The First Conqueror

The First Conqueror
[VOL 1] • Ratu ilusi - Part 1


__ADS_3

Setelah dari bar. Eriaz tanpa berlama-lama langsung pergi menuju istana. Kali ini tujuannya adalah jelas, yaitu mencari keberadaan William. Anak yang harus dia jaga.


Tentu saja tidak secara terang-terangan tetapi secara diam-diam. 


Eriaz menyelinap melalui semak seraya menyamarkan keberadaannya menggunakan sihir agar tubuhnya tak terlihat. 


Saat Eriaz melewati sebuah koridor di sana dia melihat ada seorang wanita mengenakan gaun berwarna hitam sehitam rambutnya. Mata ungunya dari kejauhan tampak jelas seolah itu menyala. 


'Tuan Putri?' batin Eriaz. Dirinya sama sekali tidak mengira akan bertemu Elsa di tempat ini.


Namun, Eriaz tidak menunjukkan keberadaannya. Bagaimanapun dia harus melakukan misi dari tuannya, yaitu menjaga William secara sembunyi-sembunyi.


Tetapi, melihat gadis kecil yang dulu pernah diasuh sekarang sudah seperti ini membuat Eriaz merasa nostalgia.


Sejak Elsa berumur 15 tahun. Dia sudah tidak pernah bertemu dengannya lagi. Itu karena Eriaz diberi misi oleh Bauld. Sedangkan Elsa saat itu bersekolah di akademi, dia juga pernah mendengar bahwa Elsa juga pernah kabur dari rumah oleh tuannya. Membuat Eriaz tidak pernah bertemu Elsa dalam waktu yang sangat lama.


'Aku senang melihatmu baik-baik saja putri,' batin Eriaz dengan senyum syahdu di wajahnya.


Eriaz hanya diam di tempatnya, sambil terus mengamati Elsa yang berjalan ke arahnya.


Namun, saat Elsa berseliringan dengannya. "Aku percayakan William padamu," kata Elsa sambil terus berjalan.

__ADS_1


Eriaz sontak tersentak kaget. Dia sama sekali tidak mengira bahwa keberadaannya di sadari oleh Elsa. Dan lebih dari itu elsa seolah sudah tahu bahwa dia bukanlah musuh. Namun, Eria merasa sepertinya dia sama sekali tidak tahu bahwa itu adalah dirinya.


Eriaz tidak menjawab dengan suara, dia hanya menunduk ke arah Elsa yang berjalan menjauh, tapi di hatinya Eriaz menjawab, 'saya pasti akan menjaganya Tuan Putri.'


'Aku tidak mengira, bahwa Tuan Putri telah menjadi lebih hebat darimu Yang Mulia,' batin Eriaz dengan senyum di wajahnya.


Tidak perlu bagi Elsa menunjukkan kekuatannya. Dengan keberadaannya sudah disadari oleh Elsa, itu sudah menjadi bukti nyata bahwa kepekaan Elsa pada aura sekitarnya sangatlah tinggi.


Dengan begini Eriaz bisa sedikit tenang. Karena secara tidak langsung dia diterima oleh Elsa. 


Eriaz sebenarnya juga ingin menanyakan masalah yang ada sekarang kepada Elsa secara langsung. Tapi dia tahu bahwa itu tidak untuk sekarang.


★★★


Tepat di lantai, tampak bayangan elsa bergelombang seperti bayangan yang berada di permukaan air. 


"Sepertinya ayah sudah mengirim orang untuk menjaga William. Apa sebaiknya aku menghabisi mereka semua?" gumam Elsa.


Merasa William bisa ditinggal dengan tenang. Elsa berpikir untuk menghabisi para bangsawan yang mencoba mencari masalah dengannya.


"Mungkin sekarang waktu yang tepat," kata Elsa dengan senyum di wajahnya. Tampak senyuman itu sangat tidak biasa. Walau terkesan lembut, tapi aura mencekam tampak jelas di sorot matanya.

__ADS_1


Seekor kupu-kupu hitam terlihat terbang dari luar, dan menembus kaca. Kupu-kupu itu terus terbang, dan mengarah masuk ke dalam bayangan Elsa yang tampak bergelombang. 


Setelah kupu-kupu menghilang masuk kedalam bayangan. Tiba-tiba Elsa berhenti melangkah. Matanya langsung melotot mengerikan. "Jadi begitu, ya," gumamnya.


Elsa baru saja mendapat informasi dari binatang magisnya bahwa ada pergerakan di barat dari kerajaan Ginarust. Mereka tampak mulai menumpuk pasukan mereka di perbatasan kerajaan Brama.


"Aku tidak mengira, semua sudah mereka rencanakan seperti ini," gumam Elsa. Dari informasi yang didapat, kerajaan Ginarust mendapat informasi mengenai akan ada kerusuhan di ibukota. Dan itu bertepatan setelah upacara kebangkitan William.


Dan ide kerusuhan itu adalah siasat dari ketiga bangsawan yang sama dengan yang memaksa diadakannya upacara kebangkitan William.


"Ternyata dugaanku salah," gumam Elsa.


Awalnya Elsa mengira bahwa para bangsawan ingin menjatuhkan pamor keluarga kerajaan. Tapi ternyata lebih dari itu, melainkan mereka berniat mengkhianati kerajaan ini.


"Sebelum mereka bertiga, aku akan tunjukkan pada mereka semua. Siapa yang mereka lawan!" Dengan aura membunuh yang luar biasa. Elsa dalam sekejap menghilang.


...★★★...


...Dukung Karya ini bila suka, dengan Like dan Vote.~ Dan terima kasih atas Like dan Vote-nya....


...🙏🙏🙏...

__ADS_1


......★★★......


__ADS_2