
Seseorang mengenakan jubah panjang berwarna gelap, terlihat di hutan dekat kerajaan Brama. Dia bergerak cepat melintasi pepohonan hutan. Lompat dari dahan satu ke dahan lainnya.
Sosok itu terus bergerak menembus hutan sampai dia dari kejauhan melihat tembok besar kerajaan Brama. Dia perlahan memperlambat geraknya dan mengamati kearah atas tembok. Tampak ada puluhan prajurit berjaga disana. Sepanjang tembok itu berdiri, sepanjang itu juga setiap lima meter dijaga oleh prajurit bersenjata lengkap.
"Sepertinya mustahil melewatinya lewat atas. Jika aku lewat gerbang utama, itu pasti juga akan menarik banyak perhatian," kata sosok berjubah sambil perlahan membuka tudung yang menutupi kepalanya.
Kuping panjang dan warna kulitnya yang hitam kecoklatan, serta rambutnya yang mengkilap seperti warna perak, menjadi identitas identitas umum dari ras-nya yang merupakan Dark Elf.
Eriaz, sambil bersembunyi di balik pepohonan tampak mengarahkan telapak tangannya te tanah yang ada di bawahnya.
Saat tangannya mulai bersinar, saat itu juga tanah yang seharusnya padat. Tiba-tiba terbentuk lubang berdiameter satu meter. Eriaz langsung melompat ke dalamnya, dan lubang perlahan kembali seperti semula.
★★★
Di belakang salah satu gedung sepi, tiba-tiba permukaan batu yang ada di sana berputar dan membentuk sebuah lubang berdiameter dua meter.
Eriaz keluar dari sana. Namun kali ini ada yang berbeda dari penampilannya. Kupingnya yang seharusnya panjang dan runcing kini tampak pendek selayaknya kuping manusia pada umumnya.
Ini dia lakukan untuk menyamar. Tidak mungkin dia berjalan di kota dengan penampilan aslinya karena ras Elf, apalagi Dark Elf adalah ras yang sangat jarang ditemui. Jika dia tidak melakukan penyamaran. Dia akan menjadi pusat perhatian karena terlalu mencolok.
__ADS_1
"Baiklah sebaiknya aku mencari informasi di kota terlebih dulu, siapa tahu ada," gumamnya lalu berjalan menuju jalan utama kota
★★★
Saat Eriaz berada di jalan utama kota tampak, banyak warga kota dari ras manusia dan demi human menjadi satu. Kerajaan Brama adalah kerajaan multi ras. Hanya saja tidak ada ras Elf di sini.
"Seperti yang diharapkan dari salah satu kerajaan terbesar," gumam Eriaz.
Riuh masyarakat kota menjalar sepanjang jalan, dari gerbang utama sampai area pusat perumahan bangsawan. Keramaian ini tampak sangat damai. Itulah yang Eriaz rasakan hanya dari melihat nuansa ibu kota kerajaan Brama yang juga dijuluki The Kingdom Of Holy Knight.
Terdapat jalan utama di tengah yang lebarnya sekitar 10 meter, yang merupakan jalur kereta kuda dan sejenisnya. Di kedua sisinya terdapat trotoar masing-masing selebar 4 meter, yang memang di peruntukan penduduk kota yang ingin berjalan kaki menikmati suasana kota.
Ada banyak gedung-gedung besar, mulai dari toko, rumah makan, yang berdiri kokoh di sepanjang jalan. Ada juga pedagang kaki lima yang tampak sedang melayani pembelinya. Melihat kota ini benar-benar kota yang damai.
Eriaz melihat plakat kayu berlambang sepasang tombak dan gelas di depan salah satu toko. Tanpa berpikir lama dia langsung memasuki toko itu, yang ternyata adalah restoran.
Suara lonceng kecil berbunyi bersamaan Eriaz membuka pintu restoran itu.
Tidak ada satupun pelanggan di sana. Mungkin Karena masih pagi, restoran ini masih sepi pengunjung.
__ADS_1
"Selamat datang," salah satu pelayan wanita langsung menyambutnya dengan senyum di wajahnya.
"Kunci," kata Eriaz.
Mendengar itu ekspresi wajah pelayan wanita langsung berubah. "Menjaga apel merah gurun, atau tikus hitam kota?" tanya pelayan itu.
Maksud dari pertanyaan itu adalah apa yang Eriaz butuhkan, pengawalan atau informasi mata-mata.
Tentu saja Eriaz sudah paham, dan tahu harus menjawab apa. "Mengambil lembar hitam di celah bebatuan," balas Eriaz.
Pelayan wanita itu langsung berbalik. "Baik, mari ikuti saya."
Eriaz tanpa berkata apapun, langsung berjalan mengikutinya.
Eriaz dibawa kedalam sebuah ruangan sempit. Di sana terdapat sebuah tangga yang mengarah kebawah. Eriaz tidak menaruh kecurigaan apapun, dan terus mengikuti pelayan itu yang berjalan melewati tangga itu menuju ruangan bawah tanah.
...★★★...
...Dukung Karya ini bila suka, dengan Like dan Vote.~ Dan terima kasih atas Like dan Vote-nya....
__ADS_1
...🙏🙏🙏...
......★★★......