
"Uluh-uluh..sudah-sudah jangan berhenti menghinanya..memang dia pantas kok dapat perlakuan seperti ini,gadis miskin tak tahu malu..berharap jadi terkenal,hah..bangun woyy..bangun..mimpi mu ketinggian..hahahahh",ucap ketua Genk para gadis terpopuler di kampus tersebut.
Alicya semakin tak tahan mendengar sahabatnya di hina seperti itu,ia pun mengepalkan tangannya dan menggertakkan giginya dan menatap tajam ke arah gadis yang menghina Gea tersebut.
"Apa??!!Kenapa lihat-lihat..ohhh kau pasti terpesona dengan penampilan ku..iya kan..ya wajar lah secara gadis kampung seperti mu tak mungkin bisa berpenampilan modis seperti kita-kita,benar nggak gaess...",seru ketua Genk tersebut dan disusul dengan tawa riuh para anggota genknya.
Alicya sudah ingin bangkit dari duduknya untuk menghajar gadis tersebut,namun tangannya di tarik oleh Gea, membuat dia kembali duduk dan mengurungkan niatnya.
"Sudahlah aliss,jangan mengotori tanganmu hanya untuk menghajar orang seperti mereka..abaikan saja anjing yang sedang menggonggong..",ucap Gea.
"Hahahah..ternyata mulut mu masih sama Gee..masih pedas,huhh...hahh...",sahut Alicya sembari menirukan orang yang sedang kepedasan.
"Untuk menghadapi orang seperti mereka memang harus,kudu,wajib bermulut pedas...",jawab Gea sembari melirik sinis ke arah gadis tersebut.
"Kau..dasar gadis miskin,berani sekali kau mengatai ku seperti itu...kau menyebut kami anjing bahkan anjing lebih terhormat derajatnya daripada dirimu...orang miskin kampungan!!",ucap gadis tersebut dengan kesal.
"Memang kenapa kalau miskin??kalau kau sudah tahu Gea adalah orang miskin kenapa kau masih saja merendahkannya..apa kau takut kalah saing dengan Gea..apa karena Gea lebih cantik daripada dirimu sehingga kau takut Gea lebih populer dan terkenal di kampus ini??",Alicya membela Gea.
"Kauu...siapa kauu,berani sekali berbicara seperti itu kepadaku..dasar gadis jelek,siapa kau sebenarnya dan aku lihat kau bukanlah mahasiswa di kampus ini..",ujar gadis tersebut dengan sinis.
Sebenarnya Alicya ingin sekali memarahi gadis tersebut,namun niatnya diurungkan karena ia tak mau membuat keributan di kampus ini yang membuat Gea menjadi malu karena ulahnya.
"Memang iya aku bukan mahasiswa di kampus ini..tapi apa salah kalau aku kesini untuk mencari sahabat ku yang juga kuliah disini??apa hal ini mengganggu kalian??"tanya Alicya dengan tatapan dingin.
"Tentu saja mengganggu..karena semua mahasiswa di kampus ini tahu bahwa aku dan gadis miskin ini tidak cocok,dan aku tidak suka jika melihat gadis miskin itu senang..",ujar gadis tersebut dengan arogannya.
__ADS_1
"Gee..apa benar mereka satu asrama denganmu??",tanya Alicya kepada Gea.
"Iyaa...",jawab Gea dengan senyum pahitnya.
"Mereka tidak ada kerjaan lain aliss selain mengganggu ku setiap hari.. mereka hanya menyindir dan merendahkan ku itu saja dan tidak pernah melakukan hal lainnya..",ujar Gea jujur.
Walaupun para gadis itu Suak sekali merendahkan dan menghina Gea tapi mereka tidak pernah menyakiti Gea.Namun bagi Alicya walaupun mereka tidak benar-benar menyakiti Gea tapi jika setiap hari bertemu dan mereka memperlakukan Gea seperti ini tetap saja rasanya menyebalkan.
Awalnya Alicya fikir kehidupan Gea di kampus sangat menyenangkan,namun jika kedua orang tua Gea tahu bahwa anaknya selama ini diperlakukan seperti ini,ditindas oleh teman-temannya pasti mereka akan merasa sangat sedih sekali.
Keadaan keluarga Gea tidak beda jauh dengan Alicya,mereka bukanlah dari keluarga berada, melainkan dari keluarga menengah ke bawah.Walaupun kedua orang tua Gea masih lengkap akan tetapi orang tua Gea juga bekerja dengan gaji yang kecil.Ayah Gea bekerja menjadi buruh pabrik sementara ibunya menjadi buruh cuci gosok.
Merasa tidak dipedulikan oleh Gea,membuat gadis tersebut kesal.Niatnya tadi ingin membuat Gea kesal akan tetapi sekarang malah gadis itu yang merasa kesal.Ia pun membuat ulah lagi dengan menyuruh Gea untuk pindah tempat duduk.
"Kalau kau merasa terganggu..kenapa bukan kau saja yang pindah dan cari tempat duduk yang lain..",balas Gea.
"Heii gadis miskin ternyata kau benar-benar tidak tahu diri ya.. seharusnya yang pergi itu kau!!coba lihat kau memesan makanan yang harganya murah sementara kami..kau bisa lihat sendiri kan kami memesan makanan yang mahal..",timpal salah satu teman gadis tersebut.
Alicya semakin muak mendengar para gadis tersebut merendahkan Gea,bagi Alicya ini sama saja dengan penindasan.Alicya ingin berdiri dan memarahi mereka namun lagi-lagi dicegah oleh Gea.Alicya merasa heran,ia tahu betul siapa Gea,bahkan Alicya dan Gea itu tidak jauh berbeda bahkan Alicya menjadi bertanya-tanya kenapa Gea hanya diam saja diperlakukan seperti itu padahal Gea terkenal dengan temperamennya yang buruk.
"Gee..apa ada yang salah denganmu.. biasanya kau paling tidak terima jika diperlakukan seperti ini,bahkan mulutmu kalau sudah mengomel pedasnya bisa sampai level 30..",ucap Alicya lirih dan sedikit mengomeli Gea.
"Ishh..kau ini..mulutku masih tetap sama Aliss tapi dengan gadis ini aku tidak boleh gegabah..aku harus sedikit bisa mengerem mulutku ini",bisik Gea.
"Tapi kenapa??apa kau takut dengan gadis ini..sejak kapan kau jadi penakut,bahkan aku masih ingat kau tidak takut dengan siapapun selagi kau benar..",tanya Alicya yang ikut berbicara dengan berbisik.
__ADS_1
"Gadis itu adalah anak orang kaya,putri konglomerat..yang merupakan anak dari salah satu dua keluarga besar pemegang perusahaan hiburan jadi lebih baik aku tidak meladeninya daripada akan mendapat masalah yang lebih besar..",bisik Gea.
"Tapi dia sudah keterlaluan Gee..aku heran kenapa kau bisa bertahan selama ini??", ucap Alicya kesal.
"Aliss..ini semua demi cita-cita ku..kau tahu sendiri kan bahkan kau dan aku sangat ingin masuk di kampus ini dan menjadi artis terkenal nantinya..lagi pula aku juga tidak mau membuat ayah dan ibu sedih jika aku mendapat masalah dan harus berurusan dengan nya..",jawab Gea.
"Tapi tidak dengan cara seperti ini..kau bahkan diam saja ketika mereka menghina dan merendahkan mu bahkan mereka juga sudah menindas mu Gee..",ucap Alicya.
"Aliss.. sudahlahh.. seperti kataku tadi,abaikan saja anggap saja mereka adalah anjing yang sedang menggonggong..",jawab Gea sembari tersenyum.
Mendengar perkataan Gea membuat Alicya semakin merasa kesal.Alicya tahu Gea seperti itu juga karena ada alasannya.Tapi buat Alicya tak perduli siapapun orangnya,kalau sudah menghina dan menindasnya ia tidak bisa terima dan pasti akan membuat perhitungan dengan mereka,mungkin dengan cara bertengkar atau berkelahi jika perlu.
bersambung sayang..
hallo readers...tak bosan-bosannya author ingatkan untuk tetap dukung karya author yaa...
LIKE nya mana nihh???
KOMEN juga yahhh...
HADIAHnya juga dongg.. biar author lebih semangat lagi nulisnya..
VOTE juga ya Kakak sayang...
happy reading dears 🤗😘
__ADS_1