
"tuan chin hwa, sebaiknya anda menenangkan diri dulu kalau anda seperti ini, takutnya bukan istri anda lagi yang akan di periksa melainkan sudah anda sendiri yang akan di periksa lantaran terlalu cemas berlebihan" ucap dr yoce sembari menuangkan air dan memberikannya kepada chin hwa untuk segera di minum
setelah menghabiskan air minum yang di berikan oleh dr yoce tadi chin hwa kemudian melihat dr yoce, maksud dari tatapan chin hwa adalah menanyakan kembali kondisi hye jin saat ini
"ok... ok... ok, aku sudah tau maksud dari tatapanmu itu tuan chin hwa,,, aku tidak menunda-nunda lagi hehehe......" dr yoce
kemudian chin hwa mulai memasang telinganya dan bersiap - siap untuk mendengarkan diagnosa dari dr yoce secara seksama di barengi dengan jantung yang berdegup kencang karena dia takut mendengar hal buruk yang keluar dari mulut dr yoce
"tuan chin hwa, selamat anda sekarang resmi menjadi seorang ayah" ucap dr yoce sembari mengulurkan tangannya untuk menyelamati chin hwa
chin hwa mencerna sesaat ucapan dr yoce, ketika telah menemukan maknanya, dia tertawa bahagia lalu menjabat tangan dr yoce yang sedari tadi di ulurkan sembari lari memeluk hye jin yang kondisinya sudah agak mendingan di banding saat pertama di bawa ke rumah sakit tadi, hye jin pun tersenyum bahagia ketika mendengar diagnosa dari dr yoce
"akhirnya, aku hamil betulan... ibu dan ayah mertua tunggu aku dan chin hwa ke jerman, mulai sekarang aku akan membagi kebahagiaan yang sesungguhnya dengan kalian" batin hye jin
"hahaha,,, hari ini adalah hari yang ajaib, aku tidak menyangka akan berturut - turut melihat ekspresi bodoh yang terpasang dari wajah bos besar yang sangat terkenal dengan ketegasan dan keangkuhannya" batin dr yoce yang merasa beruntung
sementara di luar ruangan terdengar sangat berisik sekali karena kedatangan sekretaris dan pengawal chin hwa yang berjejeran memakai mobil sport ferrari yang di berhentikan pas di depan pintu masuk rumah sakit. mereka berpapasan dengan direktur rumah sakit yang sedari tadi mendapat telepon dari dr yoce yang memberitahukan tentang kedatangan pemilik rumah sakit itu.
__ADS_1
mendengar hal itu direktur rumah sakit yang masih tertidur pulas seketika langsung terbangun dan terburu - buru menuju ke rumah sakit untuk menyambut kedatangan chin hwa.
"hey, hari ini hari apa yah ? kenapa hari ini banyak sekali aku melihat lelaki yang tampan ? dan juga lihatlah mobil yang berjejeran di depan itu WOW FANTASTIS" ucap suster yang berada di loket pendaftaran
"inilah baru lelaki yang perfeck, sudah tampan kaya pula, buktinya ada dan terlihat dari tunggangan mereka.. tidak seperti yang pertama kita lihat tadi, hanya menang tampang tetapi lagaknya selangit, orang yang berpura - pura kaya seperti itu hanyalah merupakan sampah masyarakat yang meresahkan... kau lihatlah saja bahkan direktur rumah sakit tunduk dan sungkan terhadapnya" perawat lelaki
"halo tuan, bagaimana kabar anda ? direktur yang berbasa basi
"hey kalian cepatlah, kita harus buru - buru melihat tuan dan nyonya, aku takut terjadi sesuatu yang buruk pada nyonya" sekretaris chin hwa yang tidak menanggapi direktur rumah sakit
"hey kau lihatlah,, bahkan direktur rumah sakit di acuhkan oleh lelaki itu, WOW siapa dia sebenarnya ? jarang aku melihat direktur dibuat seperti itu, yang biasanya aku lihat pejabat - pejabat tinggi lainnya pasti akan sungkan jika bertemu dengan direktur" suster terkaget - kaget di buatnya
"hmmm, susah juga kalau kita mau menebak - nebak soalnya banyak sekali bos - bos kaya dan berpengaruh yang berada di ruangan VVIP, tetapi yang pastinya bukanlah lelaki sok kaya itu yang mereka maksud kan?" perawat lelaki
"hmmmm, kau ada dendam apasih sebenarnya dengan lelaki tampan itu ? perasaan dia tidak mengganggumu, kau iri yah dengan lelaki tampan itu ? apakah kau merasa tidak adil ? Tuhan menciptakan dia yang tampan sementara kau diciptakan menjadi seorang lelaki yang buruk rupa ? hahahah" ejek si suster penjaga loket itu
"cih,,, aku nggak suka ajha dengan gaya dia yang sok - sokan begitu, membuat orang yang buruk rupa seperti aku jadi tak terlihat di mata kalian" perawat lelaki
__ADS_1
"hahahha, akhirnya kau sadar diri juga.... nggak usahlah kau iri dengan ketampanan seseorang, malah kau akan semakin terlihat buruk di mata orang, orang akan berfikir cukup muka kau saja yang buruk hatimu jangan hahahah... makanya kau kumpul lah uang banyak - banyak supaya kau bisa operasi wajah kau yang buruk rupa itu mana tau setelah kau operasi kau bisa menjadi seorang pangeran yang tampan hahahha" ejek suster penjaga loket
setelah sekretaris dan yang lainnya berada di ruangan VVIP tempat hye jin berada
"bos bagaimana keadaan nyonya ? apakah dia baik - baik saja ? tidak ada sesuatu yang buruk kan bos ?" sekretaris chin hwa menanyakan pertanyaan yang berentetan
"hihihi, sekretaris dan bos sama saja... orangnya suka panikan terhadap sesuatu yang menurut mereka sangat penting, tak heran dia sanggup bertahan sampai selama itu berada di dekat bos yang terkenal garang ini, karena sifat dan sikap merekapun mirip hihi" batin dr yoce yang melihat kepanikan sekretaris chin hwa
"tenanglah, hye jin tidak apa - apa... malah sebentar lagi tugasmu akan bertambah" chin hwa
"bertambah ? maksud bos ?" sekretaris chin hwa yang masih tidak mengerti dengan apa yang di katakan oleh bosnya
"iya, tugasmu akan bertambah dengan menjaga seorang tuan atau nona muda kecil hahahah" chin hwa tertawa bahagia
sekretaris chin hwa mendengar tuan atau nona muda kecil langsung tersenyum riang dan gembira, bagaimana tidak dia sangat suka dengan anak - anak, ketika dia bertemu dengan anak anak yang ada di panti asuhan saat menemani bosnya memberikan dana bulanan... maka dia akan menggemas salah satu anak yang dilihatnya dan tak berhenti menciumnya, walau dari luar dia terlihat tegas tetapi dalam hatinya bak bunga ketika hal itu menyangkut anak - anak, chin hwa pun seperti itu, dia sangat ingin mempunyai adik tetapi apalah daya orangtuanya tidak bisa memberikan itu karena kondisi ibunya yang sakit - sakitan, makanya chin hwa giat memberikan donasi kepada anak - anak di panti asuhan karena salah satu alasannya adalah dia sangat menyukai anak - anak.
"syukurlah, di rumah bos sudah akan ada anak yang bisa di peluk - peluk dan di cium - cium heheheh" sekretaris chin hwa merasa gembira
__ADS_1
"eitsss,,, aku larang kau menggemas anakku... cukup aku dan ibunya saja yang bisa menggemasnya, betulkan sayang ?" chin hwa yang bertanya pada hye jin