Terpaksa Menikahi CEO Tampan

Terpaksa Menikahi CEO Tampan
part 9


__ADS_3

"bos saya ingin menyampaikan bahwa saingan bos baru saja meresmikan perusahaan barunya di kota ini, nama perusahaannya Sinar Mega Sakti yang bergerak di bidang tekstil" terang hyoun


"hmmm, semakin berkembang saja perusahaannya yah, rupanya dia tidak mau dikalah yah.. aku mendirikan perusahaan tekstil di kotanya dan diapun mendirikan perusahaan tekstil di kotaku, menarik" semirk chin-hwa


Hyun-ki dan Chin-hwa adalah musuh bebuyutan yang selalu ingin bersaing di dunia perbisnisan, hyun-ki adalah orang terkaya di kota D, dia juga mempunyai kendaraan pribadi yang sama dengan chin-hwa (rolls-royce)


"hey sebentar lagikan kita akan magang selama beberapa bulan, rencananya kalian mau magang di mana ?" tanya chan-mi kepada teman-temannya


"aku rencananya sih magang di perusahaan ayahku ajha" (dasom)


"aku rencananya magang di perusahaan red wine milik chin-hwa, maklumlah aku suka banget dengan wine" pungkas bora


"kalau aku rencana mau magang di perusahaan sinar mega sakti yang bergerak di bidang tekstil " kata hye-jin


sengaja nggak mau magang di perusahaan chin hwa nanti takut ketahuan dan yang paling penting malas bertemu dan berdebat dengan manusia gunung es itu (batin hye-jin)

__ADS_1


"aku ikut sama bora ajha, karna kami ber dua pecinta wine, heheh" (chan-mi)


bel berbunyi menandakan masuk kelas managemant, kegiatan proses belajar mengajar berlangsung sekitar 30 menit, setelah selesai dengan aktifitasnya hye-jin langsung menuju ketempat kerjanya untuk melakukan kerja paruh waktu, dia bekerja sebagai pelayan di restoran chung gi wa


"pelayan"


panggil pelanggan kepada pelayan restoran, datanglah hye-jin ke arah pelanggan yang memanggilnya itu, ketika jarak hye-jin ke pelanggan semakin dekat, hye-jin seketika gugup


"astaga, itukan xia xiao dan kawan-kawannya yang dulu suka membullyku sewaktu SMA dulu" keringat deras mengucur di jidat hye jin


"hey pelayan, kamu budek yah, cepattan kesini layani kami, kenapa jadi bengong kayak orang bodoh disitu" cibir xiao xiao


"tunggu-tunggu bukannya itu hye jin yah ? orang paling miskin di kelas kita dulu ?" (yerim)


mereka memperhatikan penampilan hye jin dari ujung kaki hingga ujung rambut dan tatapan mereka penuh dengan penghinaan dan ketidaksukaan

__ADS_1


"ternyata dari dulu kamu tidak berubah yah hye jin, masih saja miskin dan mengasihankan" (hana kim)


walau di hina hye jin masih berusaha tersenyum dan ramah dalam melayani mereka, tetapi mereka tak kunjung berhenti menghina hye jin


"kami pesan Coq Au Vin, Foie grass, outback steak house dan Vinplusonline Red Wine" xiao xiao menyebutkan pesanan mereka dengan senyum kemenangan


"kamu nggak akan pernah bisakan makan makanan mahal seperti kami hye jin ?" (hana)


"yah nggak mungkinlah dia mampu, makan sehari hari ajha dia susah hihi kasian kalau aku jadi kamu mending mati ajha sekalian dari pada jadi sampah masyarakat seperti kamu bikin malu ajha" cibir yerim kepada hye jin


hye jin mencatat menu makanan yang mereka pesan tanpa mempedulikan cibiran mereka, dan itu membuat mereka semakin jengkel kepada hye jin seolah olah mereka merasa tidak di hargai sama sekali oleh hye jin


"ok silahkan tunggu sebentar yah pesanannya akan segera di siapkan" ucap hye jin dan mulai melangkah meninggalkan para wanita wanita yang bermulut pedis itu


tetapi ketika hye jin melangkahkan kakinya xiao xiao langsung menggait kaki hye jin agar hye jin jatun ke lantai

__ADS_1


"ups kalau jalan hati hati dong, nggak lihat apa kakiku ada disitu ? kalau lecet gimana ? kamu mampu membayar biaya rumah sakitnya ?" cibir xiao xiao dan kawan kawannya.


semua mata tertuju padanya untuk menyaksikan kejadian tersebut, tetapi hye jin masih sabar dalam menghadapi mereka, tak terasa air matanya jatuh membasahi pipinya, dia berfikir kenapa orang-orang menilai dia hanya dari status kekayaan saja, hatinya benar-benar sakit, dia mencoba bangun kembali dan berusaha bangkit.


__ADS_2