
"T-tuan apa yang terjadi ? tanya hye-jin dengan panik
"kamu memasukkan telur yah kedalam nasi goreng ini ? teriak chan-hwa
"i-iya tuan"
piring nasi goreng itu kemudian di banting oleh chin-hwa membuat hye-jin takut
wajah dan tubuh chin-hwa merah dan muncul ruam-ruam
"cepat telpon dokter lie untuk segera datang" teriak kepala pelayan kepada pelayan lain
"kek apa ada air kelapa ?" tanya hye-jin kepada kepala pelayan
"ada, tapi untuk apa ? "
"cepat bawakan kemari kek" pinta hye-jin kepada kepala pelayan
setelah air kelapa itu di bawakan hye-jin langsung bergegas meminumkan air kelapa itu kepada chin hwa yang sudah mulai hilang kesadarannya itu
sesaat kemudian dr lie datang, kemudian dia langsung mengecek keadaan chin-hwa, dan bertanya
__ADS_1
"siapa yang telah melakukan pertolongan pertama tadi ? tanya dr lie
"nyonya dok" ungkap kepala pelayan
"kerja bagus nona" puji dr lie kepada hye-jin
"terima kasih dok" jawab hye-jin
tetapi hye-jin tidak merasa senang karna penyebab chin-hwa terkapar di kasur saat ini adalah karna dia sendiri
"nak hye-jin sebaiknya anda makanlah dulu sejak tadi malam nak hye-jin belum makan, pagi inipun nak hye-jin belum sempat makan" terang kepala pelayan
"nona alergi tuan chin-hwa sangat parah, jadi kedepannya nona mesti memperhatikan makanannya, dan ini saya meresepkan obat yang akan di konsumsi oleh guan chan-hwa" imbuh dr lie
" baik dok, saya akan memperhatikan makanan tuan" ucap hye-jin sambil mengambil resep obat dari dr lie
malampun menghampiri dengan disertai ciri khas dari hembusan angin malam yang menyegarkan, perlahan angin itu membangunkan penguasa kota B itu, sayup2 dia melihat ada wanita yang duduk di sampingnya dan tertidur dengan lelap tatapi dari wajahnya terlihat kelelahan dan bibirnya terlihat pucat
"hye-jin, hye-jin", chin-hwa membangunkan hye-jin,, seketika hye-jin terbangun dan kaget lalu bertanya
"tuan kamu sudah bangun ?, apa perlu saya ambilkan minum ? "
__ADS_1
kemudian dia bergegas mengambilkan air minum, tetapi baru saja dia bangun untuk beranjak pergi dia langsung jatuh pingsan
chin-hwa teriak dan memanggil kepala pelayan
"ada apa tuan ? belum selesai dia bertanya di melihat kondisi hye-jin langsung menuju ke arah hye-jin untuk membantunya berdiri
"buatkan nyonya bubur" teriak kepala pelayan kepada pelayan
sesaat kemudian setelah hye-jin makan, rona wajahnya muncul kembali
"apa kamu gila ? kamu tidak makan dari semalam sampai saat ini ? kalau terjadi lagi kejadian seperti ini maka saya akan mendenda kamu dan hutang kamu makin bertambah" kecam chin-hwa kepada hye-jin
"jangan tuan lain kali aku nggak akan seperti ini lagi, maafkan aku tuan, aku hanya merasa bersalah atas kejadian tadi pagi sehingga tidak ada waktu untuk memikiran makanan tuan" terang hye-jin
"hmmmm bagaimana yah saya merasa di rugikan loh, apa perlu kerugian ini saya masukkan kedalam hutang kamu yah ? 🧐🤔" canda chin-hwa
"aahhh tuan pliss jangan dong tuan, saya akan lakukan apapun agar tidak menambah hutang saya lagi tuan" imbuh hye-jin
"hmm lakuin apapun yah ? hmmm kira-kira apa yah yang buat saya senang ? untuk saat ini saya belum memiliki ide, tetapi jika saya sudah mempunyai ide saya akan tagih kembali' terang chin-hwa
huh dasar manusia es, gumam hye-jin
__ADS_1