The First Conqueror

The First Conqueror
[VOL 1] • Amukan Taring Kembar - Part 1


__ADS_3

Di sini tidak ada pergantian siang dan malam. Juga tidak ada angin sama sekali. Milyaran kristal biru menempel di di langit-langit tempat itu. Karena letaknya yang sangat tinggi membuatnya tampak seperti langit sungguhan, yang berwarna biru. Itu juga mengeluarkan uap, yang membuatnya tampak seperti awan.


Tempat ini adalah dunia bawah tanah, yang disebut sebagai labyrinth. Hutan di tempat ini memiliki pepohonannya juga berbeda-beda. Jika kamu melihat ke sisi lain. Ada hutan yang ukuran pohonnya sangat tidak wajar. Pohon itu sangatlah besar. Satu daunnya saja sudah bisa untuk menutupi satu colosseum yang ukurannya seperti lapangan besar.


Terlihat ada seorang pria tua di sana. Dia mengenakan armor berwarna perak dengan sebuah tombak yang tampak seperti kristal. Namanya adalah Bauld Van Bramasta. Matan raja kerajaan Brama, sekaligus ayah kandung dari Elsa, dan kakek dari William.


"Tempat ini tidak seperti biasanya, kenapa para monster ini bertingkah tidak wajar," gumam Bauld.


Ada banyak mayat monster berbagai ukuran yang berserakan di tanah. Total jumlahnya mungkin ada sekitar ratusan.


Bauld menghabisi mereka semua tanpa. Dia terpaksa melakukan ini. Para monster ini tanpa tau sebab yang jelas mulai berlari dari satu arah menuju keluar hutan raksasa ini. Sambil menghancurkan apapun yang mereka lewati.


Tiba-tiba. Ada hembusan angin cukup kuat, dan Bauld tersentak karena itu.


"Angin!? Di tempat ini?" gumam Bauld.


Jelas ini sangat aneh. Selama Bauld menelusuri tempat ini, tidak pernah dia merasakan hembusan angin sekecil apapun. Namun, sekarang tiba-tiba itu ada dan lumayan kuat.


"Aku harus mengeceknya!" Bauld tanpa pikir panjang langsung berlari menuju hembusan itu datang.


★★★


Bauld terus bergegas hingga akhirnya dia keluar dari wilayah hutan besar.


Langkah Bauld tiba-tiba terhenti. Matanya terbelalak sangat kaget. 'Apa-apaan ini!?' batin Bauld.

__ADS_1


Tempat yang seharusnya adalah area ngarai besar. Sekarang berubah total menjadi hamparan gurun, yang bahkan sebagian tempatnya tampak meleleh.


Di saat Bauld masih membeku di tempatnya. Tiba-tiba ada suara seseorang yang memanggil namanya.


"Oh, Bauld … apa kamu juga merasakannya?" tanya orang itu.


Bauld sontak langsung menoleh ke arah pemilik suara itu. Dia melihat seorang kakek-kakek mengenakan jubah hitam melompat dari langit. Ada sepasang sayap di punggungnya.


"Master Kyura?" sebut Bauld.


Di saat yang sama, seseorang lain berjubah putih muncul di sebelah Bauld dan langsung menepuk pundaknya. 


"Hei, Bauld, bagaimana kabarmu?" tanya sosok itu.


Mustahil Bauld tidak mengenal keduanya. Mereka berdua adalah sosok yang pernah mendidiknya menjadi pengguna roh, sehingga dijuluki. Ksatria seribu tombak.


Wajah Kyura dan Kyuga sangatlah mirip. Itu karena keduanya memang kembar. Jika jubah yang mereka kenakan sama. Mustahil bisa membedakan nama keduanya.


Ini jelas bukan waktu Reuni yang tepat bagi ketiganya.


"Master, sebenarnya apa yang terjadi di sini?" Bauld langsung menanyakan hal ini kepada keduanya. "Mengapa tempat ini bisa seperti ini?" 


Mendengar pertanyaan itu. Kyura dan Kyuga saling pandang sesaat, dengan wajah bermasalah.


Melihat itu Bauld jadi semakin penasaran apa yang sebenarnya sudah terjadi. Sangat jarang melihat keduanya memasang wajah seperti ini.

__ADS_1


"Sebenarnya, salah satu pusaka suci yang dijaga oleh Yang Mulia Ardra telah lepas," kata Kyuga dengan senyum kecut.


"Pusaka Suci?" gumam Bauld, dengan wajah penasaran.


"Ya, itu adalah salah satu pusaka suci terkuat … dan sekarang sedang mengamuk. Sampai mengakibatkan kerusakan seperti ini," jelas Kyura.


"Apa!?" Bauld kaget mendengarnya. "Bagaimana mungkin senjata suci sampai mengubah area ngarai seluas ini menjadi gurun!?"


Bauld jelas sangat heran. Memang pusaka suci adalah senjata yang kuat. Namun, untuk mengubah wilayah seluas ribuan mil sampai seperti ini adalah hal yang di luar nalar.


"Pusaka suci seperti apa, yang sampai membuat kehancuran seperti ini?" gundam Bauld sambil memandang ke arah gurun batu.


"Nama pusaka suci ini adalah Twin Fangs," balas Kyura dan Kyuga secara bersamaan.


Mata Bauld langsung membesar mendengar itu. "Apa maksud master, senjata peninggalan para Conqueror?"


"Ya," sahut keduanya bersamaan.


...★★★...


...Dukung Karya ini bila suka, dengan Like dan Vote.~ Dan terima kasih atas Like dan Vote-nya....


...🙏🙏🙏...


......★★★......

__ADS_1


__ADS_2