
mendengar perkataan dari leo hye jin seketika semakin takut,,, dia takut akan dilecehkan oleh manusia hidung belang itu
leo kemudian mengambil gelas yang sudah diisi oleh air dan dia mengeluarkan sesuatu dari sakunya, terlihat dengan jelas itu adalah sebuah obat lalu dia memasukkan obat tersebut kedalam gelas dan mulai mengaduknya dengan memakai sendok
"apa itu ? kau mau ngapain ?" tanya hye jin
perasaan hye jin mulai tak enak
"hmmm ini adalah sebuah air, dari tadi kau belum minum kan ? pasti kau sedang haus sekarang, aku berbaik hati mengambilkanmu air hehehhe" jawab leo
"kau bohong ? itu pasti bukanlah air biasa, aku tidak mau minum, aku tidak haus" ucap hye jin enggan meminum air yang diberikan oleh leo
tapi leo tak mau mendengar ucapan dari hye jin dia langsung membuka mulut hye jin dengan paksa, lalu memasukkan air itu kedalam mulut hye jin
"tidak" tolak hye jin dengan menggeleng - gelengkan kepalanya berharap air itu tidak akan masuk kedalam mulutnya
tetapi apalah daya, saat ini hye jin tak berdaya tangan dan kakinya di ikat oleh para anak buah geng bunga saat itu, jadi dia tidak bisa secara maksimal melawan leo, air yang diberikan oleh leo secara perlahan masuk kedalam mulut hye jin
__ADS_1
"hmmm, akhirnya masuk juga obatnya tenanglah sayang setelah ini kau akan merasakan surga dunia.. hahahhaha" ucap leo
beberapa saat kemudian pandangan hye jin mulai buram dan berbayang
"aa... apa yang kau lakukan padaku" hye jin mulai lemas
"bukan apa - apa, hanya obat yang membuatmu bergairah padaku, aku tidak suka bermain dengan orang yang seperti batang pohon pisang, aku sukanya bermain dengan wanita yang seperti ular lincah dan gesit hahaha" ucap leo
"dasar laki - laki biadap, suatu saat pasti kau akan mendapat balasannya atas perbuatanmu ini" hye jin mengutuk leo
"tenang saja sayang jangan banyak bergerak saat ini kau sedang lemas, aku akan membuat pemanasan dulu agar kau mulai bergairah hahah" leo yang sudah tidak sabar lagi
setelah dia membuka ikatan hye jin dia mulai meraba - rawa wajah cantik hye jin
"hmmm akhirnya sebentar lagi wajah cantik ini akan menjadi milikku" leo yang mulai berkhayal
setelah leo puas menatap dan mengagumi kecantikan hye jin dia mulai melihat gaun hye jin
__ADS_1
"selanjutnya, aku akan membuka gaun ini heheh" ucap leo yang mulai bernafsu melihat lekuk tubuh hye jin yang masih terbalut oleh gaun indah itu
leo kemudian mengangkat hye jin lalu membawanya ke kamar yang biasa leo melakukan aksi yang tidak senonoh dengan perempuan - perempuan yang pernah menolaknya
setelah sampai di kamar itu leo membaringkan tubuh hye jin, dia mulai membuka kemeja dan celana panjangnya sendiri, dia berfikir saat itu dia merasa gerah jika bermain dengan pakaian panjang
"aku sudah membuka pakaianku, sekarang ayo kita buka gaunmu dengan perlahan, aku tidak suka cepat - cepat membuka baju wanita, aku lebih menyukai jika di buka secara perlahan, karna sudah disitulah seninya hahah" ucap leo
leo kemudian menyampingkan badan hye jin agar lebih mudah meraih res gaun milik hye jin, dia mulai membuka secara perlahan dan terlihatlah pundak putih nan mulus serta warna bra yang dipakai oleh hye jin
"hmmm ini yang kurapkan dari wanita, memiliki pundak yang putih dan juga mulus" leo tersenyum senang serasa menemukan berlian saat itu
"ok,,, sekarang aku sudah tidak tahan lagi adikku sudah mulai meronta ronta, aku akan melucuti pakaianmi sekarang juga" leo yang sudah tak sabar lagi
saat dia akan membuka gaun hye jin tiba - tiba terdengar suara pintu yang di dobrak
braaakkkkkk.... pintu terbuka
__ADS_1
leo kaget dan berbalik ke arah pintu, dia melihat sosok yang saat ini tidak ingin ia lihat
"berani sekali kau memegang pundak wanitaku dengan tangan hinamu itu"