The First Conqueror

The First Conqueror
[VOL 1] • Legenda Ke-7 - Part 4


__ADS_3

Desir tidak pernah mengira jika ada manusia sekuat ini. Mustahil baginya untuk mengalahkan lima naga sekaligus. Namun kali ini ratusan naga yang Amilia lawan. Bahkan dengan kekuatan tanpa batas dia bisa mengalahkannya. 


Desir percaya, bahkan tanpa bantuan serigala raksasa yang ikut bertarung dengan Amilia. Amilia pasti tetap mampu mengalahkan semua naga-naga undead itu.


'Hm?' tatapan Desir sekarang mengarah ke arah portal besar. Warna portal itu perlahan terlihat berubah warna menjadi hitam gelap. Saat itu ada dua naga yang ditarik keluar.


Namun ukurannya yang 10 kali lipat dari naga-naga undead sebelumnya.


Desir mengerutkan keningnya, melihat ada yang aneh dengan dua naga itu. Perlahan tubuh naga itu menyusut dan berubah menjadi wujud manusia dengan tinggi mereka yang sampai tiga meter.


Dia tidak pernah mengira jika akan ada naga yang ukurannya bahkan menyamai sebuah gunung.


"Mereka adalah ras naga kuno. Keduanya adalah raja naga Arbares, dan raja naga Kaluga," kata Elsa.


Desir sama sekali tidak pernah mendengar kedua nama itu. Namun yang pasti, gelar raja pada kedua naga itu menunjukkan bahwa mereka bukan naga yang sama dengan sebelumnya.


Amilia tampak sangat waspada dengan keduanya. Aura yang dikeluarkan kedua belah pihak sangatlah kental. Membuat tanah yang ada di sekitar retak dan mengambang di sekitar mereka.


Amilia tersentak kaget saat kedua musuhnya menghilang dalam sekejap. Amilia langsung menjauh sebisa yang dia mampu. Namun, dalam sekejap Kagula sudah ada di belakangnya, dan langsung menusukkan tangannya yang mengeluarkan energi setajam pedang.

__ADS_1


Amilia menghindarinya dengan cara melompat ke samping, tapi di sana sudah ada Arbares yang siap mengayunkan pedangnya.


Sabetan pedang Arbares membelah tanah di depannya hanya dalam sekali tebasan. Suara retakan lempeng tanah terdengar sangat keras.


"Dimana dia?!" Desir kehilangan Amilia. Karena dia yakin Amilia pasti mampu menghindari serangan Arbares.


Dari dalam tanah tiba-tiba muncul popohonan dan langsung mengikat Arbares. Kagula berhasil menghindari pepohonan itu dengan memotongnya menggunakan energi ditangannya.


Namun, Amilia yang sudah menduga itu, sekarang sudah berada di belakang Kagula. Kedua pedang menyerupai gading gajah di tangannya mengeluarkan api hitam, dan langsung membelah tubuh Kagula menjadi tiga bagian.


Tampak wajah Kagula yang sangat tercengang dengan serangan Amilia yang tidak pernah dia duga.


Pertarungan berlanjut. Arbares berhasil melepaskan diri saat Amilia menebas Kagula. 


Arbares pun langsung menyerang kearah Amilia. Namun, tiba-tiba serigala besar yang bertarung bersama amilia langsung menerkamnya, dan melemparnya jauh ke arah laut.


Arbares terlempar sangat jauh, bahkan tubuhnya sampai terpental beberapa kali di permukaan air laut, hingga akhirnya menghantam pulau kecil yang ada disana.


Amilia dari tempatnya terlihat menyemburkan api warna-warni dari mulutnya ke kedua pedangnya. Pedang Amilia sekarang mengobarkan api sangat besar, dan warna api itu seperti pelangi. 

__ADS_1


Dari tempatnya Amilia mengayunkan pedangnya menyilang. Bilah energi padat berbentuk X dengan kecepatan tinggi membelah tanah dan lautan hingga akhirnya menghantam tempat Arbares berada.


Ledakan dahsyat terjadi, gelombang pasang terbentuk dan bergerak ke segala arah. Bahkan saking dahsyatnya gelombang itu, sampai mencapai Amilia yang berada bermil-mil dari bibir pantai.


Terlihat uap pekat mengepul di udara layaknya sebuah kabut yang tebal akibat dari serangan elsa yang mengenai Air laut. 


Desir hanya bisa terdiam kaku dengan wajah pucat sambil menelan ludahnya. 'Apa jadinya jika serangan itu mengenai sebuah kerajaan,' batin Desir.


Desir tidak mampu membayangkannya. Bahkan dia tidak mau membayangkan hal mengerikan seperti itu sampai terjadi.


Jika pun memang terjadi, hanya satu kata yang bisa keluar saat itu, yaitu 'lenyap'.


Elsa pun mempercepat tayangan proyeksinya kepada Desir. Hingga tiba di mana Amilia menutup portal raksasa itu.


...★★★...


...Dukung Karya ini bila suka dengan, Like dan Vote.~ Dan terima kasih atas Like dan Vote-nya....


...🙏🙏🙏...

__ADS_1


......★★★......


__ADS_2