja" hye jin memberi sinyal pada dasom
"wah - wah ada apa nih ? sepertinya ada sesuatu yang di sembunyikan dari kita nih" chan mi dan bora yang melihat ada kejanggalan dari hye jin dan dasom
"hmmm nggak apa - apa kan kalau aku memberitahu teman - temanku kalau sebenarnya aku sudah menikah ?, lagian yang mulai memberitahu dasom kan chin hwa sendiri saat kami masih berada di pesta sahabatnya bos hyun ki" batin hye jin
hye jin sungguh masih merasa dilema dengan keputusannya untuk melanggar isi perjanjian yang di buat oleh chin hwa, tapi setelah di fikir - fikir lagi sudah hampir semua dari isi perjanjian itu di langgar oleh mereka, oleh sebab itu hye jin memberanikan diri untuk memberitahu sahabatnya
"teman - teman maaf yah kemaren - kemaren aku belum sempat memberitahu kalian kalau sebenarnya aku sudah menikah" hye jin
"hah ? apa ? kamu sudah menikah ?" chan mi dan bora terkejut.
__ADS_1
"i... iya... tapi kalian jangan bilang siapa - siapa yah... cukup kalian saja yang mengetahuinya" pinta hye jin pada chan mi dan bora
"iya... iya.. kami nggak akan bilang sama siapa - siapa, kalau boleh tau sama siapa kamu nikah ? tega yah kamu nggak ngundang - ngundang kita ke acara nikahanmu, kamu nggak inget sama sahabat - sahabatmu ini yah ?" ngeluh si bora dan chan mi
"hmmm... maaf yah teman - teman masalahnya ini dadakan sekali, jadi nggak sempat memberitahu kalian.. nama suamiku chin hwa" hye jin yang sempat ragu - ragu
"oh chin hwa nanti lah sekali - kali kami bertemu langsung dengannya yah" ekspresi bora dan chan mi biasa saja karena mereka berfikir nggak mungkin chin hwa yang merupakan orang paling kaya nya kota B, dasom pun heran sengan ekspresi mereka, karena tidak sesuai dengan ekspektasi yang dasom fikirkan.
"ahhh sudahlah palingan mereka berfikir chin hwa yang versi lain, akan kutunggu jantung mereka lompat dari tubuh mereka saat waktunya tiba hihihi" batin dasom
saat sedang asyik - asyiknya berbincang bora mulai memperhatikan kancing baju milik hye jin, kancing baju yang bagian kera atasnya terlepas, seolah - olah bajunya di buka paksa oleh seseorang
"minta jatah ?" hye jin langsung teringat oleh kejadian panas semalam yang membuat jantungnya berdegup kencang dan aliran darahnya mengalir dengan lebih cepat, sehingga terlihatlah perubahan warna wajahnya dari putih menjadi seperti merah jambu
"tuh kan mukanya merah, berarti betulkan ? hihihi" para sahabatnya ngeledek hye jin
"nggak, kalau ini bukan karna suamiku (sembari malu - malu), kancing bajuku terlepas karena tadi pagi aku nggak sengaja tabrak si xiao - xiao dan kawan - kawannya sehingga aku di seret di kamar mandi dan mereka membuka paksa bajuku" hye jin
"apa ? kenapa nggak hubungi kami ?,,, kurangajar yah si manusia - manusia biadap itu nggak ada habis - habisnya yah mereka gangguin kamu, padahal sudah beberapa tahun ini kamu sudah mencoba cara terbaik untuk menghindari mereka tapi tiba juga yah harinya kau ketemu dengan dia, aku fikir sampai kita luluspum kamu nggak akan pernah bertemu dengannya" chan mi
__ADS_1
"kita harus membalas perbuatan mereka padamu, aku nggak bisa kalau cuma diam - diam ajha" dasom
"iya hye jin kita balas mereka supaya mereka jera mengganggumu, selama ini kamu hanya diam saja ketika mereka mengerjaimu, oleh sebab itu mereka makin menjadi jadi" bora
hye jin terharu akan semangat teman - temannya yang ingin membantunya agar dia terlepas dari perundungan yang di lakukan oleh trio macan itu
"aku bahagia bisa mempunyai sahabat seperti kalian yang selalu memperhatikanku dan menyayangiku, dan aku hargai ide - ide kalian... tapi itu semua tidak perlu, karena aku sudah bisa mengatasinya" hye jin meyakinkan teman - temannya
bora dan chan mi terpaksa diam dan harus percaya pada hye jin tetapi di dalam lubuk hati mereka, mereka masih belum tenang... berbeda dengan dasom...
dasom paham akan asal muasal keyakinan dan kepercayaan diri hye jin, karena dasom tau chin hwa pasti akan dengan mudahnya mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk menyewa bodyguard yang berkualitas hanya untuk menjaga keamanan istrinya ( yah walau dasom sendiri belum mengetahui kalau hye jin dan chin hwa hanya melakukan pernikahan kontrak).
brakkk..... chin hwa meluapkan amarahnya pada meja
"berani - beraninya para kroco - kroco itu mengganggu istriku" geram chin hwa
"sesuai perintah anda bos aku sudah menghubungi rektor universitas x untuk segera mengeluarkan mereka dari universitas itu biar bagaimanapun bos memiliki keputusan tertinggi di universitas itu karena bos adalah pemilik universitas itu.
"bagus,, tidak akan kuampuni siapapun yang berani menyentuh istriku baik itu lelaki ataupun perempuan tetap akan aku buat perhitungan pada mereka" chin hwa
__ADS_1