
saat itu kepala perusahaan grub PCC bangun dari sujudnya, karena dia merasa rencana kerjasama dengan perusahan chin hwa tidak bisa di selamatkan lagi, jadi dia merasa sudah tidak perlu bersujud pada chin hwa lagi.
drk...drk...drk... handphone pemilik perusahaan grup PCC berbunyi
"heh kau lihat, ini ada sekretaris bos hyun ki dia menelpon ku karena memang aku adalah rekan penting nya bos hyun ki, jadi saat ini dia pasti sangat membutuhkan ku, aku harus cepat - cepat mengakat nya untuk membicarakan masalah pekerjaan" pimpinan perusahaan grup PCC pamer untuk memperlihatkan kalau dia sangat di butuhkan oleh saingan chin hwa itu
"cih hanya seorang bawahan saja tapi lagaknya minta ampun" (chin hwa)
"apa ?" (pimpinan perusahaan grup PCC)
dia seketika mematung setelah mendengar apa yang di katakan oleh sekretaris hyun ki lewat telpon itu
"ohhh tidaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkk aku benar - benar hancur hari ini" pimpinan perusahaan Grup PCC teriak - teriak seperti orang gila saat ini
"bapak, apa yang terjadi, kenapa bapak teriak - teriak seperti ini ?" anak mesum itu bertanya pada bapak nya
"mereka sudah mengetahui kalau selama ini kita melakukan korupsi, oleh sebab itu mereka memutuskan kontrak kerja kita dengan mereka di tambah lagi kita harus membayar kompensasi atas semua kerugian itu, kita akan benar - benar bangkrut sekarang hu hu hu hu....." (pimpinan perusahaan grup PCC )
flash back
setelah yoo joon menanyai para tamu undangan yang sejak tadi berada di tempat kejadian itu tentang apa yang sebenarnya terjadi, dia langsung menanyai hyun ki
" bro apa yang akan kamu lakukan pada perusahaan grub pcc itu ? masa kamu hanya akan membiarkan nya saja, dia sudah melecehkan pasangan mu loh ?" tanya yoo joon pada hyun ki
hyun ki diam saja dan tak menanggapi pertanyaan yoo joon, entah kenapa seolah - olah saat ini dia sedang terbakar oleh api yang membara saat dia mendengar bahwa hye jin di lecehkan oleh manusia mesum itu, kemudian dia mengambil handphonenya dan melakukan panggilan suara, di balik suara itu terdengar suara lelaki yang mengiyakan perintah dari hyun ki.
ara seketika melepas tangannya yang sedari tadi menggandeng tangan hyun ki, dia takut melihat ekspresi hyun ki saat itu, karena sejak dia mengenal hyun ki ara tidak pernah melihat ekspresi seperti itu terpampang pada wajah tampan nya itu.
"hanya karena wanita itu hyun ki marah pada rekan kerja nya, dan memutuskan hubungan kerja nya dengan berdalih dia melakukan korupsi.. aku tidak akan membiarkan nya awas saja kau wanita sialan" batin ara
"keamanan, di mana tim keamanan" chin hwa
"siap bos ada perintah apa ?" pihak tim keamanan hotel
__ADS_1
"usir lah pria dan anaknya itu, mereka telah membuat kegaduhan di hotel ini" perintah chin hwa pada tim keamanan hotel
"siap bos" tim keamanan hotel
setelah chin hwa memerintahkan tim keamanan hotel itu untuk mengusir para hama yang membuat kegaduhan itu, dengan segera chin hwa menarik hye jin
"tuan apa yang kamu lakukan, lepaskan tanganku?" hye jin berusaha melepaskan tangannya dari genggaman chin hwa
"diam lah, aku belum buat perhitungan denganmu mengenai malam itu" ucap chin hwa
"tapi tuan, aku kan sudah menjelaskannya padamu tentang itu" hye jin
"hey, awas yah sekali lagi kamu memanggilku tuan, kamu lihat saja apa yang bakal aku lakuin ke kamu" ancam chin hwa
"lalu kalau bukan tuan aku harus memanggil mu apa ?" tanya hye jin penasaran dengan apa yang akan di lakukan oleh manusia gunung es ini
"panggi aku dengan kata sayang" chin hwa
"aku nggak mau, enak ajha yah kamu menyuruh - nyuruh aku dengan hal yang tidak aku sukai" hye jin
"ahhh tidak tidak, aku tidak mau menambah hutang lagi, baiklah jika memang itu kemauan mu" hye jin menyerah dengan perdebatan mereka, dia sadar dia tidak akan menang jika berdebat dengan chin hwa
"hmmm gitu dong" chin hwa tersenyum puas
"hye jin ayo kita balik acara nya sudah mau selesai" tiba - tiba hyun ki berdiri di depan mereka
"ayo" spontan hye jin mengiyakan ajakan hyun ki
"nggak usah, kamu bisa kembali sendirian saja, istriku biar aku saja yang antar sampai ke kota B" ucap chin hwa pada hyun ki
"kamu tidak bisa memutuskan secara sepihak, mengenai itu kita bisa mendengar jawaban dari hye jin apakah dia mau pulang dengan ku atau pulang dengan mu" kekeh si hyun ki
"hye jin cepat putuskan" perintah chin hwa pada hye jin dengan tatapan ancaman
__ADS_1
"ah oh,, maaf bos hyun ki, kebetulan dia berada di kota D jadi aku akan pulang dengan nya bos" hye jin
"baiklah jika maumu seperti itu, hati - hati yah di perjalanan pulang nanti" ucap hyun ki dengan penuh perhatian
melihat perhatian hyun ki pada hye jin seketika chin hwa langsung geram di buatnya
"istriku tidak perlu kau perhatikan ada aku di sini yang akan memperhatikannya, tidak perlu dengan segala basa basi mu itu, sayang ayo kita naik ke kamar, aku sudah capek menghadiri kegiatan ini, butuh sebuah pijatan yang lembut" ucap chin hwa
"huh laki - laki ini seenak jidat nya ajha yah memerintah orang tidak melihat situasi dan kondisi nya kek gimana, dasar bikin malu - malu ajha" batin hye jin
"sayang kamu dengar nggak sih ?" chin hwa
"i.. iyaaa s.. sa..sayang, bos kami duluan dulu yah" hye jin
"iya" hyun ki yang berusaha tegar tetapi dalam hati terbakar oleh api cemburu
kemudian hyun ki berjalan keluar, dia cepat - cepat keluar karena dia tidak ingin memperlihatkan ekspresi nya saat ini pada yang lainnya, tetapi ara melihat itu semua, biasalah ara suka sekali memantau hyun ki
"bos chin hwa bagaimana dengan kami, apakah tidak jadi meeting ?" para perushaan lain nya
"hmm aku sekarang sudah lelah dengan masalah barusan, aku akan beristrahat sejenak nanti sekitar jam 8 malam baru kita lanjut lagi" ucap chin hwa pada para perusahaan lain nya yang ingin melakukan kerjasama dengan chin hwa
"baiklah kalau begitu bos chin hwa, kami akan selalu menunggumu"
kemudian chin hwa dan hye jin menuju kamar pribadi milik chin hwa
"ahhh lelahnya" chin hwa langsung merebahkan badannya di atas tempat tidur
"hey kenapa kau hanya menempel di pintu ? " tanya chin hwa pada hye jin
" apa kita berdua akan tidur di sini ? aku nggak mau 1 kamar denganmu, aku kira kamu hanya akan mengantarku ke kamar ku dan kamu menempati kamar mu sendiri juga" hye jin
" hey saat ini kamar hotel sedang full, sudah tidak ada kamar kosong lagi, kamu fikir aku juga mau sekamar denganmu ? hmm mimpimu ketinggian gadis " chin hwa
__ADS_1
"sudahlah terima saja yang ada, lagian kita harus latihan tidur bareng karena ibu da ayah ku sekarang datang mengunjungi kita di kota B, kan tidak mungkin di depan mereka kita tidur terpisah" lanjut chin hwa