Terpaksa Menikahi CEO Tampan

Terpaksa Menikahi CEO Tampan
bab 60


__ADS_3

Bella memelototi tuan Adam,ia tidak terima Adam mengelak perkataannya.Yidak ada yang berani menyangkal perkataannya,tapi tidak bagi tuan Adam,ia tidak pernah sepemikiran dan sejalan dengan Bella,hal itu membuat Bella semakin membenci tuan Adam.


"Kau..kenapa kau tidak mau mengakuinya Adam?? jelas-jelas tadi kau melakukannya..kau berpelukan dan bermesraan dengan wanita itu",tukas Bella.


"Bella,bahkan adikmu sudah mengatakan kalau dia tidak melakukan hal itu",elak Dicko.


"Tapi aku melihatnya sendiri,Dicko..aku melihat dengan mata dan kepalaku sendiri,Adam dan wanita itu sedang berpelukan di sebuah ruangan..",ucap Bella,ia masih bersikeras dengan pendapatnya.


"Tapi kau juga dengar sendiri penjelasan dari mereka,mereka tidak melakukannya..mungkin kau salah lihat..",Dicko masih membela Alicya dengan menyangkal semua tuduhan Bella.


Bella marah,ia selalu kalah jika harus berdebat dengan dicko,Dicko selalu punya seribu alasan untuk menyangkalnya.Bella menatap tajam ke arah Alicya dan Dicko secara bergantian.


"Tidak masalah kau tidak percaya denganku Dicko..tapi lihatlah wajahku,wanita itu telah melukai pipiku..lantas bagaimana caramu untuk menyelesaikan masalah ini..dia harus bertanggung jawab!!",ucap Bella dengan nada emosi.


"Hah.. itu tidak seperti yang dia katakan Dicko..kau jangan salah faham dulu,aku bisa menjelaskannya",sahut Alicya,ia berusaha membela diri.


"Aku..aku hanya membela diri saja..wanita gila ini bilang akan merusak wajahku dan lagi pula tadi aku tidak sengaja melukai wajahnya..aku hanya ingin membela diri dari para bodyguard yang sedang menyerangku..dan aku melemparkan pecahan botol kaca ke arah bodyguard tersebut tapi malah mengenai wajahnya...",Alicya menjelaskan panjang lebar kepada Dicko,ia tak mau dicko salah faham dengannya.


"Ayankk..kau tak perlu menjelaskan apapun..aku percaya denganmu..",ucap Dicko pelan sembari menggenggam tangan Alicya berusaha menenangkannya.


"Lantas kau ingin menyelesaikan masalah ini seperti apa??Tanggungjawab seperti apa yang kau inginkan??",tanya Dicko kepada Bella dengan wajah datarnya.


Bella seperti mendapat angin segar,setidaknya dia unggul satu tingkat dari Alicya.Kemudian Bella dengan senyum dinginnya menatap Alicya.


"Aku ingin wanita licik ini bersujud dan meminta maaf dihadapanku..dan aku juga mau wanita ini merasakan apa yang aku rasakan,kau harus membiarkan aku melukai wajahnya juga.. kalau tidak aku akan mengadukan masalah ini kepada ayah,dan biar ayah saja yang mecari keluarga mu Dicko,biar ayah memberitahu keluarga mu tentang ini semua...",ancam Bella dengan senyum menyeringai.

__ADS_1


"Kau!!Kau jangan keterlaluan ya.. jelas-jelas kau yang memulai duluan tapi kenapa kau malah menyuruhku meminta maaf kepada mu,hah..",Alicya mulai naik pitam,ia benar-benar tidak terima dan marah saat ini.


"Karena aku nona besar di keluarga Rahardian,dan keluarga Ardiansyah tidak akan berani berbuat macam-macam apalagi sampai bermusuhan dengan dengan keluarga Rahardian..",jawab Bella bangga.


"Kena kau Dicko...sekarang sangkalan dan pembelaan apalagi yang ingin kau katakan kepadaku,hmm..",Bella bermonolog dalam hatinya.


Bella tahu bahkan sangat tahu,Dicko adalah tuan muda dan seorang pewaris keluarga Ardiansyah,Dicko juga baru saja dipercaya dan diberikan tanggungjawab untuk memegang semua kerajaan bisnis dan usaha dari keluarga Ardiansyah.


Dan Bella berfikir karena posisi Dicko belum stabil jadi dia tidak akan berani berulah dan membuat masalah besar karena banyak yang mengincar posisinya saat ini.Dan jika semua keluarganya tahu tentang masalah ini,Dicko pasti akan mendapat masalah besar,apalagi harus terang-terangan bermusuhan dengan keluarga.


Mendengar perkataan Bella membuat Alicya sedikit khawatir.Terlihat sekali kepanikan yang ada di wajah Alicya,Ia merasa bahwa dirinya sepertinya telah melakukan kesalahan yang fatal.Sementara Dicko masih dengan wajah datarnya ia tetap tenang dan sama sekali tidak terprovokasi dengan semua perkataan Bella.


"Dicko..apa aku merepotkanmu??apa aku telah membuatmu susah??",tanya Alicya setengah berbisik kepada Dicko.


Dicko menatap Alicya dan menghela nafas kasar.


"Tapi bukan aku yang membuat masalah..aku sama sekali tidak membuat masalah dengannya..",Alicya berusaha membela diri.


"Aku tahu..makanya aku tidak menyalahkan mu..tapi aku mohon berhentilah berbicara..aku hanya minta kau patuh dan menurut itu saja",jawab Dicko setengah berbisik.


Mendengar perkataan Dicko kepadanya,entah mengapa hati Alicya tiba-tiba merasa hangat.Seumur hidupnya dia tidak pernah dibela orang sampai seperti itu.Dari awal Dicko sampai di bar ini,dia tidak pernah menyalahkan Alicya.Bahkan Dicko selalu berdiri disisinya dan mempercayai perkataan Alicya.Untuk pertama kalinya Alicya merasa dilindungi oleh orang lain dan rasanya sangat nyaman.


Setelah terdiam cukup lama, akhirnya Dicko angkat bicara,ia memandang ke arah Bella.


"Karena kau ingin membesarkan masalah ini..jadi,aku tidak keberatan jika kau ingin memberitahukan keluarga ku dan keluarga mu tentang masalah ini,aku juga sama sekali tidak keberatan jika harus menemanimu ke rumahmu..",ucap Dicko dengan tenang.

__ADS_1


Bella pun mengernyitkan alisnya,ia pun berkata,"Apa yang sebenarnya ingin kau lakukan??".


"Haha..tentu saja memperbesarkan masalah..bukankah ini yang kau inginkan?",Dicko terkekeh pelan.


"Kenapa kau sampai sebegitunya membela wanita ini??Ayolah Dicko..kau hanya perlu menyerahkan wanita ini kepadaku,maka hubungan antara keluarga Ardiansyah dan keluarga Rahardian tidak akan rusak karena hal ini..",ucap Bella dengan tidak senang.


"hahah..Dia adalah wanitaku,kau tahu itu..bahkan jika wanitaku ini bersalah,aku bisa membawanya pulang dan menghukumnya sendiri di rumah,tidak perlu menyuruh orang lain untuk melakukannya...",ucap Dicko dengan tertawa dingin.


Mendengar perkataan Dicko yang selalu membela Alicya membuat Bella semakin sakit hati dan dia yang tadinya sudah tidak menyukai Alicya karena lebih dekat dengan dicko,karena hal ini membuat Bella juga semakin membenci alicya.Bella bersumpah dalam hatinya akan membuat perhitungan dengan Alicya.


"Aku bersumpah,aku tidak akan melepaskan mu begitu saja..dasar wanita licik!!",Bella menggeram dalam hatinya.


"Dan aku juga bersumpah jika aku yang berstatus sebagai nona besar keluarga Rahardian saja tidak bisa mendapatkan Dicko Ardiansyah..maka kau ataupun orang lain juga tidak boleh mendapatkan Dicko,kau camkan itu!!",ucap Bella kesal dalam hatinya.


Bella menatap Alicya dengan penuh amarah,matanya memancarkan kebencian yang mendalam kepada Alicya.Sementara Alicya,ia hanya diam saja,ia lebih memilih mendengarkan perkataan Dicko untuk berhenti berbicara serta menurut dan patuh kepada Dicko.Alicya yakin Dicko adalah orang hebat,dia pasti bisa menyelesaikan masalah ini.


bersambung dears..


mohon maaf readers, author baru up..kemarin habis vaksin booster entah kenapa badan author mendadak jadi meriang (bukan merindukan kasih sayang ya dears🤭)


by the way..ini sudah 1000 kata yaa,jadi jangan ada yang bilang lagi terlalu pendek ceritanya🙏😊Mungkin karena terlalu asyik bacanya jadi berasa sedikit banget gitu🤭


So, author tidak bosan-bosannya meminta keikhlasan hati para readers semua untuk dukung terus karya author,klik like,komen dan kasih hadiah yang buanyakkk yaa..dan juga jangan lupa di vote dan favoritkan juga.


Terima kasih..

__ADS_1


happy reading dears 🤗😘


__ADS_2