Terpaksa Menikahi CEO Tampan

Terpaksa Menikahi CEO Tampan
part 22


__ADS_3

"selama ini aku hanya melihat nya di televisi saja, dan ketika aku melihat nya secara langsung aslinya lebih tampan" (tamu undangan itu menatap hyun ki tanpa sekalipun memejamkan mata nya)


"ahhh ini sudah yang membuat ku tidak nyaman jika harus menghadiri acara seperti ini" batin hyun ki (dia merasa tatapan wanita - wanita itu bagaikan hewan buas yang sedang menatap mangsa nya


saat hye jin ingin keluar dan membuka pintu, hyun ki duluan menyambut nya dan menggandeng tangan nya bagaikan seorang pangeran yang melayani ratu tercinta nya, dia sengaja berbuat seperti itu agar para wanita - wanita yang menatap diri nya itu segera bubar dari kerumunan itu, al hasil malah semakin riuh dibuat nya, bagaimana tidak selama ini hyun ki terkenal sangat dingin terhadap wanita dan tak seorang pun yang berhasil mendekati nya, mulai dari artis, model dan anak konglomerat yang mencoba menggaet diri nya tapi hasil nya nihil oleh sebab itu banyak yang mengira hyun ki tidak normal (menyukai sesama jenis)


tapi hari ini, setelah melihat hyun ki membawa seorang wanita ke acara ini dan memperlakukan wanita itu dengan sangat baik membuka mata orang - orang yang menjust hyunnki seperti itu


"hey, ternyata hyun ki menyukai wanita" ucap seorang tamu undangan dengan senang


"iya, aku fikir dia adalah guy, karena selama ini wanita cantik sekalipun yang datang untuk menggodanya dia tidak tertarik sama sekali"


"wah, kalau begitu aku masih ada kesempatan mengejarnya nih hihi"


"sadar diri dong, kamu nggak lihat dia sudah ada pasangan dan pasangan nya sangat cantik dan imut beda sekali sama kamu yang bermuka tua hahah"


"ahh bilang saja kamu juga pengen mengejar nya kan, kamu sengaja membuat ku down agar saingan mu berkurang 1, iya kan ? heheh... eh tapi aku penasaran sama si wanita cantik itu, dia anak konglomerat dari mana yah ? kamu lihat nggak sih gaun yang di pakai nya itu ?"


"iya aku lihat, itukan gaun limited edition yang kemaren baru di perlihatkan oleh desainer terkenal itu"


"iya, betul aku sempat melihat nya kemaren sewaktu menghadiri peragaan busana para desainer terkenal yang acara nya di gelar di hotel hyun ki, kalau nggak salah harga busana itu 30 milyar won"


"wow luar biasa, siapa yah wanita ini aku jadi makin penasaran, barang yang di pakai di tubuh nya semua nya adalah brand - brand terkenal dan harga nya sangat lah mahal"


dari jauh ada seorang wanita yang memperhatikan mereka dengan tatapan yang sangat tajam bagaikan silet, tatapan nya itu seperti akan melukai orang yang di tatap nya itu


"ahhh sial kenapa dia membawa wanita itu di sini" batin ara sembari menggenggam tangan nya dengan erat sehingga urat - urat yang ada di punggung tangan nya yang putih itu terlihat dengan jelas


"hey bro" dari jauh yoo joon menyapa nya


"wow baru kali ini aku melihat ada wanita di samping mu, apakah dia kakak ipar ku ?" tanya yoo joon pada hyun ki dengan mata yang berbinar - binar berharap pertanyaan nya di iyakan oleh hyun ki


"ahhh kau seperti anak anjing jika berekpresi seperti itu, ini kado ulang tahun mu dariku" hyun ki memberikan sekotak hadiah pada yoo joon

__ADS_1


"ahh kau pandai mengalihkan pertanyaan ku sob" sembari membuka kotak hadiah it, ketika dia melihat nya dia sangat senang karena hadiah itu adalah barang yang sudah dia incer sebelum nya


"waowww sob, thanks ini adalah jam keluaran terbaru dari alexander, barang ini sudah ku inginkan dari beberapa bulan yang lalu, kau memang yang terbaik" yoo joon seketika melupakan pertanyaan yang di ajukan oleh hyun ki barusan karena mellihat kado yang di bawa oleh hyun ki itu


"ya ya ya aku tau kamu sangat gila dalam mengoleksi jam tangan" ucap hyun ki, dia sangat tau kebiasaan dan kesukaan sahabat nya itu


"oh yah by the way kenalkan aku yoo joon sahabat dari hyun ki" sambil menyodorkan tangan nya pada hye jin


"aku hye jin" sambil tersenyum dengan manis dan menyambut tangan yoo joon


setelah mereka berkenalan, yoo joon kemudian membisikkan sesuatu pada hyun ki


"hey kau dapat dimana wanita secantik ini ? kamu sangat curang tidak memberitahuku kalau kau sudah memiliki seorang wanita cantik seperti dia, kau tau dari tadi banyak pria yang memperhatikan wanitamu ini, kau harus menjaga nya dengan baik jangan sampai ada yang menerkam nya" bisik yoo joon


setelah mendengar bisikan dari yoo joon itu, dia segera melihat sekeliling nya dan benar saja, para lelaki yang hadir di acara itu semua pangling terhadap kecantikan hye jin, dia berfikir ternyata bukan hanya diri nya yang menjadi pusat perhatian oleh wanita tetapi juga hye jin sedari tadi di perhatikan oleh para pria


"aku langsung dapat menemukan kalian karena kerumunan yang di buat oleh kalian, aku sedih kok aku yang ulang tahun tetapi seolah - olah kalian yang ulang tahun, hmm kalian merebut perhatian para tamu undangan" keluh yoo joon pada hye jin dan hyun ki


mendengar keluhan yoo joon, hye jin hanya tertawa sedangkan hyun ki seakan emosi dan ingin cepat - cepat pulang karena tidak suka dengan tatapan para pria - pria hidung belang itu


"aku menelpon mu dari kemaren tapi kamu nggak mengangkat nya, apa kamu sibuk ? tanya ara yang tiba - tiba masuk diantara hyun ki dan hye jin kemudian memepet badan hyun ki dengan gerakan manja


hye jin tau jika ara sangat tergila - gila pada hyun ki sehingga hye jin berinisiatif pergi dari mereka agar mereka


"aku pergi ambil makan dulu yah" hye jin izin pada hyun ki


"baiklah" hyun ki mengiyakan, hyun ki berfikir mungkin hye jin benar - benar lapar


setelah hyun ki mengiyakan hye jin, dia kemudian pergi menuju ke meja makanan yang telah disediakan untuk para tamu undangan, di sana dia melihat meja makanan yang penuh dengan makanan yang sangat menggugah selera


"wow, ini adalah surga" sambil menyendok makanan dan terlihat di piring hye jin sekarang sudah terdapat banyak makanan yang menumpuk


"hye jin" suara wanita memanggil nya

__ADS_1


hye jin kemudian menoleh ke arah di mana asal suara itu berada


"dasom" hye jin berteriak karena bahagia, dan langsung memeluk dasom dia tidak menyangka akan bertemu dengan dasom di sini


"hey kenapa kamu bisa berada di sini ?" tanya dasom pada hye jin


"aku menemani bos ku, yang ulang tahun itu adalah sahabat dari bos ku" terang hye jin


"benar kah ? oh ternyata sepupu ku yoo joon bersahabat dengan bos mu, aku nggak tau, maklum aku nggak terlalu dekat dengan mereka" pungkas dasom


"oh jadi sepupu yang kamu maksud waktu di bandara itu adalah mereka ?" (hye jin)


"iya, aku senang ada kamu disini jadi ada teman perempuan yang bisa diajak ngobrol, sedari tadi laki - laki hidung belang mengajakku ngobrol ahhh sangat nggak nyaman, jadi aku alasan ke sini, eh kamu mau makan yah ? kebetulan aku juga lapar ayo kita makan" (dasom)


"ok"


mereka kemudian mengambil makanan dan duduk di tempat yang sudah di siapkan


"hey para gadis cantik, kami boleh duduk di sebelah kalian nggak ?"


belum mendengar jawaban dari hye jin dan dasom para lelaki itu langsung menyerobot duduk di samping mereka


"hey siapa nama kalian ? kalian sangatlah cantik, aku sampai pangling di buat oleh kalian, aku bisa minta nomor hp kalian nggk ? siapa tau kita bisa nongkrong bareng, kamu nggak bakal nyesel loh kenal sama aku, aku ini adalah anak satu - satu nya dari grub PCC di kota D ini"


hye jin dan dasom hanya sibuk makan, mereka tidak menjawab pertanyaan dari laki - laki itu


"hey kalian para wanita, kalian nggak menganggap ku yah, jangan kalian fikir kalian cantik yah jadi bisa sok - sok begitu, kamu nggak tau aku siapa yah ?" lelaki itu kemudian mencengkram tangan hye jin karena emosi


"awww" hye jin mendesis kesakitan


"hey, kau menyakiti nya" teriak dasom


kemudian dasom berusaha melepaskan tangan lelaki itu, tetapi dasom malah di dorong sampai terjatuh oleh lelaki itu

__ADS_1


"apa kau pernah mendengar ? pria yang menyiksa wanita itu tak pantas di sebut pria ?" tiba - tiba terdengar suara pria yang menuju ke tempat mereka


"dia hanya pantas di sebut bencong" sambil melepaskan tangan pria hidung belang itu dari hye jin dan mematahkan tangan pria hidung belang itu


__ADS_2