
Sudah cukup lama mereka berjalan menelusuri hutan ini.
'Aneh, tidak ada tanda-tanda apapun. Mau itu jejak pertempuran atau pancaran energi dari makhluk yang kuat,' batin Mikea. Hutan ini malah seperti hutan yang tak terjamah sama sekali.
Mikea tidak tahu bagaimana harus mengatakannya. Yang jelas dia juga berpikiran bahwa tempat ini tidak hanya sangat misterius, tapi juga sangat sunyi.
Tidak ada suara apapun di hutan ini. Jangankan suara hewan atau serangga. Bahkan suara gemerisik daun akibat terkena angin pun tidak ada. Namun anehnya, dirinya masih bisa merasakan hembusan angin walau itu sangat halus.
Tiba-tiba Lilia berhenti berjalan. Membuat Reny, Minea, dan Mikea yang ada di belakangnya juga ikut berhenti.
Minea dan Mikea tampak saling memandang dengan ekspresi bingung. Itu karena sama seperti tempat-tempat sebelumnya yang sudah mereka lalui, tidak ada tanda-tanda apapun di sini.
Namun, menilai dari ekspresi Lilia yang tampak sangat serius—. "Nona Lilia, apa kamu yakin ini tempatnya?" tanya Minea.
"Ya aku sangat yakin," kata Lilia, sambil menoleh ke sana kemari.
"Tapi aku tidak merasakan apapun di sini," celetuk Mikea.
Minea mengangguk. "Sama aku juga tidak merasakan apapun," ucapnya.
Berbeda dengan Minea dan Mikea, Reny malah merasa ada yang salah dengan tempat ini. "Lilia bukankah, tempat ini tampak berbeda?"
"Ya, ini sangat aneh," Lilia mengangguk seraya masih mencari dimana keberadaan perisai energi itu. "Tapi aku yakin memang disinilah tempatnya," ungkapnya.
__ADS_1
Lilia bukanlah orang yang mudah melupakan sesuatu dengan mudah. Jadi dia sangat yakin dengan ingatannya. Hanya saja, jumlah pepohonan di sini sudah bertambah, dan posisinya juga berubah dari yang semula.
Ini seolah semua pohon yang berada di sini posisinya sudah berpindah dari tempat sebelumnya.
'Ini sangat aneh, mustahil memindahkan pohon sebanyak ini tanpa meninggalkan jejak sama sekali,' batin Lilia.
Bahkan tanah di bawahnya ditumbuhi rumput dan lumut, dan tidak ada tanda-tanda terjadi pergerakan pada tanah.
Rasa penasarannya pun semakin menguat. "Coba kita masuk lebih dalam," ajak Lilia, lalu berjalan memimpin di depan.
"Ya," Reny membalas dengan mengangguk, lalu mengikutinya berjalan di belakang.
Melihat Lilia dan Reny mulai berjalan meninggalkan mereka. Minea dan Mikea saling pandang dan mangangguk satu sama lain, lalu berjalan menyusul keduanya.
★★★
"Hanya perasaanku, atau kabutnya mulai tampak mulai menipis," gumam Minea.
Mikea mengangguk "Kamu benar, tapi meng,- Ugh!?" Belum sempat menyelesaikan perkataannya, Mikea langsung tersentak kaget.
Tidak hanya Mikea, tapi semuanya juga tersentak kaget dan langsung melompat menuju dahan pohon yang ada disekitar mereka, karena merasakan aliran energi yang sangat kuat di tanah.
"Apa-apaan pancaran energi yang sangat kuat, dan muncul secara tiba-tiba ini!?" kata Reny.
__ADS_1
"Energi ini sangat mengerikan!?" Minea tidak bisa mempercayai apa yang baru saja dia rasakan.
"Siapa yang menyangka kalau ada kekuatan sebesar itu di dunia. Walau aku tidak pernah bertemu raja Demon, tapi merasakan ini seolah raja Demon ada di hadapanku!" Mikea tampak tidak bisa menyembunyikan ekspresi waspadanya.
"Aku menyangka mereka akan langsung memberikan peringatan seperti ini," gumam Lilia.
Jelas itu hanyalah sebuah pancaran energi yang ditanam di dalam tanah.
Namun, walau ini hanya pancaran energi, tapi sensasi yang mereka rasakan sudah seperti di serang oleh secara langsung.
"Aku tidak bisa membayangkan, bagaimana perasaan Yang Mulia saat berhadapan dengan makhluk yang memiliki kekuatan seperti ini," Minea tampak nyengir dengan wajah pucat.
Semua orang mendengarnya langsung mengangguk setuju.
Mereka yang hanya terkena pancaran energinya saja, sudah merasa merinding sampai seperti ini.
Tidak terbayangkan semengerikan apa yang dirasakan oleh Tuannya, saat bertarung dengan makhluk dengan sekuat ini secara langsung.
Tapi, andaikan mereka tahu, bahwa Elsa bahkan tidak benar-benar dalam mode seriusnya saat bertempur melawan golem mereka. Yang bahkan setara ksatria terkuat dari sebuah kerajaan, entah ekspresi macam apa yang akan mereka tunjukkan.
...★★★...
...Dukung Karya ini bila suka, dengan Like dan Vote.~ Dan terima kasih atas Like dan Vote-nya....
__ADS_1
...🙏🙏🙏...
......★★★......