
"ahhhh akhirnya selesai juga masakannya" (hye jin)
aroma masakan hye jin lagi lagi mengundang selera makan chin hwa
"seharusnya ini cukup untuk semua orang yang ada di rumah ini (termasuk pelayan dan chef)" (hye jin)
"ayo semua ke meja makan, makanannya sudah siap" (hye jin penuh semangat)
kemudian semua pelayan berkumpul tapi mereka takut untuk makan bersama dengan majikannya itu
"ayo duduk tunggu apa lagi ?" (hye jin)
"tapi nyonya....." (salah satu pelayan)
"tidak ada tapi tapi, ayo duduk" perintah hye jin
melihat itu hati chin hwa kembali terkagum kagum dengan kepribadian istri yang baru di nikahinya itu
"eh ternyata kamu sudah pulang" ( tanya hye jin kepada chin hwa )
"iya" (chin hwa)
"ayo bergabung dengan kami untuk makan bersama" ( pinta hye jin pada chin hw )
"tidak, aku lelah mau istrahat" ( tolak chin hwa )
__ADS_1
"huh baiklah kalau begitu"
"wow masakan nyonya enak sekali" puji pelayan
" iya, sudah cocok menjadi chef " (kepala pelayan)
"hahah... bisa ajha kalian ini" (hye jin)
setelah selesai makan, semua kembali beraktifitas seperti biasa
"bu lagi apa ?" (hye jin menelfon ibunya)
"baru selesai makan dengan ayahmu, bagaimana keadaanmu nak ?
"aku baik baik saja bu, besok aku singgaj di rumah ibu yah selesai pulang kerja" (hye jin)
kruyukk....... perut chin hwa merengek untuk di isi
"ahhhh sudah jam 12 malam, jam segini udah pada tutup nih restoran, chef juga udah pulang"
kemudian chin hwa turun ke dapur dia jalan mengendap ngendap dan mengintip apakah semua orang sudah tidur...
setelah memastikan tidak ada orang, chin hwa memberanikan diri menuju dapur, dia membuka lemari untuk melihat apakah ada mie instan atau tidak (karena cuma mie instan yang bisa di masak olehnya)
setelah dia buka lemari ternyata disana masih ada makanan yang di buat oleh hye jin tadi ( hye jin sengaja memisahkan makanan yang di suguhkan bersama pelayan dan chin hwa ) karena hye jin fikir chin hwa akan lapar tengah malan, dan ternyata tebakan hye jin benar
__ADS_1
"hmmmm betapa nikmat aroma masakan ini" ( chin hwa ) menghirup aroma dan mencoba sesuap masakan hye jin
"bukan cuma aromanya saja yg enak di hirup tapi rasanya pun bikin nagih"
ketika chin hwa menyantap makanan itu (masih tersisa setengah), di kamar hye jin merasa haus dan ingin mengambil air minum di dapur.
"ehmmmn katanya nggak mau makan ? cengir hye jin
sontak saja chin hwa kaget dengan kedatangan hye jin
ahhh sial wanita ini datang di saat yang tidak tepat, dimana harga diriku 😰 ( batin chin hwa )
"ahhh kamu, ya aku melihat makanan ini tadi ada di lemari, dari pada mubazir mending aku makan, tapi rasanya sangat tidak enak, ini bukanlah seleraku" (tetapi masih mengunyah dan manelan makanan yang masih berada dalam mulutnya
melihat itu hye jin hanya mengela nafas
"huh dasar kekanak kanakan"
"apa kamu bilang ? " tanya chin hwa
"nggak aku nggak bilang apa apa" ( hye jin )
"tadi aku dengar kamu mengatakan aku kekanak kanakan" (marah chin hwa)
"ahhh kamu salah dengar aku nggak mengatakan apa apa" ( hye jin )
__ADS_1
"heh hye jin aku peringatkan kamu yah, kalau kamu membuat aku marah maka utangmu kepadaku bertambah, sekali aku marah makan akan bertambah 10.000.000" (ancam chin hwa)
"iya iya tuan besar, aku akan selalu menyenangkanmu" sambil tersenyum dengan terpaksa di depan chin hwa (sementara dalam hatinya hye jin memaki maki chin hwa)