Terpaksa Menikahi CEO Tampan

Terpaksa Menikahi CEO Tampan
part 21


__ADS_3

"ya, kita ke hotel dulu aku gerah sekali aku ingin segera mandi dan menuju ke acara pernikahan itu" (ucap chin hwa kepada sekretaris nya)


"baik bos, tapi seperti nya hotel kita sedang ramai karena banyak yang buat acara bos, apa bos tidak masalah dengan itu ?" (sekretaris chin hwa)


"aku tidak masalah, selama tidak ada yang menyentuh kamar pribadi ku, by the way acara apa saja ? " tanya chin hwa


"salah satu nya ada acara pernikahan, dan ulang tahun bos" sekretaris chin hwa


sesudah menjelaskan itu, mereka segera bergegas ke hotel milik chin hwa


"bos berapa lama lagi kita akan berdiri ? kaki ku sudah keram dan sakit lantaran memakai high heels ini" tanya hye jin pada bos nya


"ahh iya kita akan segera berangkat sekarang" hyun ki jadi salah tingkah di depan hye jin dia sangat terpukau dengan kecantikan anak gadis yang ada di depan nya itu


melihat itu sekretaris hyun ki senyum - senyum penuh makna, bagaimana tidak selama dia bekerja bersama dengan bos nya itu baru kali ini dia melihat ekspresi bodoh yang terpasang di wajah tampan bos nya itu


"hey ayo jalan" chin hwa menegur sekretaris nya yang sedang tersenyum - senyum itu, dia tau kalau sekretaris nya sedang mengejek diri nya karena kebodohan yang barusan dia lakukan di depan hye jin


"iya, baiklah bos" sekretaris chin hwa


drt,,, drt,,, drt... handphone hyun ki berdering


"hallo" hyun ki mengangkat telpon nya


"ya, hallo.. gimana kamu jadi kan ke ulang tahun ku " kata sahabat hyun ki


"iya iya jadi kok, aku sedang dalam perjalanan ke sana nih"

__ADS_1


"ahh syukur lah aku fikir kamu nggak akan mau datang ke sini karena aku mengadakan acara ulang tahun ku bukan di hotel milik mu" canda sahabat hyun ki


"ahh yah nggak lah, lagian seharus nya aku minta maaf pada mu karena sekretaris ku lupa memboking kan mu ruangan VVIP di hotel milik ku, dan kebetulan ruangan itu sudah di booking juga oleh sahabat kakek ku jadi aku nggak enak jika harus mengencel nya, saat ini seluruh keluarga dan rekan bisnis sahabat kakek ku itu memenuhi hotel bahkan kami sudah tidak menerima tamu lain karena semua ruangan sudah full" terang hyun ki


"iya sob nggak apa - apa kok, nggak tau juga deh sekarang ini semua hotel kayak padat skali ku rasa, ini ajha sepupu ku yang boking kan duluan hotel ini dan kebetulan dia juga mengadakan resepsi pernikahan nya di hotel ini jadi sekalian aku minta tolong pada nya karena dia kenal dengan pemilik hotel ini kalau nggak aku nggak akan kebagian juga sob"


"iya, ini efek banyak perusahaan - perusahaan baru yang bermunculan dan ingin melakukan colab dengan perusahaan - perusahaan yang sudah terkenal, sehingga mereka tak ingin terlihat buruk jika hanya mengundang di hotel - hotel kecil, pasti nya mereka akan membawa nya di hotel - hotel terkenal, agar terlihat menarik di depan calon rekan bisnis nya"


"hmmm, iya sob... salah satu nya perusahaan - perusahaan yang terkenal itu pasti ada dirimu kan ? tapi hanya segelintir orang saja yang bisa colab dengan perusahaan mu heheh"


"hahah, kalau itu sih sudah menjadi rahasia umum sob.. ok lah kalau begitu sob, kamu lanjut terima tamu mu dulu yah aku akan melanjutkan perjalanan menuju ke tempat mu"


"sip sip, hati - hati di jalan yah"


"ya sob"


"sama bu aku udah nggak sabar lihat menantu kita" ucap ayah chin hwa


"besok kita jemput di bandara yah" mohon ibu chin hwa


"jangan bu, ibu juga harus memperhatikan kondisi ibu, tadi chin hwa telpon ayah dia sendiri yang akan membawakan menantu kita di sini" ayah chin hwa


"hmm baik lah kalau begitu, aku baru bisa tenang kalau sudah melihat menantu ku dan kita sudah bisa kembali di rumah kita yang ada di pedesaan, aku sangat sesak berada di tengah - tengah kota kayak begini, kamu tau sendiri kan aku suka sekali dengan pemandangan dan udara yang ada di pedesaan makanya aku menyuruh mu untuk membelikan ku rumah di sana" ibu chin hwa


"iya sayang aku tau kok, tapi kamu ini aneh deh yank, kalau orang lain sangat senang tinggal di luar negri dan di keramaian, lah kamu malah sebalik nya" ayah chin hwa


"hmmm, mungkin efek aku bosan yank sama perkotaan, dulukan semenjak aku gadis aku sudah sering jalan - jalan keluar negri di tambah lagi setelah aku menikah dengan mu, semakin intens keluar negri nya, makanya aku sangat bosan jadi saat sudah tua seperti ini aku ingin menghabiskan sisa waktu ku berada di pedesaan, kamu nggak masalah kan menuruti istrimu yang sakit - sakitan ini sayang ?" ibu chin hwa

__ADS_1


"nggak lah sayang masa aku mempermasalah kan itu, lagian aku sudah bisa tenang kok sayang karena yang aku ajarkan pada chin hwa tentang bisnis berhasil 100 % bahkan melampaui ekspektasi ku, kamu sudah lihat kan bukti nya sekarang ini, dia lebih sukses dari pada aku dulu, kalau dulu perusahaan yang aku dirikan hanya sebatas di 3 negara saja, tetapi setelah aku mempercayakan perusahaan pada anak kita satu - satu nya itu dia membuat ku bangga dia telah mendirikan perusahaan lebih banyak dari pada aku, dan perusahaan nya hampir di seluruh dunia ada" ayah chin hwa


"iya yah, tapi aku dengar ada juga pemuda yang usia nya sepantaran dengan chin hwa kalau nggak salah nama nya hyun ki, aku dengar - dengar mereka selalu bersaing dalam dunia perbisnisan, dia juga banyak mendirikan perusahaan, dan ketampanan nya pun tidak kalah saing dengan putra kita, hmm apa sekarang orang jenius banyak bertebaran yah di muka bumi saat ini ?" tanya ibu chin hwa yang keheranan karna pada zaman nya dulu nggak ada pemuda sukses dan jenius seperti mereka


"hmmm itu mungkin karena di dukung dengan teknologi yang sangat canggih saat ini, tapi memang ku akui hanyalah mereka yang membuat ku kagum di dunia perbisnisan saat ini, mereka melampaui senior - senior yang sudah hatam dalam dunia perbisnisan, makanya banyak perusahaan - perusahaan baru maupun lama yang antri untuk melakukan kerjasama dengan mereka" ayah chin hwa


" hmmm aku bangga menjadi ibu dari salah satu anak jenius itu yah" ibu chin hwa


"itu karena dia memiliki gen dari ku" ayah chin hwa bangga


"hemmm ya ya ya"


mobil buggati parkir di depan hotel, semua mata tertuju pada mobil sport indah dan mahal itu..


"wah itu mobil siapa ?" (tamu undangan yang terkesima melihat mobil mahal itu)


"hmmm hari ini aku banyak melihat mobil - mobil yang hanya ada dalam mimpi ku yang tak dapat ku miliki seumur hidup, walaupun aku di kategorikan sebagai orang kaya tapi aku hanya tak sanggup membeli nya" (jawab teman nya)


"ya kita hanya bisa melihat dan kagum saja pada mereka, hari ini aku melihat 2 mobil yang sangat mahal dan mewah, yang pertama tadi aku lihat adalah ferari model terbaru nya dan sekarang adalah buggati"


"pemilik mobil sport ferrari tadi membuat jantung ku berdegup kencang akan ketampanan nya, sampai sekarang pun degupan itu belum berhenti apakah yang ke dua pun seperti itu ? aku sangat penasaran"


setelah memarkirkan mobil buggati milik hyun ki, sekretaris nya membuka kan pintu untuk bos nya dan keluar lah sosok hyun ki yang sangat tampan dan elegan dari mobil mewah itu


"wahhhh itu kan orang paling kaya di kota kita" ucap salah satu tamu undangan


"tolong pegang aku, aku sudah tak sanggup melihat ketampanan ini, aku serasa ingin pingsan yang pertama saja tadi jantung ku belum usai berdegup, dan sekarang di buat lagi oleh pemilik buggati itu, aku merasa jantung ku akan meledak karena keindahan ini" tamu undangan wanita itu bersandar lemah pada teman nya

__ADS_1


__ADS_2