Terpaksa Menikahi CEO Tampan

Terpaksa Menikahi CEO Tampan
bab 81


__ADS_3

Orang tua Sonya mengernyitkan alisnya,terutama Ayahnya,tuan Geraldine.Sama halnya dengan Sonya iapun menolak mentah-mentah permintaan Alicya yang dianggapnya sangat konyol karena baru kali ini ada orang yang berani melawan dirinya dan tuan Geraldine tidak terima diperlakukan seperti itu.Apalagi ini semua menyangkut harga diri,belum ada sejarahnya putri seorang Geraldine harus merendahkan dirinya dan meminta maaf kepada orang lain.


"Hah..siapa gadis itu?? beraninya ia menyuruh putri kesayangan Geraldine untuk meminta maaf..padahal gadis itu yang memukul putri kesayangan ku duluan dan lagi ini bukan saatnya untuk gadis itu bisa mengatur apapun!!",tuan Geraldine murka dan marah.


Tidak hanya Sonya dan keluarganya yang kaget dengan permintaan Alicya,bahkan Gea dan kedua orangtuanya pun sama mereka hampir tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Alicya.Bagaimana bisa Alicya bisa mempunyai keberanian untuk melawan orang kaya seperti tuan Geraldine.


"Tuan yang terhormat..gadis yang kau maksud adalah gadis yang bisa menyuruh seorang Edo Rahardian untuk datang sendiri ke kantor polisi dan membawanya pulang..",tuan Edo yang berdiri di samping Alicya terkekeh mendengar tuan Geraldine yang sedang mempertanyakan siapa Alicya.


"E..Edo...Ra.. Rahardian...",Sontak Sonya dan kedua orangtuanya kaget dan menyebut nama tuan Edo dengan terbata-bata.


Alicya yang melihat wajah Sonya dan kedua orang tua nya terlihat kaget ketika mendengar nama tuan Edo pun merasa senang.


"Sepertinya aku memang sudah benar mencari tuan Edo untuk meminta bantuan..",gumam Alicya dalam hatinya.


Sementara Gea dan kedua orangtuanya tak begitu faham,siapa Edo Rahardian tapi yang terlihat dari raut wajah Sonya dan kedua orangtuanya yang terkejut mendengar nama laki-laki tersebut mereka berfikir bahwa Edo Rahardian merupakan orang yang cukup berpengaruh dan berkuasa.


Sonya yang melihat raut wajah bahagia Alicya menjadi sangat kesal dan semakin marah.Dengan percaya diri dan berani ia berbicara kepada tuan Edo.


"Well..walaupun kau adalah Edo Rahardian..tapi kau juga tidak boleh seenaknya sendiri membantu orang jahat..", seloroh Sonya.


"heiii..Apa menurutmu sebelum aku datang membantu alicya,aku tidak mencari tahu dahulu permasalahan yang sebenarnya,hah..",tuan Edo tersenyum dingin.


"Ouuhh..apa jangan-jangan saat ini kau sedang mencoba menggurui ku,hmm...",lanjut tuan Edo bertanya kepada Sonya.


"Tapi.. setidaknya kan.. gadis itu tidak perlu memukul orang..",ucap Sonya lirih.


"Apakah ada penindasan yang tidak perlu memukul orang bahkan sakitnya berkali-kali lipat???",tanya tuan Edo dengan suara meninggi.

__ADS_1


"Sakit karena dipukul memang bisa berbekas namun bekasnya bisa hilang..akan tetapi sakit karena di tindas itu jauh lebih sakit bahkan sakitnya sangat berbekas dan tidak akan pernah hilang dalam kurun waktu yang singkat..karena kau tahu itu jatuhnya sudah ke mental!!",ujar tuan Edo dengan lantang.


"Dan jika kau tidak suka dengan cara penyelesaian masalah yang diajukan oleh alicya,kau tinggal bilang saja..karena aku bisa membuat masalah ini menjadi lebih rumit sepuluh kali lipat bahkan seratus kali lipat!!",tuan Edo berkata dengan sangat serius.


Sementara diseberang telepon sana Dicko masih terus mendengarkan setiap kejadian yang terjadi di dalam kantor polisi tersebut dengan raut wajah yang sulit diartikan.


"Sonya berhentilah..jangan membuat ulah lagi.. karena sebenarnya walaupun keluarga kita memiliki perusahaan besar di dunia industri hiburan,namun jika dibandingkan dengan keluarga konglomerat seperti keluarga Rahardian, keluarga kita hanya sosok kecil saja dan tak ada artinya apa-apa..", ucap tuan Geraldine lirih.


Setelah mendengar perkataan tuan Geraldine Sonya pun kemudian terdiam, sementara Gea ia berjalan ke sisi Alicya dengan raut wajah yang penuh dengan banyak tanya,seakan banyak pertanyaan yang ingin ditanyakan kepada Alicya.


"Sssttt..Alis..dia siapa??",tanya Gea sembari berbisik dan menunjuk ke arah tuan Edo dengan sudut matanya.


"Ohh..dia tuan Edo,tuan Edo ini adalah teman dari temanku,dan aku yang meminta bantuan padanya..",jawab Alicya dengan berbisik juga.


"Ouhhh..",Gea mengangguk sembari mengacungkan jempol ke arah Alicya untuk memujinya.


"Kau tenang saja Gee..aku sama sekali tidak memperdulikan perkataan orang tuamu..aku hanya perduli padamu Gea dan aku tidak mau ambil pusing dengan mengurusi orang tuamu..",jawab Alicya.


Gea tersenyum lega,Ia tahu Alicya bukanlah orang yang mudah terprovokasi.Dan Gea semakin yakin bahwa dia tidak salah memilih sahabat,Alicya sudah sering membelanya di masa dulu dan sekarang.


Sementara tuan Geraldine membujuk Sonya untuk mau melakukan apa yang diinginkan oleh Alicya.Tuan Geraldine juga membujuk Sonya untuk mau meminta maaf pada Alicya,karena ia tidak mau sampai perusahaan nya terancam jika harus berhubungan dengan keluarga konglomerat seperti keluarga Rahardian.


Akhirnya dengan berat hati Sonya menuruti permintaan ayahnya dan ia dengan langkah terpaksa berjalan gontai ke arah Gea.


"Maaf..",ucap Sonya dengan datar.


"Apakah cara meminta maaf yang benar itu seperti ini??aku fikir orang kaya dan berpendidikan seperti dirimu itu harusnya mempunyai attitude yang bagus bukan??",ucap Gea mencoba menggurui Sonya.

__ADS_1


"Apa lagi mau mu!!",geram Sonya kesal.


"Aku hanya mau kau meminta maaf dengan benar,itu saja..",jawab Gea.


"Aku sudah meminta maaf padamu bukan,kurang apalagi..",ucap Sonya kesal.


"Sudahlah..benar kata Gea, harusnya kau meminta maaf dengan cara yang benar bukan seperti tadi..dan juga kedepannya kau juga jangan sembarangan untuk menindas orang lain karena kau tidak pernah tahu siapa orang yang ada dibalik orang yang kau tindas..",ujar Alicya membela Gea.


"Seperti hari ini..kau tidak tahu kan kalau kau akan bertemu denganku..aku bahkan berani menghancurkan barang-barang mu itu artinya aku bukanlah orang yang mudah untuk diprovokasi..",lanjut Alicya kemudian.


"Apa maksudmu..",geram Sonya.


"maksudku??kau bertanya apa maksudku??hahaha..Kau pasti tahu apa maksudku..tidak perlu aku menjelaskannya kembali..aku hanya ingin kau berjanji untuk tidak menindas orang lagi..atau kau mau berurusan denganku kembali,hmm..",Jawab Alicya santai


"Kau!!!diam!!kau jangan keterlaluan!!!stop untuk menggurui ku..",teriak Sonya dengan wajah kesalnya.


Belum hilang rasa kesal Sonya yang harus merendahkan dirinya untuk meminta maaf kepada Gea dan alicya,ia harus mendengar ucapan Gea dan Alicya yang sok bijak kepadanya,sungguh ia benar-benar tidak terima dengan sikap Gea dan Alicya yang seperti sedang mengguruinya.Ini adalah pertama kalinya sejarah dalam hidup Sonya Geraldine harus mengalah dan merendahkan dirinya dihadapan orang lain apalagi orang itu adalah orang yang level nya dibawah keluarga Geraldine.


bersambung...


hallo readerss.. walaupun author tidak sempat membalas satu persatu komentar readers tapi Author baca semua kok komentar kalian semua.


author sudah update bab selanjutnya tiap hari,tapi untuk bab 81 kemarin ternyata ditolak,dan hari ini author melakukan pengajuan bab 81 kembali semoga langsung lolos review..


dan please tolong jangan komentar yang aneh-aneh, author juga manusia yaa..


thank you readers..jangan lupa untuk selalu dukung karya author yaa..

__ADS_1


happy reading dears 🤗😘


__ADS_2