The First Conqueror

The First Conqueror
[VOL 1] • Ratu ilusi - Part 3


__ADS_3

Kornu juga sangat paham dengan hal ini. Benar apa yang dikatakan Elrion. Hal yang mudah bagi Brama meratakan Ginarust.


Namun, yang jadi persoalan bukanlah hal ini. "Tapi, kemungkinan dia menjebak kita juga tidak mustahil, Jendral," kata Kornu.


Bukan berarti Kornu takut. Hanya saja … seperti yang diketahui. Apa yang mereka lakukan sekarang ibarat domba kecil yang menantang sekor macan dewasa kelaparan. Hasilnya sudah jelas, bahkan tidak perlu dibayangkan sekalipun. Karena itu percuma.


Erlion mengangguk. "Ya kau tahu, tapi …," gumamnya. Ekspresinya bahkan berubah menjadi sangat serius.


"Tapi?"


"Orang itu sangat haus kekuasaan. Dari sorot matanya saja aku sudah tahu bahwa dia adalah orang serakah," kata Elrion.


"Orang itu? Siapa yang anda maksud jendral?" tanya Kornu.


"Matias, Count wilayah barat kerajaan Brama. Wilayah kekuasaannya adalah wilayah perselisihan yang dulu pernah diperebutkan kerajaan kita dan kerajaan Brama," ungkap Elrion.


Kornu terdiam saat mendengar itu. Dia tidak tahu bahwa orang yang datang menawarkan ini ternyata adalah bangsawan besar kerajaan Brama.


'Rasanya sulit dipercaya, bangsawan dengan gelar Count menghianati kerajaannya sendiri hanya karena kekuasaan,' batin Kornu.

__ADS_1


"Aku tidak peduli apa yang diharapkan si matias itu dengan mengambil alih kekuasaan bersama dua rekannya," Erlion menoleh ke arah Kornu. "Yang jelas ini adalah kesempatan emas bagi kita. Untuk merebut kembali apa yang seharusnya jadi milik kita," ujarnya.


"Kamu benar jendral." Kornu sangat setuju dengan ini. Memang ini akan menjadi kesempatan terbaik untuk kerajaan Ginarust merebut kembali tanah yang seharusnya menjadi milik mereka.


"Tapi memang apa yang akan orang itu lakukan untuk mengalihkan perhatian kerajaan Brama?" tanya Kornu.


"Dia akan membuat kerusuhan di pusat kota. Di waktu yang sama kita harus menguasai kota Westron. Tempat yang akan kita rebut." Elrion tahu mengucapkan tidaklah semudah melakukan. Karena waktu yang mereka miliki hanyalah sehari. Jadi mereka mau tidak mau haru berjuang untuk merebutnya di waktu sependek itu.


"Tapi apa itu tak masalah jika aliansi Bindorva mengetahuinya?" tanya Kornu.


Aliansi Bindorva adalah aliansi dari empat kerajaan Besar, dan juga merupakan urutan empat besar dari kerajaan terkuat di dunia. Yang di anggotai oleh kerajaan Brama, Inggrasia, Dorsania, dan Vallion.


Berbeda dengan Kornu yang tampak khawatir jika hal itu benar terjadi. Elrion malah tertawa. "Haha, ini bisa dibilang konflik internal, mereka seharusnya tidak bisa terlalu banyak ikut campur," ungkapnya.


Apa yang akan terjadi dua hari kedepan yaitu kudeta. Dan apa yang mereka lakukan besok adalah membantu orang dalam itu melakukan kudeta. Tapi tentu saja tidak secara gamblang. Melainkan secara kamuflase. 


"Tapi bukankah dengan kita ikut ambil andil dalam masalah ini, sama saja dengan konflik external Jendral?" tanya Kornu. Baginya ini sama saja.


"Tentu saja tidak," balas Elrion.

__ADS_1


"Maksudmu Jenderal?" 


"Maka dari itu, inilah alasan kita tidak mengenakan perlengkapan perang kerajaan Ginarust," jelas Elrion. "Kita juga bisa disebut menyamar sebagai tentara bayaran."


Inilah apa yang mereka sebut sebagai menyamar. Itulah juga alasan mereka tidak membawa perlengkapan apapun atas nama kerajaan Ginarust. Ini seperti mereka adalah tentara yang bergerak sebagai tentara bayaran.


"Dua hari lagi, kita akan menyerang Wilayah barat Brama. Siapa sangka hal mustahil ini akan terwujud, hahaha," Elrion tertawa terbahak-bahak. Membayangkan kesuksesan yang akan dia raih dan masa depan kerajaannya.


Kornu yang melihat itu hanya diam. Sebenarnya dia juga tidak sabar. Hanya saja, diamnya ini karena perasaan yang dirasakannya sekarang. Yaitu Perasaan gelisah. 


'Entah kenapa aku merasa akan terjadi hal buruk,' batin Kornu. Namun dia tetap berusaha menyangkalnya, dengan membuang pikiran itu. 'Tidak, semoga saja tidak!'


...★★★...


...Dukung Karya ini bila suka, dengan Like dan Vote.~ Dan terima kasih atas Like dan Vote-nya....


...🙏🙏🙏...


......★★★......

__ADS_1


__ADS_2