
Dua orang bodyguard dari Bella langsung berlari ke arah Alicya.Alicya yang notabennya sangat jago bela diri,tidak takut ia malah sudah pasang kuda-kuda siap menerima serangan dua bodyguard Bella.
Gerakan Alicya begitu lihai menepis setiap serangan yang ditujukan untuknya,ia selalu bisa menghalau setiap pukulan yang diarahkan ke Alicya.Hingga akhirnya ia kewalahan,bagaimana tidak Alicya diserang dua lawan satu.
sementara bodyguard yang lainnya masih saja memukuli tuan Adam,tapi kali ini tuan Adam bisa memberikan serangan balik kepada mereka.Tidak seperti tadi yang hanya diam tanpa perlawanan.
Disaat alicya sudah mulai kewalahan menghadang setiap pukulan dan tendangan dari kedua bodyguard yang menyerangnya,ia melihat pecahan botol kaca bekas minuman beralkohol yang dipecahkan oleh tuan Adam ketika dia mengamuk dan menggila tadi.
Alicya mengambil pecahan botol kaca tersebut dan melemparnya,namun sialnya pecahan botol kaca tersebut malah melayang dan melukai wajah Bella,hingga wajah Bella berdarah.
"Ahhhh....",Bella berteriak histeris karena rasa perih di pipinya.
ia.menyentuh pipinya yang terasa perih dan melihat darah mengalir dari pipinya tersebut.
"Kauu!!!beraninya kau melukai ku!!!kau telah merusak wajahku!!!",ucap Bella marah.
Alicya benar-benar tak sengaja,ia berniat untuk melukai bodyguard yang menghajarnya namun naasnya pecahan botol kaca tersebut mengenai Bella.
"Kalian semua!!kenapa hanya diam dan menjadi penonton!!cepat kalian tangkap wanita itu!!dia telah melukai wajahku!!",perintah Bella kepada para bodyguardnya yang berada diluar.
Sementara tuan Adam semakin panik melihat para bodyguard dalam jumlah banyak masuk ke dalam ruangan tersebut.
"Alicya cepat lari,kau harus selamatkan dirimu...",ucap tuan Adam ditengah perkelahian nanya.
"Tidak tuan..aku tidak mau lari sendiri dari sini,kau juga harus kabur bersamaku...",elak Alicya.
"Alicya kau duluan,nanti aku menyusul...",ucap tuan Adam dan diangguki Alicya.
Akhirnya Alicya mengerahkan sekuat tenaganya memberikan serangan balik kepada bodyguard yang ada didepannya,setelah berhasil menendang kedua bodyguard yang ada didepannya Alicya kabur keluar ruangan melewati para bodyguard yang baru saja masuk.
"Sial..kemana wanita itu,kenapa ia bisa lari secepat itu",ucap salah satu bodyguard Bella.
Disaat semuanya lengah mencari keberadaan Alicya,tuan Adam pun berhasil membekuk beberapa bodyguard di depannya,setelah itu dia ikut melarikan diri menyusul Alicya.
Tuan Adam lari dari ruangan itu,ia berlari dengan cepat,lurus hingga ada sebuah tangan yang mencekal pergelangan tangannya.
"Kesini tuan...",ucap Alicya sedikit berbisik.
__ADS_1
Alicya menarik pergelangan tangan tuan Adam dan masuk ke sebuah toilet,kemudian ia mengunci pintu toilet dari dalam sembari mencari bantuan.
"Tuan,apa kau bisa menghubungi teman-temanmu yang biasa bersama mu untuk meminta bantuan??",tanya Alicya.
"aku??aku tidak bisa.. teman-teman ku yang hanya memikirkan uangku saja tidak akan pernah mau membantu ku apalagi sekarang aku sedang terkena masalah..jadi lebih baik kau saja yang mencari bantuan..",jawab tuan Adam jujur.
Semenjak ia terkena masalah, teman-teman yang biasa bersamanya seolah menghindarinya,tuan Adam baru sadar ternyata teman yang ia fikir mau berteman dengannya secara tulus,hanya memanfaatkannya saja.
Mendengar jawaban tuan Adam,membuat Alicya kembali memutar otaknya lagi.Cepat atau lambat para bodyguard Bella pasti akan menemukan mereka.
Awalnya Alicya tidak ingin meminta bantuan kepada Dicko karena Alicya merasa dirinya sudah sering merepotkan Dicko.Jika kali ini Alicya meminta bantuan lagi kepada Dicko,Alicya berfikir Dicko pasti akan membencinya karena selalu menyusahkan dan merepotkannya.
Namun setelah difikir-fikir,kali ini keadaannya sangat darurat,dan sangat mengancam nyawanya.Jadi Alicya memutuskan untuk menghubungi dicko.Alicya mencari kontak dicko yang ada di ponselnya, kemudian mencoba menghubungi dicko.
Beberapa kali Alicya mencoba menghubungi ponsel Dicko namun tak kunjung diangkat.
"Kemana dia??apa mungkin sudah tidur??",Alicya melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya yang ternyata sudah menunjukkan lewat tengah malam.
"Astaga..aku mohon kali ini angkat teleponnya...ini benar-benar sangat darurat..",ucap Alicya semakin merasa gelisah.
"Hallo.. hallo..aku mohon tolong aku,aku mohon..kali ini nyawaku yang jadi taruhannya",ucap Alicya panik.
Dicko yang ternyata tadi sudah tertidur, seketika membuka matanya lebar mendengar suara Alicya yang panik dan meminta tolong kepadanya.
"Katakan..apa kau membuat masalah lagi??",tanya Dicko kemudian setelah kesadarannya sudah terkumpul.
"Percayalah kali ini bukan aku yang mencari masalah,tapi masalah yang mencariku..",jawab Alicya yang membuat Dicko mengernyitkan dahinya tak mengerti.
"Bella...Bella tiba-tiba datang ke tempat kerjaku dan sekarang sedang mengancam nyawaku..bahkan Bella juga ingin mencari seseorang untuk meniduriku agar kau tidak menginginkan ku dan menyukai ku lagi",Alicya menjelaskan kepada Dicko panjang lebar.
Mendengar hal itu membuat wajah Dicko menjadi kelam.Dicko tidak menyangka bahwa Bella akan nekad berbuat seperti itu.Dicko juga tidak menyangka kalau Bella yang beberapa hari ini menjadi pembicaraan hangat karena foto-foto terlarang nya hingga merusak namanya namun masih mempunyai waktu untuk mengganggu dan mencari masalah dengan Alicya.
"Hallo...hallo..kau masih ada disitu kan??",tanya Alicya yang tidak mendengar suara Dicko dari seberang sana.
"Ahh..iya Alicya...",jawab Dicko tersadar dari lamunannya.
"Apa nama bar atau klub tempatmu bekerja??",tanya Dicko kemudian.
__ADS_1
"YYY bar & club..", Jawab Alicya.
Lagi-lagi Dicko mengernyitkan dahinya,ia benar-benar tidak tahu nama klub yang disebutkan oleh Alicya tersebut.
"YYY Bar & Club??kenapa aku tak pernah mendengar nama klub itu sebelumnya..",tanya Dicko bingung.
"Benarkah?? padahal aku sering melihatmu datang ke bar ini??",cibir Alicya.
"Mana mungkin??kau pasti salah orang..aku tak pernah kesana??",elak Dicko.
"benarkah itu??Mataku masih cukup jelas untuk melihat wajahmu itu..tidak mungkin aku salah orang..",ucap Alicya.
"Ck..terserah kau saja..yang jelas aku tak pernah ke tempat yang kau maksud..",Dicko masih saja mengelak perkataan Alicya,karena memang dirinya tak pernah menginjakkan kakinya kesana.
"Ternyata kau masih menyangkal juga yaa..padahal kau itu sudah ketahuan tapi kenapa kau masih saja berbohong??",ujar Alicya.
"Dalam keadaan genting seperti inipun kau masih saja mengataiku?? Sebenarnya kau ini mau minta tolong atau hanya ingin mengataiku??",tanya Dicko.
"Astaga..aku minta maaf Dicko,tentu saja aku mau minta tolong kepada mu..",jawab Alicya.
"Ya sudah cepat kau share lock tempatnya..aku akan kesana secepatnya..",ucap Dicko.
"Baiklah...",ucap Alicya.
Kemudian Alicya mengusap tombol merah dilayar ponselnya,lalu membuka map yang ada di ponselnya untuk berbagi lokasi dengan dicko.
"Apa maksudnya??apa dia amnesia hingga melupakan alamat tempat ini??aneh sekali..",gumam Alicya yang masih heran.
bersambung dears..
terima kasih atas dukungan dari para readers semua..
berhubung ini hari Senin, author minta keikhlasan hati dari para readers semua untuk vote karya author ini yaa...
jangan lupa like,komen dan kasih hadiah yang banyak juga yaa..
happy reading dears 🤗😘
__ADS_1