
"hehehhe janganlah kau terlalu pelit begitu sayang, berikanlah kesempatan pada sekretarismu untuk menggemasnya juga, selama hal itu tidak melukai anak kita, mengapa tidak ?" hye jin yang kasian melihat ekspresi sekretaris chin hwa yang merajuk ketika bosnya menolak permintaan dari dirinya.
"hmmmm,, makanya kau menikah saja... aku sudah sering mencarikanmu gadis yang cantik - cantik dan mempunyai latar belakang yang mantap tapi kau tidak mau juga... aku bingung dan heran padamu mungkin kah kau ada kelainan ?" ucap chin hwa penuh selidik
"huh..... aku masih normal, aku masih ingin fokus melayanimu bos, aku belum ingin menikah... nanti jika aku sudah mendapatkan wanita yang aku sukai tanpa bos paksa pun aku yang akan bergerak sendiri" sekretaris chin hwa
"hmmm.. baiklah... kalau seperti itu kemauanmu... kau katakan saja jika kau sudah mendapatkan wanita yang kau mau itu, aku yang akan membiayai pesta pernikahanmu nanti" ucap chin hwa sambil mengusap - usap perut hye jin
"wow dermawan sekali bos chin hwa ini" batin direktur rumah sakit dan dr yoce
"terima kasih bos" sekretaris chin hwa yang tidak kaget lagi dengan kedermawanan chin hwa... dia sudah tau karakter chin hwa jika dia merasa ada pegawai nya yang bekerja keras, jujur, dan setia maka dia tidak akan pelit terhadap karyawan tersebut, apalagi dia yang sudah menemani chin hwa dari awal... yang sudah banyak merasakan lika liku, dan pahit manisnya dalam menemani chin hwa, yang dikatakan chin hwa barusan itu menurutnya merupakan hal yang kecil bagi chin hwa, bagaimana tidak... apartemen yang bernama nazhra the hil yang di tempati olehnya saat ini adalah apartemen yang tekenal paling mewah dan paling mahal yang ada di kota B, dengan 1000 unit tersebar di 50 bangunan, dan masing - masing unit memiliki, ruang tamu, ruang makan terbuka, kolam renang, dan pemandangan pusat kota B yang sangat luar biasa indahnya
nazhra the hil juga memiliki, kompleks gym yang besar dan juga lapangan golf untuk penghuni kelas atas, apartemen ini merupakan apartemen yang hanya bisa di tempati oleh para artis papan atas, pebisnis kaya raya, dan masyarakat kalangan atas saja, bagaimana tidak harga apartemen ini cukup fantastis yaitu 1,5 triliun yang tidak bisa di jangkau oleh para masyarakat kalangan menengah apalagi masyarakat kalangan bawah...
"jadi dok.. aku sudah boleh pulang belum ?" tanya hye jin pada dr yoce
__ADS_1
"sudah bisa nyonya, tetapi ingat saat ini anda tidak boleh stres, kecapean apalagi mengangkat beban yang berat - berat, mengingat kondisi kehamilan anda yang masih terlalu muda takutnya terjadi apa - apa pada janinnya, dan ini aku resepkan obat untuk anda, agar bisa meredekan mual, dan agar anda tidak kekurangan zat besi serta vitamin yang dibutuhkan oleh ibu hamil serta janinnya" sembari meresepkan obat dan di berikan pada suster untuk mengambilkan obat tersebut yang tersedia di loket farmasi.
"baiklah dok, aku mengerti..." ucap hye jin
setelah hye jin menerima resep obat yang diberikan oleh suster itu, mereka kemudian bergegas untuk pulang, chin hwa memegang tangan hye jin untuk membantunya berjalan, dan mengarahkan jalan untuk hye jin dengan hati - hati agar hye jin bisa leluasa berjalan tak ada halangan atau sesuatu hal yang membuat hye jin terjatuh / tersandung.
"sayang... aku nggak sakit berat loh, aku bisa berjalan sendiri,... aku masih bisa lihat ada bahaya atau nggak di depan ku, kamu nggak usah terlalu ekstra sampai segitunya juga, nanti orang - orang melihatmu aneh loh hehehe" hye jin
"heheheh, betul apa yang di katakan oleh nona hye jin tuan, sebaiknya anda tidak perlu melakukan hal itu, karena hal itu dapat menurunkan citra anda sebagai seorang bos besar yang sukses dan disegani oleh banyak orang" direktur rumah sakit ikut nimbrung
"aku lupa memberitahu direktur kalau tuan chin hwa sangat sayang dan mencintai nona hye jin, dia sangat sensitif jika itu mengenai nona hye jin terlihat dari kepanikan tuan chin hwa tadi" batin dr yoce
"hmmmm masa bodoh dengan pandangan orang, aku nggak peduli dengan penilaian mereka, aku hanya ingin istriku dan dede bayi nya aman, dan juga kamu (sambil menunjuk direktur rumah sakit) aku selalu memantau kinerjamu dari dulu kamu nggak ada perubahan sama sekali, ketika yang lainnya bekerja keras, kamu malah hanya santai dan tidur saja kerjamu, kamu datang kerja di saat matahari sudah tinggi, dan pulang lebih cepat dari yang lainnya, aku tanya kamu sekarang... apa kontribusimu terhadap rumah sakit selama ini ?" chin hwa
direktur rumah sakit hanya terdiam dan tak berani membantah apa yang di katakan oleh chin hwa, saat ini dia menjadi tontonan bagi semua orang yang ada di loby rumah sakit
__ADS_1
"aku melihat justru dr yoce yang sangat sibuk mengurus semua urusan di rumah sakit, dan kau lihatlah dirimu itu, apakah kau tidak bercermin dan sikat gigimu dulu sebelum ke rumah sakit ? kamu memiliki banyak tai mata di matamu dan janganlah kau membuka mulutmu itu karena jika kau membukanya maka akan keluarlah aroma yang sangat menyengat, jadi kusarankan kau lebih baik diam dan tak usah banyak bicara saat ini, dan mulai sekarang dr yoce yang akan menggantikan posisimu sebagai direktur rumah sakit" chin hwa
"ma.. maksud tuan chin hwa ?" direktur rumah sakit
"ya, mulai saat ini kau menjadi wakil direktur rumah sakit, dan dr yoce yang akan mengganti posisimu yaitu menjadi direktur rumah sakit" chin hwa
"hey, kenapa lelaki tadi menunjuk - nunjuk direktur seperti itu ?" perawat lelaki
"iya, dan lagi dia bersama para bodyguard dan lelaki yang mengendarai ferrary barusan, kau lihatlah dia berani menunjuk - nunjuk direktur seperti itu, kira - kira apa yang terjadi yah.?" suster di bagian loket pendaftaran
"astaga kalian ketinggalan informasi" suster yang bersama - sama dengan dr yoce di dalan ruangan VVIP tempat hye jin di rawat
"maksudmu informasi apa ?" perawat lelaki
"lelaki tampan yang menunjuk - nunjuk direktur itu adalah pemilik rumah sakit ini, dan lelaki yang mengendarai ferrary barusan itu sekretarisnya, serta para lelaki yang memiliki body kekar sana merupakan bodyguardnya, dia adalah tuan chin hwa yang memiliki banyak aset dan perusahaan di hampir seluruh dunia, biasanya dia tinggal telepon dokter untuk datang ke rumahnya jika terjadi sesuatu hal, tapi tadi karena dia terlalu panik istrinya tiba - tiba pingsan makanya dia menginjakkan kakinya di rumah sakit ini, jadi kita termasuk orang - orang yang beruntung bisa melihatnya secara langsung" terang suster
__ADS_1