THE SAVIOR

THE SAVIOR
BAB 59 PILIHAN PART 3


__ADS_3

            “Jika kau kembali ke markasmu sekarang, Savior, maka kau tidak akan bisa melihat Winner lagi. Kedatangan kami kemari  harusnya membawa kau, Savior. Tapi jika kami tidak bisa membawamu dan membawa Winner, maka Knight One yang tidak akan senang dengan keadaan ini pasti akan membunuh pria ini dan membuat banyak gadis di dunia ini menangis kehilangan idola mereka.”


            Sarayu memandang tajam ke arah Knight Two yang baru saja menyelesaikan ucapannya kepada dirinya. Melihat wajah dan senyuman kemenangan dari Knight Two, Knight Three dan Knight Five, Sarayu tahu bahwa dirinya telah masuk ke dalam jebakan dari Aliansi Arael.


            “Savior?” panggil Sixth di belakang Sarayu. “Apakah kita akan kembali atau tidak?”


            “Ruyi, kembali!” Sarayu memerintahkan tongkat merah miliknya kembali ke telinganya dan membuat Sixth tahu dengan baik maksud Sarayu. “Kembalilah lebih dulu dengan Seventh dan Fifth.”


            “Tidak, aku akan tinggal di sini membantumu, Savior!” bantah Fifth yang bergerak maju ke sisi Sarayu.


            “Baiklah. Aku mengerti.” Sixth memahami situasi berbahaya di depannya saat ini. “Aku akan segera kembali dengan bala bantuan. Bertahanlah hingga aku kembali, Savior!”


            “Aku mengerti, Sixth. Forth, Eighth dan Zero masih mengawasiku. Mereka tidak akan membiarkanku kalah.” Sarayu menoleh sedikit ke belakang dan membuat senyuman kecil dengan bibirnya untuk meyakinkan Sixth.


            Dua detik kemudian Sixth menghilang dengan membawa Seventh yang masih dalam keadaan tidak sadarkan diri dan masih terkurung di dalam pelindung angin milik Sarayu.


            “Savior, kita hanya perlu bertahan hingga bantuan datang.” Fifth di samping Sarayu memberi semangat kepada Sarayu.


            Tidak menunggu lama, Knight Five yang membawa tubuh Winner melemparkan tubuh Winner yang terkunci dengan logam buatannya kepada Knight Two.


            “Ayo, Knight Three!” Knight Five berteriak memberi tanda pada Knight Three untuk mulai menyerang.


            “Ruyi!” Sarayu memasang posisi bertahannya sembari memanggil tongkat merah miliknya. Tongkat merah milik Sarayu keluar dari telinga Sarayu dan langsung bergerak berputar untuk melindungi Sarayu. Sementara kedua tangan Sarayu mengambil dua pistol miliknya yang tersimpan di ikat pinggangnya.


            Booom. Dengan menekan daya ledak dari mode pertama pistol miliknya, Sarayu mulai menyerang ke arah Knight Four. Namun. . . Knigh Three melindungi Knight Four dengan menirukan kemampuan Seventh untuk mengopi benda apapun seperti pelindung dari besi atau tembok yang besar.

__ADS_1


            Melihat serangan Sarayu gagal, Fifth berusaha menyerang dengan memanggil bola air besar. Namun serangan itu langsung digagalkan oleh Knight Five yang membuat tingkat besar dari logam yang digunakannya untuk memukul bola air itu menjauh dari jalurnya.


            Byurrrr. . . bola air itu meledak di tempat yang jauh dari lokasi di mana saat ini Sarayu sedang bertarung melawan Knight dari Arael. Tidak berhenti di situ saja. . . Knight Three langsung mengganti kemampuannya. Knight Three berpindah tempat dengan menggunakan kemampuan Sixth ke dekat Sarayu dan kemudian mengeluarkan api dari mulutnya seperti Knight Four.


            “Sial!” Sarayu mengumpat kesal karena nyaris saja terkena serangan itu.


            Di sisi lain, Eighth, Forth dan Ethan yang sedang melihat pertarungan sengit Sarayu dan Fifth melawan Knight Three dan Knight Five, mulai merasa gelisah.


            “Mereka??” ucap Ethan dengan wajah terkejut. “Mereka meningkatkan kemampuan mereka hanya dalam dua belas hari?”


            “Sepertinya. . . alasan mereka tidak pernah muncul bahkan setelah dua belas hari lamanya Savior mengalahkan pasukan dari Aliansi Arael, adalah untuk ini,” ujar Forth yang juga sama terkejutnya dengan Ethan.


            “Eighth!” panggil Ethan.


            “Ya, Tuan.”


            “Saat ini satu-satunya cara adalah dengan mengirim First, Second, Third dan Sixth untuk membantu, Tuan. Savior dan Fifth sudah kelelahan karena belum beristirahat sejak menyelesaikan perang ditambah lagi, Savior dan Fifth sudah bertarung melawan Knight Two dan Knight Four sebelumnya. Jika Third tidak segera menyembuhkan luka dan kelelahan mereka, tidak lama lagi keduanya akan kehabisan tenaga mereka. Apalagi Savior masih menyalurkan tenaganya untuk melindungi warga sipil di bawahnya dengan kubah pelindung miliknya.”


            “Lalu setelah itu. . .” Ethan menghentikan ucapannya ketika melihat Sixth tiba dan membawa Seventh yang dalam keadaan tidak sadarkan diri. “Sixth, Seventh!”


            Ethan berlari ke arah Sixth untuk membantu Sixth membawa tubuh Seventh. Tidak lama kemudian Sixth menghilang lagi dan muncul lagi dengan membawa Third.


            “Tolong segera periksa keadaan Seventh, Third!” Ethan langsung memberikan perintahnya kepada Third, begitu Third tiba.


            Sementara Third mengobati Seventh, Sixth kembali menjemput First dan Second yang sedang berada di ruang pemulihan untuk bergerak menuju ke lokasi di masa Sarayu berasa saat ini.

__ADS_1


            “Kami berangkat, Tuan.” Sixth berpamitan kepada Ethan. Sixth kemudian melihat ke arah Third. “Jika kau sudah mengobati Seventh, hubungi aku dan aku akan kembali untuk membawamu, Third.”            


            “Aku mengerti.”


            Setelah mendengar jawaban dari Third, Sixth langsung menghilang sekejap mata dengan membawa First dan Second bersama dengan dirinya. Nahas. . . begitu Sixth menghilang dari hadapannya, Ethan tiba-tiba ambruk karena gambaran yang tiba-tiba muncul dalam pandangannya.


            “Forth, Eighth! Panggil Tuan Dylan kemari!” Third memanggil Forth dan Eighth untuk segera tiba di tempatnya sekarang, karena Dylan saat ini sedang melakukan rapat menggantikan Ethan. Selagi mengobati Seventh yang terluka, Third berusaha untuk membuat Ethan tetap mempertahankan kesadarannya. “Tuan?? Saya mohon untuk tetap sadar. Sebentar lagi, Tuan Dylan akan kemari dan membantu.”


            “Third, ini buruk.” Ethan berbicara dengan nada lemah kepada Third.


            Mau tidak mau, Third yang juga kelelahan dan tenaganya masih belum pulih sepenuhnya, menyalurkan tenaga miliknya kepada Ethan dan Seventh secara bersama-sama.


            “Apa yang buruk, Tuan?”


            “Kalau terus begini, Savior akan tertangkap oleh Knight One.”


*


            Pada kenyataannya, apa yang diperlihatkan kepada Ethan benar-benar terjadi. Di saat Sixth kembali membawa Seventh dan berusaha untuk membawa bala bantuan untuk membantu Sarayu, Knight One rupanya telah berada di dekat lokasi mereka. Knight One sengaja menunggu di tempat tersembunyi untuk menunggu Sixth dan Seventh menghilang dan menunggu celah di mana hanya ada Sarayu dan Fifth saja.


            Kedatangan Knight One ini luput dari perhatian Forth, Eighth dan Ethan. Rencana yang dibuat oleh Knight Five benar-benar  nyaris sempurna. Dari pengalihan yang dibuat oleh Knight Two dan Knight Four untuk membuat Sarayu dan Pasukan Perdamaian Dunia tidak memperhatikan Winner. Pengalihan kedua kemudian dibuat ketika Knight Five bersama dengan Knight Three datang dengan membawa Winner. Semua perhatian tertuju pada Winner yang berstatus warga sipil yang harus dilindungi. Knight Five memanfaatkan sifat Sarayu yang selalu berusaha untuk melindungi warga sipil dalam setiap langkahnya dan cara itu berhasil. Winner yang tertangkap membuat perhatian semua Pasukan Perdamaian Dunia tertuju pada Winner dan tidak menyadari Knight One telah bersembunyi, memperhatikan dan menunggu kesempatan emas yang begitu dinantikannya.


            Begitu Sixth pergi, Knight Five dan Knight Three memusatkan serangan untuk melawan Sarayu dan Fifth. Dan tidak lama kemudian Knight One datang membantu, membuat Knight Three yang telah mengopi banyak kemampuan dari Pasukan Perdamaian Dunia menjadi sedikit bebas. Karena kedatangan Knight One, Knight Three memusatkan dirinya untuk membuat pelindung seperti Seventh: sebuah tembok besar yang mengurung dirinya bersama dengan Knight lainnya, Sarayu dan Fifth di dalamnya. Tembok besar itu kemudian dipasang manipulasi ruang di sekitarnya dan membuat Sixth yang harusnya datang dengan bala bantuan tidak akan bisa datang dalam waktu cepat karena penghalang yang dibuat oleh Knight Three.


            Setelah melakukan itu, Knight Three kemudian menyembuhkan luka yang diderita oleh Knight Two dan tidak lama kemudian Knight Three yang bebas menggunakan kemampuan milik Knight Four untuk membebaskan Knight Four yang terkurung dalam pelindung angin yang berisi air yang dibuat oleh Sarayu.

__ADS_1


            Dengan keadaan ini, Sarayu dan Fifth benar-benar tersudut dan hanya tinggal menunggu waktu hingga Sarayu dan Fifth kehilangan tenaganya.


__ADS_2