
"bos aku sudah menyelidiki siapa yang bersama dengan nona hye jin" ucap sekretaris chin hwa
"kerja bagus, siapa pria yang bersama dengan hye jin saat itu ?" tanya chin hwa dengan tidak sabar
sekretaris chin hwa sempat bingung harus mengatakan nya atau tidak, karena dia takut akan mendapati ekspresi buruk dari wajah bos nya itu setelah mengetahui siapa pria yang bersama dengan nyonya baru nya itu
"hey, kamu mendengar ku tidak, cepat katakan siapa pria itu ?" desak chin hwa pada sekretaris nya
karena melihat bos nya sudah mendesak nya dan tak sabar untuk mendengarkan apa yang akan di informasikan pada nya, sekretaris nya pun memberanikan diri nya untuk mengatakan informasi itu.
"dia adalah orang terkaya di kota D itu , hyun ki" ungkap sekretaris nya
di depan nya, terlihat chin hwa sangat geram mendengar apa yang di sampaikan pada nya itu, dia mengepal kan tangan nya dengan erat sampai urat - urat tangan nya yang menonjol itu terlihat
"hmmm... sejak kapan mereka bertemu ? boleh juga pilihan hye jin ini, dia memiliki mata yang bagus, dia memilih pria yang sederajat dengan ku untuk di pacari" smirk chin hwa
"anda salah faham bos" jawab sekretarisnya
"maksudmu ? chin hwa tak mengerti dengan apa yang di katakan sekretarisnya
"anda salah faham, nona hye jin dan hyun ki tidak berpacaran" terang sekretaris nya itu
"mereka hanya sekedar hubungan atara bos dan anak buah saja, sebelum hari keberangkatan nona hye jin pulang di rumah orang tuanya karena besok paginya hyun ki datang menjemputnya untuk menuju ke bandara bersama, nona hye jin melakukan pelatihan sebagai menejer di kota D, itu lah sebab nya mengapa mereka ber 2 bisa bersama" ungkap sekretaris nya untuk meluruskan kesalah pahaman antara bos nya dan nyonya baru nya itu.
"oh... lengkap sekali penjelasan mu, toh aku nggak butuh juga, sana.... sana, keluar lah, aku sedang banyak pekerjaan, penjelasan mu terlalu panjang, bikin habis waktuku ajha" chin hwa gelagapan dan salah tingkah di depan sekretaris nya dia tak ingin sekretaris nya berfikir bahwa dia terlalu over pada hye jin
setelah sekretaris nya keluar dari ruangan nya
chin hwa mulai berfikir, kenapa dia seperti ini ? tak seperti biasa nya dia menyelidiki seorang wanita (menurutnya itu adalah hal yang membuang - buang waktu ), biasa nya dia menyuruh sekretaris nya untuk menyelidiki hal yang berhubungan dengan bisnis saja
"aaahgh apa yang ku lakukan ?" chin hwa kesal pada diri nya yang tidak seperti biasa nya
sementara di ruangan lain...
"hehe... bos telah berubah, kemaren - kemaren semenjak dia putus dari wanita itu aku takut kalau dia memiliki fetis karena sudah 5 tahun dia tidak terlihat bersama dengan wanita lain, tetapi sekarang aku sudah bisa lega" (sekretaris chin hwa)
__ADS_1
"bos,,, bos.." sekretaris chin hwa memanggil - manggil chin hwa agar segera bangun
"ahhh aku ketiduran lagi di kantor rupanya" chin hwa ketiduran di kantor
"iya bos, anda harus memperhatikan kesehatan anda bos, jangan terlalu forsir tenaga dan fikiran anda,,, anda juga butuh refreshing bos, alangkah lebih baik nya akhir minggu ini bos ajak nona untuk pergi liburan" sekretaris chin hwa memberi saran pada chin hwa
"ahhhh nggak usah nanti dia ke enakan dan besar kepala kalau di ajak liburan bersama" ucap chin hwa
"by the way, sudah jam berapa nih ?" tanya chin hwa pada sekretaris nya
"ini sudah jam 22:00 malam bos, apakah ada yang ingin bos makan ?" (sekretaris chin hwa)
"aduuuhhh,, saking terlalu banyak nya pekerjaan aku sampai nggak sadar tidur di kantor, tapi syukurlah semua sudah selesai kukerjakan" chin hwa
"aku ingin makan odeng gochujang dan kimchi" (chin hwa)
"ok bos, apakah kita balik dulu di rumah sekarang ?, aku udah hubungi chef di rumah untuk persiapkan makanan yang bos akan makan" (sekretaris chin hwa)
"iya, kita pulang sekarang" (chin hwa)
"oh yah berapa hari lagi hye jin selesai pelatihan di kota D ?" (chin hwa)
"menurut info yang aku dapat pelatihan nya hanya 2 hari bos" (sekretaris chin hwa)
"hmmm, coba cek jadwal hari apa kita meeting dengan perusahaan yang ingin bekerja sama dengan kita yang dari kota D itu ?" tanya chin hwa
"kalau sesuai jadwal 3 hari lagi bos baru kita meeting dengan perusahaan itu, tapi mereka bilang tergantung dari kesiapan bos saja lalu mereka langsung datang ke kota B ini bos" terang sekretaris chin hwa
"hmmm, kalau begitu segera informasikan bahwa kita saja yang akan ke sana dan meeting akan di lakukan besok" (chin hwa)
"tapi bos, bukan kah akan terlihat berlebihan jika kita yang mendatangi perusahaan itu, karena kalau di kategorikan perusahaan itu hanyalah perusahaan standar" (sekretaris chin hwa).
"nggak apa - apa, kita harus tetap rendah hati pada perusahaan yang standar nya di bawah kita" (chin hwa)
"hmmm bos, bos, aku tau gaya mu seperti gimana, bilang ajha kalau mau ketemu dengan nona hye jin 😁" (batin sekretaris chin hwa)
__ADS_1
"ok kalau begitu bos, aku akan mempersiapkan semua nya, kebetulan pesawat pribadi bos sudah selesai proses pemeliharaan tiap bulan nya" (sekretaris chin hwa)
"bagus,,, aku kurang nyaman jika aku naik pesawat umum" (chin hwa)
setelah chin hwa tiba di rumah, dia melangkah masuk ke rumah nya.
"kok jam segini kamu baru pulang ?" (suara wanita)
kemudia chin hwa menoleh ke arah suara wanita itu dan mendapati sosok yang di kenal nya tidak lain adalah wanita yang paling berharga di dunia ini menurutnya
"aahhhhh ibu, kapan ibu balik dari jerman ? kenapa ibu nggak bilang sama chin hwa ?, kalau chin hwa tau, chin hwa bakalan jemput ibu" chin hwa bertanya pada ibu nya dan dia merasa sangat senang melihat sosok wanita yang berada di depan nya itu.
" ibu baru saja tiba, jangan alihkan deh..kamu nih nggak pernah berubah yah terlalu gila dengan kerjaan, kalau begini terus kapan kamu akan memberikan menantu buat ibu dan ayah, ingat nak, ibu sudah tidak mempunyai banyak waktu lagi, ibu ingin sebelum ibu meninggalkan dunia ini, ibu bisa lihat menantu ibu" ibu chin hwa
"bu tolong jangan katakan hal yang seperti itu" sedih chin hwa
"bukan maksud ibu untuk membuat mu sedih nak, tapi ibu ingin lihat jika ibu sudah pergi ada wanita yang benar - benar berada di samping mu dan mencintai mu dengan setulus hati" ucap ibu chin hwa
"maaf bu, aku nggak memberitahu ibu dan ayah kalau aku udah nikah 2 minggu yang lalu, aku nggak memberitahu ibu dan ayah karena takut mengganggu proses pengobatan ibu"( chin hwa)
"ahh yang benar nak ? dimana menantu ibu dan ayah sekarang ? ibu dan ayah ingin melihat nya" ibu dan ayah chin hwa penasaran pada menantu nya.
"sekarang dia lagi nggak di rumah karena masih ada pelatihan di kota D"
"emang dia kerja di mana nak ?" (ibu chin hwa)
"dia kerja di salah satu restoran terbesar di sini bu" (chin hwa)
"wah aku sudah sangat penasaran lihat menantu ibu nak" ( ibu chin hwa)
"iya bu, mungkin besok baru dia tiba di kota ini" (chin hwa)
kemudian mereka masuk di dalam rumah, chin hwa mengantar ibu nya agar segera beristrahat ke dalam kamar milik ibu nya, setelah itu chin hwa cepat - cepat menyuruh sekretaris nya untuk memindahkan semua pakaian hye jin ke kamar chin hwa, agar tak ketahuan kalau sesungguh nya mereka pisah kamar.
drt....drt...drt... handphone hyun ki berdering, di layar handphone nya tertulis 15 panggilan dari ara.
__ADS_1
"wanita ini selalu mengganggu ku, aku ingin block nomor nya, tapi biar bagaimana pun juga dia adalah adik dari sahabat ku, kalau bukan karena sahabat ku yang ulang tahun besok aku malas untuk pergi dan harus melihat wanita itu". kesal hyun ki pada ara karena selalu mengganggu ketenangan hyun ki.