
"aku minta maaf kak bernard, aku salah aku tidak akan mengulangi kesalahan ini aku janji pada kak bernard" bos geng bunga memohon dengan segala kerendahan hatinya pada bernard berharap agar dimaafkan kesalahannya itu
"hmm jangan mimpi kalian sudah membuat bos besar kami panik, jadi siap - siap terima konsekuensi dari geng naga merah" ucap bernard
"sekarang saya mau tanya siapa yang menjalankan misi ini ?" sambung bernard
kemudian geng bunga serentak terdiam dengan pertanyaan dari bernard, mereka tau kalau berhadapan dengan geng naga merah tidak akan berakhir dengan baik
"hey hey janganlah kalian diam seribu bahasa kayak gitu, akui saja kalian pasti taukan kalau diam seperti itu akan seperti apa jadinya ? ancam bernard sembari memainkan tongkatnya
melihat ancaman dari bernard semua anggota geng bunga semakin gemetaran
"di... di.. dia kak bernard,,, dia yang pergi melakukan misi itu !" ucap salah satu anggota geng bunga
"hmmm ternyata kau yah yang menculik istri bosku, sini kau... datang kemari dengan merangkak seperti anjing" pinta bernard
"m.. m.. ma.. maaf kak bernard saya hanya melakukan misi yang di terima oleh bosku" saking takutnya lelaki itu pada bernard dia sudah tidak peduli lagi jika nanti bosnya akan memarahinya terkait pelaporannya itu
"ka.. kau.. dasar anak buah tak tahu diri, berani - beraninya kamu melaporkanku, awas yah akan kubuat perhitungan denganmu" greget bos geng bunga pada anak buahnya itu
"kemarilah kalian berdua, dari tadi tanganku sudah gatal ingin memukul kalian semua" bernard sambil berjalan menuju para cecunguk yang sedang berdebat itu
brak...brak..brak..bernard mulai memukuli bos geng bunga dan anak buahnnya itu
__ADS_1
"ahh... sakit kak... sakit tolong ampuni kami" pinta kedua orang itu
"ampuni ? enak saja... sekarang saya mau tanya dimana istri bosku hah ? tanya bernard
sebenarnya dalam dunia bawah tanah tidak boleh membocorkan misi yang dilakukan oleh anggota geng, tetapi karena mereka tau bagaimana kekuatan geng naga merah mereka tidak berani berbuat apa - apa, mereka tunduk terhadap kekuatan yang besar
"iya...iya aku akan menjawabnya kak bernard tapi tolong hentikan dulu pukulanmu" pinta anak buah geng bunga
seketika bernard menghentikan pukulannya, sebenarnya sifat bernard sesungguhnya dia tidak pernah mengampuni musuhnya ketika tangannya sudah mulai melayang tetapi dia fikir harus memprioritaskan bos besarnya, sehingga dia menahan diri untuk itu
"katakanlah" ucap bernard
"istri bos geng naga merah ada di gudang klien bos leo kak" terang anak buah geng naga
"leo adalah anak pemilik perusahaan grup PCC kak" jelas anak buah geng bunga
setelah mendengar jawaban itu bernard langsung meraih handphone yang ada di sakunya dan kemudian menelpon bosnya
drt...drt..drt handphone chin hwa berdering
chin hwa langsung menyambar handphone itu dengan tergesa - gesa
"halo, dimana istriku ?" chin hwa tidak pakai basa basi lagi dia langsung menanyai keberadaan hye jin pada bernard
__ADS_1
"dia berada di gudang milik leo anak grup PCC bos,, aku akan mengirim lokasinya sekarang" jawab bernard
"ok, kirimakan sekarang juga padaku" pinta chin hwa
ketika notifikasi masuk di handphone chin hwa dia langsung bergegas menuju lokasi tersebut
"karena kita sudah mendapatkan apa yang kita mau, sekarang hancurkan markas geng bunga, jangan sampai ada yang tersisa, mereka telah melakukan kesalahan yang sangat fatal, aku akan menyusul bos besar naga merah" ucap bernard pada anak buahnya
tidak banyak bacot anak buah geng naga merah langsung meratakan geng bunga saat itu juga
"hmmm,,, sayang sekali kau terlalu jual mahal padaku, jika kau meladeniku baik - baik mungkin nasibmu tidak akan seperti ini" ucap leo pada hye jin yang mulai mendekati dan ingin mencium hye jin
"cuiiihhh, aku tidak sudi meladeni orang mesum sepertimu" hye jin meludahi wajah leo yang sudah mulai mendekatinya
plakkk... leo tidak terima wajahnya diludahi oleh hye jin kemudian langsung menamparnya, dan mulai melakukan kekerasan
"ahh sakittt" hye jin menjerit jerit kesakitan akibat tamparan leo
"rasakan itu wanita ******, berani skali kau meludahi wajahku" marah leo pada hye jin
"hmmm kayaknya aku harus langsung pada intinya, agar kau tunduk padaku dan tidak meremehkan aku lagi, aku akan membuatmu merasakan keperkasaanku hahaha" ucap leo dengan tatapan penuh nafsu
"tiddaaaaakkkk, tolong... siapapun diluar sana tolong aku.. huhuhu" hye jin berteriak sekencang - kencangnya berharap ada yang datang menyelamatkannya
__ADS_1
"hmmm percuma saja kau berteriak karena tidak akan ada yang mendengar teriakanmu itu, ruangan ini kedap suara disinilah tempatku biasa bermain dengan para gadis - gadis yang sok sepertimu hahaha" ucap leo dengan penuh kebanggaan