
Sonya mendengar para mahasiswi yang sedang berkerumun tersebut tengah ribut saling menggosip tentang hidungnya yang bengkok karena operasi plastik,ia pun merasa sangat kesal dan marah,wajahnya pun berubah menjadi kelam.
"Dasar gadis kampung sialan!!!aku bersumpah aku tidak akan melepaskan kalian,karena kalian sudah mempermalukan ku di depan banyak orang!!",geram Sonya di dalam hatinya.
Gea pun merasa panik melihat keadaan yang mulai tidak terkontrol,iapun membujuk Alicya untuk menghentikan semuanya.
"Aliss..sudah yaa,hentikan semuanya..ini sudah cukup,kau sudah memberikan pelajaran buat mereka,tolong hentikan sebelum keadaannya semakin menjadi tidak terkontrol lagii...",bujuk Gea.
Belum juga Alicya menjawab perkataan Gea,namun Sonya sudah lebih dulu tertawa jahat seraya menyela pembicaraan mereka.
"hahaha..sudah terlambat!!!semuanya sudah terlambat gadis kampung!!aku tidak akan melepaskan kalian berdua,aku akan memperpanjang masalah ini,kalian faham!!!",ucap Sonya dengan seny dinginnya.
Alicya yang sedari tadi sudah kesal dan marah dengan Sonya,mendengar perkataan Sonya yang seperti sedang mengancam dirinya dan gra membuat amarahnya semakin membuncah.Ia pun kembali menarik kerah leher Sonya dan menatap tajam ke arahnya seolah siap memakannya hidup-hidup.Sepersekian detik kemudian Alicya sudah melempar tubuh Sonya ke arah samping sehingga tubuh Sonya terpental dan jatuh ke bawah.
"Jangan mengancamku dan Gea!!bukannya terbalik yaaa..aku yang tidak akan melepaskanmu!!Tidak perduli kau siapa,berasal dari keluarga mana..aku sama sekali tidak takut!!!", seloroh Alicya.
Sonya yang terduduk di lantai setelah jatuh karena di lempar oleh Alicya pun menatap tajam ke arah Alicya dengan wajah murkanya.
"gadis gila!!gadis sialan!!dasar gadis tak tahu diri!!!",pekik Sonya dengan nada marah.
Sementara dari luar sudah ada dua polisi yang menerobos masuk diantara kerumunan para mahasiswi.Suasana semakin heboh dan riuh karena kedatangan aparat negara tersebut
"Siapa tadi yang sudah menelepon ke kantor polisi??",tanya salah satu polisi tersebut.
Wajah Sonya yang awalnya muram menjadi senang,sembari tersenyum ia mengangkat tangannya sembari berusaha berdiri.
__ADS_1
"Saya pak...tadi saya yang suda menelepon ke kantor polisi ",ucap Sonya
"Lihatlah pak.. bapak berdua bisa lihat sendiri keadaannya, dia..gadis ini yang sudah menghancurkan semua barang-barang ku dan bahkan dia sudah melukai ku pak...",Sonya mulai berakting seakan menjadi gadis lemah yang teraniaya di depan polisi.
"Jika bapak ingin menangkap seseorang.. tangkap lah gadis ini..dia juga telah menghancurkan barang milik temanku dan sudah melukai nya juga..",sahut Alicya cepat sembari menunjuk ke arah Sonya.
Kedua polisi tersebut melihat ke arah Sonya dan Alicya,dan mereka memperhatikan wajah keduanya juga terdapat luka,jadi mereka memutuskan untuk membawa sonya dan alicya ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Sebaiknya kalian berdua ikut kami ke kantor polisi!!",ucap salah satu polisi tersebut.
"Lho pakk..kenapa saya juga harus ikut ke kantor polisi??saya tidak bersalah pak..gadis itu sudah berbohong..dia yang sudah membuat keributan bukan saya..saya tidak melakukan apapun..",elak Sonya,ia tidak terima polisi akan membawa dirinya ke kantor polisi juga.
"Sebaiknya nanti anda jelaskan di kantor polisi nona.. kebenarannya akan terungkap setelah kalian di interogasi nantinya..",jawab polisi tersebut.
"Emm..pak, bolehkah saya ikut juga bersama mereka?karena saya juga ikut terlibat dalam keributan ini..",ucap Gea tiba-tiba,dan polisi pun membawa Gea juga bersama dengan Alicya dan Sonya.
"Jika kau lupa,aku akan mengingatkanmu..ini kan peraturan kita berdua dari dulu..tidak boleh membuat masalah tapi kita juga tidak boleh takut menghadapi masalah...apa kau sudah ingat sekarang,hmm...",ucap Alicya pada sahabatnya tersebut.
"Tidak akan terjadi apa-apa Gea..Tidak akan ada masalah apapun .,palingan kita hanya akan ditraktir minum teh di kantor polisi..",lanjut Alicya menenangkan Gea.
Gea sudah kehabisan kata-kata,tidak akan ada habisnya kalau berdebat dengan Alicya,iapun tak berdaya menghadapi alicya.ia hanya bisa menerima keadaan saat ini.
"benar kata Alicya..tidak apa-apa..toh juga akan ditraktir minum teh di kantor polisi, kalaupun harus di tahan aku juga akan menemani Alicya di penjara..ia melakukan semutini juga karena sedang membelaku..",gumamnya dalam hati.
Beberapa menit kemudian, sesampainya di kantor polisi,mereka bertiga langsung di interogasi di ruangan yang berbeda.Namun perkataan dari Alicya dan Gea sama persis dengan kejadian yang terjadi sebenarnya di asrama tersebut.Sedangkan Sonya,ia memberikan pernyataan yang berubah-ubah.Sehingga para polisi sudah bisa menyimpulkan dan memutuskan siapa yang bersalah dalam kejadian ini.
__ADS_1
Akan tetapi,karena umur mereka yang masih kecil,polisi memutuskan untuk menghubungi para orang tua dari Alicya,Gea dan Sonya.
"Baiklah..kami sudah bisa menyimpulkan dan memutuskan siapa yang bersalah dalam kejadian tersebut.. berhubung umur kalian masih kecil,baru 17 tahun..jadi kami akan menghubungi orang tua kalian agar datang ke kantor polisi,untuk membicarakan langkah selanjutnya..",ucap salah satu polisi.
Mendengar hal itu sontak membuat Sonya tersenyum senang.Jika orang tuanya datang dan tahu kalau putrinya di tindas maka orang tuanya akan marah dan murka.
"Kalau Daddy dan mommy ke kantor polisi dan tahu bahwa anaknya ditindas pasti mereka akan marah,dan aku tidak akan bertemu lagi dengan gadis kampung itu,karena Daddy pasti akan mengeluarkannya dari kampus..sehingga aku juga tidak perlu berurusan lagi dengan gadis kampung itu,dan gadis gila itu,daddy pasti akan memenjarakannya karena dia sudah berani menyentuh putri nya...",ucap Sonya dalam hati.
Sementara Gea,ia juga tidak masalah jika polisi memanggil orang tua nya ke kantor polisi.Saat ini ia hanya mengkhawatirkan Alicya,Bu sari saat ini sedang di rawat di rumah sakit dan pasti ia akan khawatir sekali jika mengetahui Alicya berada di kantor polisi.
Sama halnya dengan Gea,saat ini Alicya pun sedang bingung,karena saat ini tidak mungkin memberitahu ibunya untuk datang ke kantor polisi.Dan dia juga tidak ingin menghubungi dicko,karena ia merasa malu lagi-lagi ia harus terkena masalah apalagi sekarang masalahnya sampai ke kantor polisi.Selain itu dia juga tidak ingin di cap sebagai pembuat obat oleh Dicko.Karena dia juga tidak ingin memberikan Dicko kesempatan untuk meledeknya nanti.
"Bagaimana ini???apa yang harus aku lakukan..siapa yang akan mewakili orang tuaku untuk datang ke kantor polisi??",ucap Alicya khawatir dalam batinnya.
Bersambung dears..
Hallo para readers semua..mohon maaf author baru bisa up lagi yaa..
kalau misal author up nya terlambat,itu berarti kerangka bab nya belum di kirimkan dari pihak NT nya ya readers jadi author belum bisa up bab selanjutnya..
author tidak bisa menulis cerita ngawur dan tidak sesuai dengan kerangka bab,itu menyalahi aturan sayang..
jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya readers..
LIKE,KOMEN,HADIAH DAN VOTE NYA JANGAN LUPS YA DEARS..
__ADS_1
Terima kasih.. happy reading dears 🤗😘