
Dunia ilusi itulah yang keluar dari mulut Elrion. Kornu yang baru pertama.kali mendengarnya hanya bisa termenung heran dengan apa yang dikatakan Elrion.
Kerutan bahkan perlahan mulai tampak di keningnya.
Kornu memang sama sekali tidak pernah mendengar istilah seperti itu. Ilusi yang dia tahu hanyalah sebatas teknik manipulasi. Hanya itu tak lebih.
Dunia ilusi apa yang dimaksud dengan itu. Jelas menjadi pertanyaan besar bagi dirinya.
"Maksudmu dengan dunia ilusi itu apa, Jenderal?" tanya Kornu. "Apa mungkin ini ada kaitannya dengan langit yang berubah lautan ini?"
"Tidak ada waktu untuk menjelaskan ini sekarang. Lebih baik bersiaplah, dia akan menyerang!"
"Y-ya," sahut Kornu. Namun itulah yang Elrion katakan padanya. Memaksa dirinya hanya bisa menjawab sebagai respon walau terlihat jelas tanda tanya besar di wajahnya.
★★★
Disisi lain Elsa masih tidak bergerak dari tempatnya. Namun terlihat tanah dibawahnya mengeluarkan percikan-percikan air yang membuat sebuah lingkaran mengelilinginya.
Elsa menatap ke arah langit. Ada raut wajah sedih dari tatapannya itu. Sulit untuk memahami apa maksud dari tatapan sedih penuh makna itu.
Ini seperti Elsa tidak ingin menggunakan tekniknya ini. Karena dia akan kehilangan sebagian besar kekuatannya, hanya untuk teknik ini.
Tapi ini dia rasa perlu, karena jika tidak, hutan ini akan benar-benar hancur melawan musuh seperti Elrion yang dikenal sebagai naga petir dari barat.
"Baiklah … kita lihat apa dia juga akan buka mulut atau tidak," gumam Elsa. Lalu menghilang seolah tenggelam kedalam tanah dibawahnya yang berubah menjadi air.
__ADS_1
★★★
Elrion dan Kornu tiba-tersentak saat merasakan gelombang kejut dari pancaran energi Elsa yang sangat kuat.
"Kornu persiapkan magic barrier terkuatmu!"
"Baik Jenderal!"
Tanpa menunda lagu Kornu langsung menancapkan pedangnya di tanah.
Saat itu lingkaran formasi magic muncul di tanah dan perlahan terangkat melayang membentuk sebuah perisai transparan yang sangat tebal.
Mata Elrion berkeliaran kesana kemari, mencari dari mana Elsa akan datang menyerang mereka.
Namun dia tidak sadar bahwa langit yang tadinya berubah menjadi lautan kini berubah sekali lagi menjadi jarum Es yang jumlahnya benar-benar tak bisa dihitung.
"Teknik Kedua! Infinite World!" Elsa menggumamkan itu.
Tiba-tiba area yang tadinya Hutan, dalam sekejap langsung berubah menjadi lautan samudra yang tak terbatas.
Elrion dan Kornu yang melihat semua area di sekitar mereka berubah menjadi lautan dengan ombak ganas tersentak tak percaya.
Di saat Yang sama milyaran jarum es di langit bergerak dan berkumpul membentuk naga langit dengan ukuran yang sangat besar.
*Roaarr
__ADS_1
Naga Es itu meraung sangat keras sampai membuat sebagian air laut membeku hanya karena ruangannya.
"Ini benar-benar gila!?" Gumam Elrion saat melihat teknik tingkat tinggi Elsa.
"Jendral aku tidak yakin akan mampu menahan serangan seperti itu!" seru Kornu.
Elrion sama sekali tak menanggapinya, dia juga mulai mengalihkan tatapannya dari naga es yang meliuk-liuk di langit, dan mencari di mana Elsa berada.
Saat itu matanya menangkap sosok.yang di selimuti cahaya ungu di kejauhan. Walau tak jelas Elrion sudah tahu bahwa itu adalah Elsa.
"Apa mungkin hari ini akhir bagiku," gumam Elrion dengan senyum kecut di wajahnya.
★★★
Di hutan para prajurit Elrion yang mencoba melarikan diri di buat terhenti. Mata mereka terperangah saat melihat ada kubah raksasa berukuran lebih besar dari gunung.
Mereka bingung apa sebenarnya kubah itu.
*Kubah itu adalah Teknik Elsa, yang merupakan pembatas antara dunia ilusi dengan dunia nyata.*
...★★★...
...Dukung Karya ini bila suka, dengan Like dan Vote.~ Dan terima kasih atas Like dan Vote-nya....
...🙏🙏🙏...
__ADS_1
......★★★......