Terpaksa Menikahi CEO Tampan

Terpaksa Menikahi CEO Tampan
bab 73


__ADS_3

Saat Alicya dan Gea mengobrol,Gea tidak sengaja melihat luka di bibir Alicya


"Aliss.. apa yang terjadi??kenapa bibir muterluka??",tanya Gea.


"ini..sudahlah Gea,ini hanya luka kecil dan tidak ada masalah apapun..ohh ya..satu lagi Gea,jangan memanggil ku alisss,aku tidak suka...",ucap Alicya dengan memanyunkan bibirnya.


Melihat Alicya yang tak ingin bercerita kepadaku,jadi Gea tidak mendesak nya lagi.kemudian Gea mencairkan suasana dengan mengajak Alicya bercanda.


"hahaha..kenapa bukankah dari kecil aku selalu memanggil mu begitu??",Gea terkekeh melihat wajah kesal Alicya.


"Iyaa dan aku selalu protes ketika kau memanggilku seperti itu..",seru Alicya.


"Dan aku tidak perduli..karena itu panggilan kesayangan ku untukmu...",timpal Gea sembari tertawa.


"Terserah kamu saja lah...",ucap Alicya,karena walaupun ia menolak dipanggil seperti itu tapi Gea tetap memanggilnya dengan panggilan alis,karena menurut Gea itu adalah panggilan kesayangannya untuk Alicya.


"Oh ya Alis..bukankah katamu Tante Sari keadaannya sudah lebih baik tapi kenapa masih tinggal di rumah sakit?",tanya Gea kemudian.


"Walaupun ibu keadaannya jauh lebih baik,kata dokter akan lebih baik jika ibu tinggal di rumah sakit untuk memudahkan para dokter mengontrol keadaan ibu setiap harinya..setidaknya sampai ibu selesai melakukan operasi transplantasi ginjal..kalau ibu tinggal di rumah aku yang kasihan karena ibu harus bolak-balik ke rumah sakit,pasti akan capek sekali dan tentunya juga akan mempengaruhi keadaan ibu juga..",jawab Alicya .


"Syukurlah..aku ikut senang alis,aku doakan semoga Tante Sari segera mendapatkan donor ginjal yang sesuai agar operasi transplantasi ginjalnya segera dilakukan dan berjalan dengan lancar..",ucap Gea tulus.


"Ohh iyaa alis..berarti kalau Tante Sari sudah sembuh itu artinya tidak lama lagi kau akan melanjutkan kuliah disini juga...",tanya Gea dengan wajah ceriahnya.


"Emm..untuk saat ini aku belum memikirkan untuk melanjutkan kuliah..."jawab Alicya dengan senyum pahitnya.

__ADS_1


"Ohh iyaa...apa kau sudah makan??bagaimana kalau aku menraktirmu Karena aku baru saja gajian..",ucap Alicya untuk mengalihkan pembicaraan.


Gea sangat mengerti dan tahu betul keadaan Alicya,Alicya harus bekerja keras untuk membayar pengobatan ibunya.Bisa jadi untuk membayar biaya kuliah juga tidak mampu,karena kehidupan Alicya dan ibunya saat ini hanya bergantung pada Alicya,jadi Gea tidak berkata apapun lagi.


"Kau tidak perlu mentraktir ku aliss..lebih baik uangnya untuk biaya pengobatan Tante Sari saja..",ujar Gea sembari tersenyum.


"Kita makan di kantin kampus saja yukkk...setelah itu nanti aku akan mengajak mu untuk berkeliling kampus...",ajak Gea dan Alicya mengangguk sembari tersenyum.


Kemudian mereka berdua melangkahkan kakinya menuju kantin kampus dengan bergandengan tangan.Sesampainya di kantin.


Pada saat Alicya menghubunginya tadi Gea sedang makan bersama temannya,lalu ia izin sebentar kepada temannya untuk menjemput Alicya yang sudah menjadi depan kampus.Namun Gea melihat temannya yang tadi makan bersamanya di kantin sudah tidak ada lagi.Jadi ia memutuskan untuk memesan makanan kembali.


"Duduklah disini aliss.. sebentar aku akan memesankanmu makanan..",Gea menyuruh Alicya untuk menunggunya di bangku yang ada di kantin.


"Eummm...Gea,makanan di kantin kampus ini lumayan enak...",ucap Alicya tiba-tiba.


"Tentu saja...karena disini kan tempat melatih calon artis terkenal masa depan jadi makanannya pun harus baik",jawab Gea bangga, kemudian mereka berdua tertawa bersama.


"oh iyaa Gea..kau juga sekarang terlihat semakin cantik..",puji Alicya.


"Ohh itu..itu karena akhir-akhir ini ada casting di kampus jadi aku harus berdandan,jika aku bisa terpilih dan terkenal maka aku nanti bisa menghidupi mu aliss...dan setelah itu kedepannya kau tidak perlu melakukan apapun,kau hanya cukup berdiam diri di rumah saja..",ucap Gea.


"Hahaha..kalau begitu aku akan menunggu mu menjadi terkenal Gee...",ucap Alicya sembari tertawa.


Disaat mereka berdua sedang mengobrol dan bercanda dengan riang, tiba-tiba ada suara seorang wanita yang terdengar seakan menyindir Gea.

__ADS_1


"Apakah kau tidak malu bermimpi di siang bolong,Gea..",ujar wanita tersebut sembari tertawa mengejek.


Alicya melihat ke arah sumber suara,dia melihat ada sekumpulan gadis dengan pakaian sangat modis dengan tatapan penuh ejekan dan menyindir ke arah mereka.Bisa dibilang mungkin para gadis tersebut adalah Genk cewek popular di kampus tersebut.


"Apa kalian tidak tahu..bahwa tidak sopan menyela pembicaraan orang lain,pada saat orang tersebut sedang mengobrol ",ucap Gea dengan tegas.


"Hahaha..aku tidak perduli,karena aku suka melakukannya..aku senang melihat kau tidak senang..",ujarnya sembari tertawa jahat dan diikuti dengan beberapa teman lainnya yang ikut tertawa pula.


"Gaeess..rupanya sekarang dia mulai berani melawan kita,dan heii lihatlah dandanan si cupu itu..apa dia sedang berusaha menyaingi kita,hahahah", sahut salah satu gadis yang menyindir Gea


"Norak, kampungan..dia tidak akan bisa menyaingi kita..karena seleranya sungguh sangat jauh berbeda dengan kita..lihat gayanya yang kampungan tidak ada apa-apa nya dengan gaya kita yang selalu terlihat anggun dan modis..",timpal yang lainnya.


Dan masih banyak lagi kata-kata yang merendahkan Gea dari sejumlah gadis tersebut,namun Gea sama sekali tidak terpengaruh.ia masih saja bisa tenang menghadapi mereka.


Alicya benar-benar terkejut dibuatnya,ia fikir kehidupan Gea saat kuliah berjalan dengan mulus, teman-teman kuliahnya sangat baik karena Gea pun tak pernah bercerita sedikitpun tentang teman-teman di kampusnya,ia hanya menceritakan baiknya sak kepada Alicya selama ini tapi apa yang Alicya lihat saat ini,mereka malah merendahkan Gea dan menghinanya bahkan mereka sama saja seperti sudah menindas Gea dan Alicya tidak suka.


Alicya sepertinya mulai terpancing emosi mendengar Gea di hina dan direndahkan seperti itu terus menerus namu Gea menggenggam tangan Alicya dan tersenyum berharap Alicya tidak terpancing dengan kegaduhan yang sudah para gadis itu buat.


Namun Alicya malah memelototi Gea,seakan bertanya kenapa tidak kau lawan saja orang seperti mereka tapi Gea menggeleng sembari tersenyum.Bagi Gea mendapatkan perlakuan seperti itu sudah jadi santapannya sehari-hari jadi ia tidak terlalu kaget dengan perlakuan mereka.


Gea memang tidak pernah menceritakan tentang teman-teman yang sering menindas dan menghinanya,karena ia tak mau keluarganya tahu dan menjadi sedih karena Gea sering mendapatkan perlakuan seperti ini dari teman-temannya.


bersambung gaess...


happy reading dears 🤗😘

__ADS_1


__ADS_2