Terpaksa Menikahi CEO Tampan

Terpaksa Menikahi CEO Tampan
part 46


__ADS_3

"apa ? aku nggak salah dengar kan ?... selama ini kan dia nggak pernah mau nganterin aku ke kampus, kenapa tiba - tiba sekarang dia mau nawarin diri sendiri? batin hye jin


"ayo kita berangkat, anggap saja karena semalam servismu bagus, jadi hari ini aku akan berbaik hati mengantarmu ke kampus" chin hwa dengan PD nya


"jisss,,, nggak butuh, kenapa yah dia PD sekali seolah - olah kehadirannya itu sangat di idam - idamkan oleh semua orang" hye jin membalasnya dengan mengecilkan suaranya


"nggak usah, aku bisa pergi sendiri kok... kamu tidak perlu mengantarku ke kampus" hye jin


"wah... wah, baru kali ini aku mengajak wanita loh.. biasanya wanita lain ingin sekali duduk bersamaku di dalam mobil" chin hwa


"aku berbeda dengan wanita biasanya yang kau kenal itu tau" hye jin merasa jengkel mendengar kata wanita lain yang keluar dari bibir chin hwa


"pokoknya, aku tidak terima penolakan... ayo kita segera berangkat, atau kau ingin terlambat ke kampus" chin hwa mengancam


"hmmm... iya.. iya.. aku ikut denganmu karena aku tidak ingin terlambat ke kampus" hye jin


chin hwa tersenyum dengan penuh kemenangan melihat hye jin yang hanya bisa menurut dengan paksaan darinya


"bos, anda yang akan menyetir sendiri ?" sekretaris chin hwa sembari memberikan kunci mobil rolls royce milik chin hwa yang biasanya dia kendarai bersama chin hwa


"ya" sambil mengambil kunci mobilnya


"hehehe akhirnya bos mulai berani mempublikasikan hubungannya dengan nona hye jin" batin sekretaris chin hwa

__ADS_1


meluncurlah rolls royce yang berwarna merah menuju universitas x, sepanjang perjalanan hye jin memutar otak untuk memikirkan bagaiamana caranya agar mahasiswi dan mahasiswa yang ada di universitas x itu tidak melihat dirinya turun dari mobil rolls royce milik chin hwa, karena dia tidak suka mengundang perhatian orang banyak


"ok aku turun di sini saja" ucap hye jin menunjuk jalan yang masih jauh dari gerbang kampusnya


"apa kau ingin membuat betismu berurat ? dengan berjalan kaki yang sekiranya masih membutuhkan jarak 1 km jauhnya, kuberitahu padamu yah aku tidak ingin istriku memiliki betis berurat seperti pesepakbola atau pelari marathon, lagian kenapa sih kalau suamimu sendiri yang mengantarmu ke kampus ? apakah itu merupakan dosa besar ? sehingga kau seperti ngumpet - ngumpet begini, tidak ingin jika ada orang yang melihatku mengantarmu, atau kau mempunyai pacar di kampus ini ?" tanya chin hwa penuh selidik


"ya nggaklah, aku nggak pernah pacaran sama siapapun sebelumnya tau" hye jin


seketika chin hwa merasa senang mendengar ungkapan itu, dan memang hal itu terbukti saat mereka melakukan malam pertama, darah segar terlihat keluar dari mahkotanya, begitu pula mahkota milik chin hwa terdapat bercak darah....


"aku hanya tidak ingin orang lain melihatmu seorang yang terkenal di kota B mengantar orang yang tidak layak seperti aku ini, aku takut nanti namamu bisa tercemar karena aku yang hanya merupakan orang dari kalangan masyarakat biasa " lanjut hye jin


"kamu nggak perlu fikirkan masalah itu sayang, lagian siapa yang bilang kamu nggak layak jika bersanding denganku, bagiku kamu tidak hanya cantik tetapi kamu juga merupakan wanita yang baik dan pekerja keras" ucap chin hwa sembari mengelus kepala hye jin


setibanya chin hwa di kampus dia berpapasan dengan rektor dan para dosen yang ada di universitas x itu


"selamat pagi pak" para mahasiswa dan mahasiswi yang berhenti sejenak untuk menyapa rektor dan para dosen universitas x


"ya, pagi.... kalian cepatlah masuk, sedikit lagi perkuliahan akan segera di mulai" ucap rektor & para dosen universitas x


"hey, aku ingat betul itu adalah mobil chin hwa orang terkaya di kota B ini, sekaligus pemilik universitas x ini" salah satu dosen universitas x


"apakah akan ada pemeriksaan ? hey sepertinya ada masalah besar di sini sehingga beliau datang melakukan pemeriksaan sendiri, karena biasanya pemeriksaan tahunan dilakukan oleh sekretarisnya... apalagi ini belum waktunya untuk melakukan pemeriksaan, apakah ada yang korupsi diantara kita ?" kepanikan mulai terlihat di wajah mereka masing - masing

__ADS_1


chin hwa segera turun duluan dari mobil, sementara hye jin belum turun dikarenakan dia menjatuhkan alat tulisnya


"selamat pagi tuan" rektor universitas x langsung samperin chin hwa dikala para dosen - dosen sedang sibuk memikirkan apa yang sedang terjadi


"hey lihat, rektor sudah samperin tuan chin hwa,,, hmmmm gercep sekali dia yah... pantas saja dia diangkat menjadi rektor oleh tuan chin hwa karena dia memiliki kelebihan di bandingkan kita semua" salah satu dosen


"kelebihan apa ?"


"kelebihan menjilatnya hehhehe"


"hey - hey, jangan hanya ketawa - ketawa saja,, kalau mau di kenal oleh tuan chin hwa kita juga harus menunjukkan diri dan jangan mau kalah dari rektor kita juga bisa menjadi penjilat jika memang itu di perlukan, kali ajha di masa mendatang salah satu diantata kita bisa menjadi rektor berikutnya"


"huuuhhh mimpi loh ketinggian, ayo - ayo kita pergi sapa tuan chin wa"


"selamat pagi tuan chin hwa" mereka mulai menyerempet - nyerempet rektor universitas x, saking dosen - dosen sibuk berdesak - desakkan untuk memperlihatkan wajahnya di depan chin hwa rektor universitas x yang duluan menyapa tadi langsung berpindah tempat dari depan menjadi di belakang


"ahhh bangsat dosen - dosen tidak tau diri ini, ketika tidak ada tuan chin hwa saja pekerjaan mereka hanya mengikuti, bagai anak bebek yang mengikuti induknya, bahkan ke toilet pun mereka akan mengawalku ke sana, giliran ada sang empu pemilik universitas datang dalam sekejap mata mereka langsung melupakanku" rektor universitas x


"chin hwa aku sudah menemukannya heheh" hye jin sambil menutup pintu mobil chin hwa, dia belum sadar dengan apa yang terjadi


"hey hye jin, apa yang kau lakukan di situ ? jangan dekat - dekat dengan mobil milik tuan chin hwa, jika mobil itu lecet sedikit saja kau tidak akan mampu membayarnya, aku tau kau pasti merasa tertarik dengan mobil yang sangat mahal ini, tetapi kau tidak akan mampu membelinya walau kau bekerja dengan sangat keras sampai titik darah penghabisan" ucap salah satu dosen wanita yang terkenal dengan tukang penggodanya sambil memainkan rambutnya di depan chin hwa berharap dia di lirik oleh sang empu pemilik universitas x


"ahhh... i.. iya bu" hye jin yang segera menghindar dari mobil chin hwa

__ADS_1


"mampus aku, aku tidak tau kalau ada rektor dan para dosen berkumpul disini, kenapa sih bisa berpapasan dengan mereka" batin hye jin


__ADS_2