The First Conqueror

The First Conqueror
[VOL 1] • Tugas - Part 2


__ADS_3

"Minea, Mikea," panggil Elsa. Kali ini adalah giliran tugas keduanya.


"Ya, Yang Mulia," sahut keduanya bersamaan.


"Tugas kalian berdua sedikit berbeda. Ini juga mungkin akan menjadi tugas yang berat bagi kalian berdua," jelas Elsa.


Keduanya mengerutkan kening mereka, dengan wajah penasaran.


"Memangnya, jika saya boleh tau. Tugas seperti apa Yang Mulia akan berikan pada kami," tanya Minea.


Mikea yang ada di sebelahnya hanya diam, menunggu jawaban Elsa. 


Jika Elsa mengatakan bahwa ini berat, biasanya bukan berarti bahwa tugas mereka berbahaya. Jadi keduanya penasaran apa yang dimaksud berat oleh Elsa kali ini.


Elsa mulai menceritakan insiden saat dia melakukan ekspedisi bersama Lilia dan juga Reny. "Beberapa minggu lalu, aku bersama Reny dan Lilia menemukan sebuah situs kuno … dan di sana aku bertemu Giant Titan," ungkapnya.


"Giant Titan!?" Semua orang kecuali Reny dan Lilia tampak tersentak saat mendengar Elsa menyebut Gian Titan.

__ADS_1


Elsa melanjutkan. "Aku bahkan di paksa untuk bertarung melawan salah satu penjaga gerbang situs itu, yang ternyata adalah golem yang digerakkan oleh satu Giant Titan. Walau itu hanya golem, tapi kekuatannya sangat luar biasa. Tapi yang lebih mengerikan lagi adalah saat Giant Titan yang mengontrol golem itu keluar," kata Elsa.


Semua orang mendengarkan cerita Elsa dengan wajah sangat serius. 


Elsa mendongak, sembari membayangkan saat-saat itu. "Aku baru pertama kali bertemu dengannya. Tapi siapa yang menyangka jika apa yang dikatakan dalam catatan kuno hanyalah bualan," ungkapnya.


"Bualan?" Minea bergumam bingung. "Apa maksud Yang Mulia, mereka tidak sekuat yang dituliskan dalam sejarah?"


Elsa terkikik lucu mendengar itu. "Tidak Minea, tapi malah sebaliknya. Kekuatan mereka jauh lebih mengerikan dari yang aku bayangkan. Hawa keberadaannya saja sudah sangat kuat, bahkan seolah ingin menelanku," ungkap Elsa.


Minea menelan ludahnya. Dia tidak bisa membayangkan seperti apa itu. Jika hawa keberadaannya saja sudah sangat mendominasi, seperti apa makhluk seperti itu bertarung dengan kekuatan penuh? Kehancuran seperti apa yang akan tercipta? … mengerikan hanyalah ungkapan yang paling cocok untuk menggambarkannya.


Mikea mengangguk setuju. "Itu benar, seharusnya mereka sudah punah sejak ribuan tahun lalu," ucapnya.


Informasi seperti Giant Titan, sangatlah sedikit. Catatan kuno yang menceritakan kisah mereka sebagian besar bahkan sudah rusak. Itu karena sepengetahuan mereka, semua ras terkuat seperti Giant Titan, dan Naga sudah punah sejak ribuan tahun yang lalu.


Bukan maksud keduanya tidak percaya pada Elsa. Hanya saja informasi ini terlalu mendadak untuk mereka.

__ADS_1


Elsa juga menyetujui pendapat keduanya. "Ya, kalian benar. Mereka semua memang sudah dikatakan punah … Tidak, mungkin lebih tepat disebut lenyap daripada punah ... Tapi aku bertemu dengan mereka. Ini mungkin hanya dugaanku, tapi sepertinya mereka tidak punah. Melainkan menutup diri, dengan dunia luar," jelas Elsa.


Sejak William tidak sadarkan diri, Elsa juga menyisihkan sedikit waktunya untuk mencari informasi mengenai Giant Titan ini secara diam-diam. 


Apa yang bisa ia simpulkan adalah terlalu terbatasnya informasi yang bisa dia dapatkan. Ini juga menimbulkan pemikiran yang berupa opini, bahwa para ras Giant Titan sengaja menghilangkan informasi mengenai keberadaan mereka sendiri, dari dunia luar.


Jika pun tidak, seharusnya mudah menemukan peninggalan-peninggalan bangunan bersejarah mengenai ras mereka. Tapi itu tidak ditemukan, sampai akhirnya dia secara tidak sengaja yang menemukannya. Dari sini juga Elsa berpendapat, bahwa Ras naga pasti juga melakukan hal yang sama.


Apa yang diketahuinya adalah peninggalan dari ras naga yang berupa labyrinth. Dan tempat itu sekarang dijaga oleh ayahnya. Hanya dirinya dan Ayahnya saja yang tahu mengenai hal ini. Tetapi ayahnya sama sekali tidak pernah memberitahukan mengenai kemungkinan bahwa ras naga juga masih hidup.


Elsa tidak terlalu dekat dengan ayahnya, sejak dia menceritakan bahwa ada kemungkinan William adalah seorang Conqueror. Jujur saja dia menyesal menceritakan masalah William pada ayahnya.


Semua ini bukan tanpa alasan. Itu karena cara dan metode yang digunakan ayahnya untuk membangkitkan kekuatan Conqueror sangatlah ekstrim, yang mana akan mempertaruhkan nyawa William. Elsa yang seorang ibu, jelas tidak ingin anaknya mengalami hal mengerikan seperti itu. 


...★★★...


...Dukung Karya ini bila suka, dengan Like dan Vote.~ Dan terima kasih atas Like dan Vote-nya....

__ADS_1


...🙏🙏🙏...


......★★★......


__ADS_2