Terpaksa Menikahi CEO Tampan

Terpaksa Menikahi CEO Tampan
part 42


__ADS_3

drttt...drttt... handphone hye jin berdering


"hye jin, kamu di mana ? ayo kita barengan ke tempat kerja... " hyun ki


"ahhh nggak usah bos, biar aku naik bus saja" tolak hye jin secara halus


"tapi aku sekarang sudah ada di depan kampusmu" hyun ki sembari melambaikan tangan ke hye jin saat hye jin balik ke arah jalan


saat ini para mahasiswa maupun mahasiswi sedang mengerumuni hyun ki, bukan hanya wanita yang ngiler saat melihat ketampanan dan mobil mewahnya tetapi para pria pun tak luput dari itu mereka sangat mengagumi sosok hyun ki secara dia seperti sosok yang di ciptakan oleh Tuhan dengan sempurnah


"awww....hey kalau mau berhenti bilang - bilang dong sakit tau, kamu lihat apa sih ?" mahasiswa yang kejedot saat temannya tiba - tiba berhenti untuk sejenak mengagumi ciptaan sang khalik


"bussseeettt dah,,, siapa tuh ? tampan bingits" seorang mahasiswi yang terpesona ketika melihat hyun ki


"hmmm pantasan tiba - tiba berhenti padahal biji mata sudah berurat melototi pria tampan yang memakai rolls royce di seberang sana, yah wajar sih kamu terpesona... secara siapa juga yang nggak suka keindahan, kecantikan dan ketampanan, aku juga begitu kalau sedang melihat hye jin sang bunga kampus, bawaannya ingin melihat terus nggak mau berpaling dari wajahnya yang rupawan itu,, tapi aku sadar diri kalau aku ini bagai ampas pup jadi nggak berani bertegur sapa apalagi jika mau ajak kenalan pastinya nyali udah ciut duluan"


"siapa yang menelponmu hye jin ?" kawan - kawan hye jin penasaran


"aduh bos ku menelpon, katanya dia ada di sini jadi sekalian mau ngajak ke tempat kerja bareng" hye jin


"oh yah...baik banget bosmu, aku jadi penasaran loh sama bosmu yang baik hati itu, jarang - jarang loh dapat bos yang bela - belain di tengah kesibukkannya mau menjemput karyawannya" bora dan chan mi penasaran, terkecuali dasom... dia sudah tidak merasa penasaran lagi karena dia sudah pernah bertemu dengan hyun ki


"hye jin" tiba - tiba hyun ki menghampiri hye jin dan kawan - kawannya


"hey lihat - lihat, lelaki tampan itu menghampiri si bunga kampus kita" mahasiswa


"addduuuhhhh aku mencium aroma - aroma ambang kesold outannya si bunga kampus nih,,, siap - siap kalian merasakan fraktur hepar yah" mahasiswa yang melihat kedekatan mereka


"boleh juga yah si hye jin, kentara banget matrenya menggaet si pria kaya" mahasiswi

__ADS_1


ada yang mengagumi hye jin karena telah membuat pria kaya datang menjemputnya dan ada pula wanita yang iri kepadanya.


"addduuhhh bos,, kenapa bos ke sini ? harusnya kan saya yang menghampiri bos ke sana" ucap hye jin yang merasa tak enak


"nggak apa - apa kok, itung - itung olahraga" hyun ki


" h... hy.. hye jin,,, apakah dia betul - betul bosmu ?" chan mi dan bora mangap


"iya.... oh iya bos... kenalkan ini teman - temanku, yang di tengah namanya bora, ujung kanan chan mi dan ujung kiri harusnya nggak usah di perkenalkan kan ? karena waktu di bandara udah saling kenal hehhe" hye jin


"ahhhh... curang kamu hye jin, selalunya kita berdua yang nggak tau apa - apa di sini, kita selalu dapat ampas - ampas dari cerita inti kalian" bora dan chan mi kembali merajuk


"hehehe,,, iya dong... siapa suruh kalian selalu sibuk..." ejek dasom sambil mengolok - olok bora dan chan mi dengan mengeluarkan lidahnya


"hehhe... sudah - sudah bagaimana untuk menebus keterlambatan berita dari hye jin, aku traktir kalian di restoranku" hyun ki mencoba mengambil inisiatif


mendengar kata traktiran langsung semua teman - teman hye jin bersemangat dan tidak jadi berlarut - larut dalam rajukannya, secara restoran hyun ki merupakan salah satu restoran yang paling terkenal mewah dan berstandar internasional hanya orang - orang kalangan atas saja yang bisa makan di restoran itu, adapun yang kalangan standar sepertintrio macan ... hanya bisa memesan makanan yang paling murah saja yang ada di restoran itu.


"iya bos... terlalu mahal kalau mau mentraktir kami di restoranmu, di pinggiran jalanpun kami sudah senang kok" bora dan chan mi menimpali


"nggak kok, santai saja kalian... ayo kita berangkat" hyun ki memaksa


karena melihat ketulusan hyun ki teman - teman hye jin terpaksa ikut, tetapi bora dan chan mi menaiki mobil dasom.... sedangkan hye jin bersama dengan hyun ki menaiki mobil rolls royce miliknya.


setibanya di depan pintu mobilnya, hyun ki cepat - cepat menarik pintu dan mempersilahkan hye jin untuk masuk


hye jin merasa perlakuan hyun ki sangat berlebihan dalam melayani dirinya yang hanya seorang karyawan


"bos harusnya aku yang membukakan pintu untuk bos, bukannya kebalikan" hye jin protes

__ADS_1


"nggak apa - apa kok, malah aku senang jika setiap hari melayanimu" ucap hyun ki sambil tersenyum tipis dengan menawan


"setiap hari melayaniku ? maksud bos apa yah ?" hye jin membatin


ketika mereka sampai di restoran hyun ki, mereka kemudian di suguhi dengan berbagai macam hidangan yang sangat enak dan mahal yang belum pernah mereka makan sebelumnya terkhusus bora dan chan mi


"hmmm steek ini benar - benar enak" mereka sangat terharu dengan cita rasa makanan itu, chan mi dan bora mengunya makanannya dengan sangat lama seakan - akan mereka tidak rela untuk segera menelan daging yang sangat berkwalitas itu


setelah mereka selesai makan dan balik ke rumah masing - masing, hye jin mulai bekerja sebagaimana biasanya... dan ketika hye jin akan pulang... hyun ki memanggilnya untuk segera keruangannya


tok...tok...tokk (pintu hyun ki)


"bos, anda memanggil saya ?" hye jin


"ya, silahkan masuk" hyun ki


"bagaimana pekerjaan hari ini apakah berjalan dengan lancar ? hyun ki


"ya, berjalan dengan lancar bos... malah hari ini sangat banyak pelanggan berdatangan, mungkin ini merupakan balasan dari Tuhan atas kebaikan dari bos yang telah mentraktir kami tadi hehe" hye jin


"oh yah syukurlah kalau begitu" hyun ki berdiri dari kursinya dan kemudian mendekati hye jin


"hye jin,,, sebenarnya aku memanggilmu ke sini adalah untuk menanyakan sesuatu hal padamu" hyun ki


"menanyakan apa bos ?" hye jin


"aku ingin bertanya, jika seorang lelaki terus memikirkan seorang wanita.. entah itu di saat makan, ketika hendak tidur, sedang nyantai dan bahkan saat bekerjapun lelaki itu terus memikirkan wanita itu,, dia tidak bisa konsentrasi jika belum melihat wanita itu...menurutmu itu kenapa yah ?" hyun ki


"ohhh itu kasusnya sama saat bora sedang jatuh cinta dulu pada kekasihnya saat ini bos... nampaknya lelaki yang bos maksud itu sedang jatuh cinta pada wanita itu" hye jin

__ADS_1


"jadi maksudmu.. aku sedang jatuh cinta padamu ?, karena lelaki yang kuceritai itu adalah aku sendiri, sementara wanita dalam cerita itu adalah dirimu hye jin" hyun ki


__ADS_2