Terpaksa Menikahi CEO Tampan

Terpaksa Menikahi CEO Tampan
bab 83


__ADS_3

Gea membuka mulutnya,ia menganga saat melihat kedatangan Dicko.Iapun melihat ke arah Alicya dan Dicko secara bergantian dan ia heran dan tidak mengerti dari mana Alicya bisa mengenal kedua laki-laki tampan tersebut.


Tuan Edo memang tampan,tapi laki-laki yang baru saja datang lebih tampan dari tuan Edo.Dan Gea menebak kedatangan Dicko karena ia tidak suka mendengar kedua orang tua Gea merendahkan Alicya dan dia datang untuk mebela Alicya pastinya.


Sementara kedua orang tua Gea sudah ketakutan setengah mati,mendengar perkataan Dicko yang akan memberhentikan mereka dari pekerjaannya saat ini juga.


"Ma..ma..maaf tu..tuan..a..apa ka..kami su..su..sudah ber..buat sa..salah?",tanya ayah Gea sembari terbata-bata.


"Bukan padaku..tapi kau sudah berbuat salah pada dia..",Dicko menunjuk ke arah Alicya.


"Karena Alicya sangat perhatian kepada putri kalian,sehingga ia hanya diam saja dan tak membalas perkataan kalian pada saat kalian merendahkannya..jikat tidak,mungkin saat ini kalian sudah berada di rumah sakit karena darah tinggi..",lanjut Dicko.


"Oh..ya siapa namamu??",tanya Dicko kepada Gea.


"baiklah Gea..Apa nama kampusmu??",tanya Dicko selanjutnya kepada Gea.


"Kampus SSS..",jawab Gea sedikit terkesiap.


"Okee..Gea,apa kau bisa membantu ku??apa kau bisa mengambilkan tempat tidur di asrama untuk Alicya setelah putri tuan Geraldine keluar dari asrama..",tanya Dicko sekali lagi kepada Gea.


"ii...iiya ..",jawab Gea sedikit terbata,sembari dalam hati ia berfikir Dicko sangat keren.


Gea sangat senang karena ini berarti laki-laki yanh sedang berada di hadapannya saat ini ingin mengirim Alicya untuk kembali melanjutkan kuliahnya lagi dan itu artinya dia bisa bersama dengan Alicya lagi.


Alicya sangat shock mendengar hal itu,kejadian yang baru saja terjadi membuat matanya memerah karena menahan tangisnya.Sebenarnya ia juga merasa sakit hati mendengar kedua orang tua Gea menghina dan merendahkan nya.Bukannya ia tidak memperdulikan mereka ketika mereka merendahkannya,hanya saja ia tidak berani untuk perduli akan gunjingan mereka.


Dan akhirnya Alicya berhasil untuk menahan diri untuk tidak melawan mereka,namun Dicko malah yang tidak bisa menahan diri dan membelanya seperti ini,padahal mereka juga belum lama kenal.


Kemudian Alicya mulai menjernihkan otaknya dan berfikir secara rasional.


"Mungkin Dicko melakukan itu semua karena status ku yang saat ini adalah tunangannya,dan dia pasti malu melihat aku dihina dan direndahkan sementara aku hanya diam saja..hingga akhirnya dia harus ikut turun tangan membelaku..",*ucap Alicya dalam hati.

__ADS_1


"tapi terlepas dari itu semua.. bagaimana pun juga aku sangat berterima kasih kepada Dicko atas perlakuannya yang sudah membelaku..",Alicya tersenyum samar*.


Kemudian wajah nya semakin senang dan ia menjadi lebih girang ketika mendengar Dicko menyuruh Gea untuk menjagakan tempat tidur di asrama untuk dirinya.Alicya pun langsung melompat ke arah Dicko dengan perasaan berbunga-bunga.


"Apakah itu benar??",tanya Alicya kepada Dicko,ia ingin memastikan yang di dengarnya tadi adalah benar.


"tentu saja tidakk!!itu semua bohong...",sarkas Dicko yang membuat wajah bahagia Alicya menjadi surut dan mematung.


Tanpa berkata lagi,Dicko berjalan keluar ke arah mobil meninggalkan semua orang yang masih berada di dalam kantor polisi.Alicya yang melihat itu segera mengikuti Dicko dari belakang,sembari berpamitan kepada Gea.


"Gee..aku akan mencarimu lagi..kita bertemu lagi besok,saat ini aku harus membujuk seseorang..",ucap Alicya sembari tergesa-gesa mengejar Dicko.


Walaupun Gea masih penasaran dengan hubungan Alicya dan Dicko,namun ia yakin pasti semua ada alasannya.


"Kalau ucapan laki-laki tadi benar,maka...aku akan bersama Alicya terus setiap hari..dan itu artinya aku bisa bersama-sama dengan Alicya lagi..",gumam Gea,kemudian ia tersenyum bahagia.


"Alicya semangat yaa... kamu pasti bisa...",Gea melambaikan tangannya dan tesenyum memberikan semangat kepada sahabatnya agar bisa membujuk Dicko untuk mengirim Alicya ke asrama dan kuliah di kampus yang sama dengannya.


"Tentu saja aku akan mendoakan mu..semoga kau berhasil membujuk laki-laki itu..",ucap Gea sembari tersenyum dan menatap ke arah Alicya yang sudah masuk ke dalam mobil mengikuti Dicko


Sementara tuan Edo merasa lucu,ia tertawa mendengar percakapan antara Alicya dan Gea.Kemudian tidak berapa lama iapun berpamitan kepada Gea dan kedua orang tuanya untuk menyusul Alicya dan Dicko.


Alicya yang sudah masuk ke dalam mobil,memilih duduk di sebelah Dicko.Ia pun melihat ke arah Dicko yang menatap lurus ke depan tanpa memperhatikan dirinya yang berada di sampingnya.


"Dicko...",panggil Alicya.


"Kenapa kau mengikuti ku??",tanya Dicko dengan ekspresi datarnya.


"Hah..itu karena...karena kau belum menjawab pertanyaan ku yang tadi...",jawab Alicya ragu.


Sementara tuan Edo yang sudah masuk kedalam mobil,menyebikkan bibirnya ketika melihat Alicya dan Dicko duduk di belakang sementara dirinya harus berada di belakan kemudi.

__ADS_1


"Astaga..apa kalian sedang menjadikan aku sopir pribadi kalian??",geram tuan Edo.


"Diamlahh!!dan cepat jalan..",jawab Dicko singkat.


Dan mau tidak mau membuat tuan Edo menjalankan mobilnya dan pergi dari kantor polisi tersebut.


"Dicko....",panggil Alicya sekali lagi.


namun masih dengan ekspresi datarnya Dicko sama sekali tidak menyahut panggilan Alicya.Ia malah mengambil ponselnya dari balik saku jasnya kemudian ia memainkan ponselnya dan memasang headset di telinganya.


"Dickoo...apa kau tidak mendengarkan aku???",Alicya melepaskan headset yang terpasang di telinga Dicko,namun Dicko sama sekali tak terpengaruh,ia kembali memainkan ponselnya.


"Dicko....",Alicya sedikit meninggikan suaranya agar dicko mendengarnya tapi Dicko ternyata masih saja cuek.


Alicya pun seakan sudah kehabisan cara untuk membujuk Dicko.Ia pun menarik lengan Dicko dengan wajah memelas kemudian mulai menggoyang-goyangkan lengan Dicko.


"Dickoo...kau harus menepati perkataan mu..tadi kan kau sendiri yang meminta Gea untuk menjagakan tempat tidur di asrama untukku..",ucap Alicya mulai memelas dan masih sambil menggoyang-goyangkan lengan dicko.


Melihat Dicko yang masih saja diam tanpa ekspresi membuat Alicya harus lebih berusaha lebih keras membujuk pria dingin yang melebihi kulkas 16 pintu tersebut.


"Dicko...kau mau kan menepati perkataan mu tadi??dan mengizinkan aku untuk kembali melanjutkan kuliah bersama Gea...please...",Alicya kembali membujuk Dicko,karena Dicko masih tidak mau menoleh ke arahnya membuat Alicya kembali menggoyang-goyangkan lengan dicko.


Tuan Edo yang duduk dibalik kemudi,hampir tidak bisa menahan tawanya melihat adegan yang menurutnya sangat lucu tersebut.


bersambung...


hallo readers... author cuma ingin sampaikan bahwa author hanya up satu bab seharinya ya dears.. karena ini sudah ketentuan dari pihak NT nya seperti itu,jadi yang mau double up atau crazy up mohon maaf author belum bisa mengabulkan 🙏


Author juga ucapkan terima kasih atas dukungan dari para readers semuanya.. jangan lupa like,komen,gifts dan vote nya yaa..


happy reading dears 🤗😘

__ADS_1


__ADS_2