Terpaksa Menikahi CEO Tampan

Terpaksa Menikahi CEO Tampan
part 8


__ADS_3

"oh yah tuan aku masih boleh kuliah dan kerja kan ?,," tanya hye-jin


"boleh saja asal pulang tidak boleh lewat dari jam 10 malam, kalau pulang lewat dari itu, tidur di luar ajha" ancam chin-hwa


wah kejam bener pria es ini, siapa yang akan nikahi lelaki ini, kayaknya nggak akan ada yang betah sama dia kalau begini kelakuannya, untung saja aku dan dia cuma nikah kontrak (batin hye-jin)


"hey kamu dengar nggak apa yang aku omongin ? malah diem ajha kek patung!"


"dengar, dengar...siap, perintah di laksanakan yang mulia"


"apaan sih nggak usah lebay deh" celutuk chin-hwa


"oh yah tuan dalam surat perjanjian itukan yang disepakati agar hutang saya lunas selama setahun itu 5 milyarkan bos, trus kalau saya ada kesalahan seperti tadi pagi itu, berarti di hitung hutang baru yah tuan? tanya hye-jin yang serius menanggapi pernyataan chin-hwa tadi

__ADS_1


"iya,,, jadi selama setahun jika kontrak sudah selesai 5 milyar itu akan lunas tetapi tidak dengan hutang barumu, makanya kamu harus hati-hati agar tidak membuat masalah" pungkas chin-hwa dengan wajah datarnya


drt...drt...drt handphone hye-jin berdering, dilayarnya tertulis nama bora, salah satu sahabat hye-jun


"aku ke kamar dulu yah tuan" hye-jin pamit undur diri kepada chin-hwa


"yah segeralah keluar, aku masih banyak pelayan yang urus kok, tidak butuh kamu lagi" ketus chin-hwa


setelah hye-jin keluar dari kamar chin-hwa barulah hye-jin mengangkat telpon sahabatnya itu


"halo, hye-jin kamu dimana ? kamu nggak kenapa-napa kan ? aku cari kamu di tempat kerja kamu tapi bos kamu bilang kamu nggak masuk kerja" cemas bora kepada hye-jin


"iyanih kemaren sedang ada urusan jadi nggak sempat masuk kerja, tapi besok setelah pulang kampus aku akan masuk kembali kok" pungkas hye-jin

__ADS_1


"oh baiklah kalau begitu aku fikir terjadi sesuatu padamu, kalau begitu sampai ketemu besok di kampus yah"


"ok"


jam 06.30 hye-jin bangun dan melakukan aktifitasnya seperti biasa, setelah membuat sarapan (semua masakan yang dia masak sekarang tanpa menggunakan telur) dan sarapan kemudian dia beranjak mandi dan bersiap-siap ke kampus,, hyeon sang sekretaris sudah menunggu di depan rumah untuk bersiap mengantar nyonya baru rumah mewah itu, tetapi ditolak oleh hye-jin, dia tidak mau menimbulkan kecurigaan kepada orang lain jika dia naik mobil mewah, dia lebih memilih untuk naik bus.


sesampainya di universitas x dia bertemu dengan sahabat-sahabatnya bora, dasom dan chan-mi.


"hay bagaimana liburan semestermu kemaren apakah menyenangkan ?" tanya dasom kepada kawan-kawannya itu


"aku memanfaatkan liburan kemaren dengan kerja paruh waktu" jawaban yang serentak dari hye-jin, bora dan chan-mi


diantara mereka ber empat dasom adalah anak orang kaya tetapi dia tidak memilih milih dalam berteman dan tetap rendah hati, dia selalu ingin membantu hye-jin tetapi hye-jin selalu menolaknya, sementara chanmi dan bora adalah keluarga yang standar dalam hal kekayaan, hanya hye-jin lah yang dikategorikan keluarga yang kurang mampu, mereka ber empat adalah bunga kampus di universitas x itu, tetapi hye-jin lah yang paling cantik diantara mereka, sehingga banyak pria yang mendekati mereka

__ADS_1


__ADS_2