
Alicya pun menyerah dengan sikap Sonya karena Sonya tidak pernah sadar dengan kesalahannya.
"Terserah kau saja mau mendengarkan ku atau tidak.. pokoknya yang jelas masalah ini sudah selesai dan mulai sekarang kau tidak boleh mencari aku ataupun Gea lagi untuk meminta ganti rugi atas barang-barang yang sudah aku hancurkan..",ujar Alicya yang sudah mulai angkat tangan mengahadapi Sonya.
"Hah..hanya orang seperti kalian yang memikirkan hal seperti itu..barang seperti itu ada banyak sekali di rumah ku..",ucap Sonya dengan angkuhnya.
Sementara Alicya,dia tidak bisa berhenti tertawa melihat sikap angkuh Sonya dengan hidung bengkoknya.
"Hahaha..memang kami ini orang miskin,jadi..untuk itu orang miskin seperti kami akan pergi dan tidak akan mengganggu pemandangan nona besar seperti mu..",jawab Alicya sembari tertawa.
"Sudah..sudah..karena masalah sudah selesai dan berakhir dengan damai untuk itu kami akan membebaskan kalian semua,dan kalian boleh meninggalkan kantor polisi ini dan kembali ke rumah masing-masing..",ucap salah seorang polisi di ruangan tersebut.
Melihat Sonya yang masih tidak mau berhenti berbuat ulah,membuat tuan Geraldine naik pitam.
"Sudah hentikan Sonya!!kau jangan membuat ulah lagi!!sudah cukup kita dipermalukan..",hardik tuan Geraldine
"Tapi Daddy...",belum juga Sonya meneruskan kata-katanya tuan Geraldine sudah menarik tangan Sonya untuk keluar dari kantor polisi tersebut.
Sonya yang tidak pernah mendapatkan perlakuan seperti itu dari tuan Geraldine pun menjadi sangat sedih,dengan menangis ia mengikuti tuan Geraldine memasuki mobilnya.
Sementara itu,di dalam kantor polisi tinggalah Alicya,Gea dan kedua orangtuanya serta tuan Edo.
"Tuan Edo.. terima kasih atas bantuannya,lain kali aku akan mentraktir anda untuk makan bersama...",ucap Alicya dengan senyum bahagia.
"Baiklah..aku tunggu traktiran makannya..",jawab tuan Edo denga senyum ringannya.
__ADS_1
"Okee..nanti kita atur waktunya kapan,karena sepertinya mentraktir orang seperti anda ini tidak mudah,karena anda adalah orang yang sangat sibukk..",ucap Alicya sembari tertawa.
"Kau ini bisa saja..tenang saja..kalau kau yang mentraktir aku akan meluangkan waktuku untukmu..", gurau tuan Edo.
Disaat mereka melakukan obrolan ringan tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara wanita paruh baya dengan nada tinggi.
"Gea!!ibu dan ayah berkali-kali sudang bilang padamu ,Alicya bukanlah gadis baik-baik.. lihatlah dia, kecil-kecil sudah bekerja di club..jangan karena gadis itu sudah memanggil orang untuk membantu menyelesaikan masalah ini maka dia adalah gadis yang baik..kau tahu lama kelamaan gadis itu pasti akan membuatmu menjadi gadis nakal juga!!",ucap ibu Gea yang sedang memarahi Gea.
"Ibuu...aliss bukan orang seperti itu, walaupun alis bekerja di club tapi pekerjaan alis adalah pekerjaan betulan..",elak Gea,ia masih mencoba membela sahabatnya, Alicya.
"Tidak ada orang baik-baik yang bekerja di club..",ujar ibu Gea.
"Pokoknya ibu tidak mau tahu..kau harus berhenti berhubungan dengan gadis itu,dia bukan gadis baik-baik ibu tidak mau kau terpengaruh dengannya dan menjadi gadis nakal sepertinya..",lanjut ibu Gea
"Lagipula coba kau lihat!!kalian itu tidak sama..kalian berdua tidak berada dalam dunia yang sama.. seharusnya untuk kedepannya kau itu berteman dengan orang seperti putri dari tuan Geraldine!!",hardik ibu Gea.
"itu artinya dia menyerah dengan dirinya sendiri...",ibu Gea yang merasa kesal karena anaknya selalu membela sahabatnya itupun lantas memukuli Gea.
"Auuwhhh...ibuu...bahkan walaupun ibu memukuli ku seperti ini aku tetap akan bersahabat dengan Alicya dan aku tidak akan meninggalkan nya..",ucap Gea.
Alicya hanya mendengarkan dan melihat gea yang dipukuli ibunya tanpa berkata apapun.Ia bingung harus berbuat apa,di satu sisi dia merasa senang karena Gea sudah membelanya di depan kedua orang tua Gea.Tapi disisi lain,ia pun merasa kasihan dengan Gea,benar apa yang dikatakan oleh ibu Gea,selama ia bersahabat dengan Gea,gea selalu mendapat masalah akibat ulahnya.
Sementara di seberang telepon sana,Dicko mengepalkan tangannya ketika mendengar ibu Gea sedang merendahkan Alicya.Dan entah mengapa semakin lama membuatnya semakin terusik dan tidak tahan ingin masuk ke dalam kantor polisi tersebut untuk menghampiri mereka.
Dan,tuan Edo sepertinya mendapat firasat buruk.Ia merasa sesuatu yang buruk akan terjadi beberapa saat lagi.Dan benar saja sepersekian detik kemudian ia mendengar seseorang menutup pintu mobil dengan kasar dan suaranya cukup keras sampai terdengar ke dalam kantor polisi.Tuan Edo melihat Dicko dengan wajah kelamnya berjalan menghampiri orang tua Gea.Dan hal itu pun tak luput dari pandangan Alicya,ia pun merasa kaget karena melihat Dicko yang tiba-tiba ada di kantor polisi.Namun Alicya bertanya dalam hati,untuk apa Dicko malah menghampiri orang tua Gea dan bukannya menghampiri dirinya?
__ADS_1
"Tuan Edo..kenapa Dicko bisa ada disini?",tanya Alicya sembari berbisik.
"Emm..itu... sebenarnya...saat kau menelepon ku tadi.. kebetulan aku sedang bersama dengan dicko untuk membicarakan proyek kerjasama antara perusahaan ku dengan perusahaannya sembari minum teh..",jawab tuan Edo dengan senyum pahitnya.
Alicya pun menutup wajahnya karena bingung,dalam hatinya bertanya-tanya untuk apa dicko datang ke kantor polisi pada saat semua masalah nya sudah selesai?
"Apa menurut kalian semua yang bekerja di club berarti orang jahat?",tanya Dicko tiba-tiba kepada orang tua Gea.
Orang tua Gea merasa kaget melihat seorang laki-laki yang berpakaian mahal dan elegan dan juga sepertinya bukan dari kalangan orang biasa datang menghampiri mereka dan bertanya seperti itu.
"Bu..Bu..bukankah begitu?se..se..seorang ga..gadis dengan wajah cantik bekerja di tempat seperti itu..apakah bisa jadi lebih baik??",jawab ibu Gea dengan sedikit terbata-bata.
"Jika kalian kehilangan pekerjaan kalian, sementara anak kalian harus kuliah dan yang tertinggal hanyalah pekerjaan sebagai cleaning servis di sebuah club..apa kalian akan bekerja di tempat itu atau kalian akan tidak bekerja saja???jawab!!",tanya Dicko kembali.
"ma..ma..mana mungkin..ka..ka..kami akan ke..ke..kehilangan pekerjaan??",jawab ayah Gea.
"Ohh..tentu saja bisa...aku yang akan membuat kalian kehilangan pekerjaan segera!!! sekarang juga!!dan bahkan kalau perlu detik ini juga!!",ucap Dicko lantang penuh dengan penekanan.
bersambung sayang...
hallo readers..semangat pagiii...selamat hari Senin..
Berhubung ini hari Senin, author mohon keikhlasan hati dari readers semua untuk memberikan vote untuk karya author,like,komen dan gifts nya juga sangat bolehh...
terima kasih..
__ADS_1
happy reading dears 🤗😘