
Setelah melepas misil di atas benua Afrika dan membuat hampir seluruh benua itu berada neraka dunia, Knight One hendak melepaskan misil lagi dan kali ini sasarannya adalah benua Eropa dan Oseania.
Knight Five dan Knight Three bertugas untuk menjadi pelindung bagi semua pesawat yang membawa misil nuklir di dalamnya. Knight Five mendapat tugas di benua Asia dan Eropa, sedangkan Knight Three mendapat di benua Amerika, Oseania dan Afrika. Namun karena Afrika baru saja jatuh, maka tugas Knight Three telah berkurang satu benua.
Selain bertugas untuk melindungi pesawat yang membawa nuklir, Knight Three dan Knight Five bertugas untuk melapor jika melihat sosok Savior dan benar saja sesuai dugaan Knight One, Savior benar-benar muncul. Awalnya terlihat di benua Asia dan Knight Five membuat laporan dengan cepat kepada Knight One. Namun Sarayu berpindah dengan cepat dan tidak lama kemudian terlihat d benua Eropa. Knight Five mengubah laporannya dengan cepat.
Namun sekali lagi. . . Sarayu berpindah dengan cepat dan kali ini terlihat di benua Amerika di mana Knight Three berjaga. Knight Three langsung membuat laporannya dan tidak lama kemudian mengganti laporannya dan dengan mengatakan bahwa Sarayu terlihat di Oseania tepatnya di negara Australia.
“Savior bepergian dengan tiga orang lainnya. Mereka adalah Sixth, Second dan Fifth.” Knight Three membuat laporannya lagi setelah melihat pergerakan Sarayu dan menemukan bahwa dirinya terlambat bergerak karena ulah Second yang memperlambat waktu di luar jangkauan Sixth ketika melakukan perpindahan lokasi.
Di tengah keributan untuk menemukan sosok Sarayu, Knight Three dan Knight Five yang bertugas menjaga pesawat, mengabaikan sesuatu dalam perpindahan lokasi Sarayu dalam waktu singkat.
“Tuan.” Knight Two menunjukkan temuannya kepada Knight One. “Lihatlah ini, Tuan.”
Knight One yang berada di dalam kapal selam yang sedang bergerak ke arah benua Amerika bersama dengan Knight Two dan Knight Four melihat gambar yang ditunjukkan oleh Knight Two. “Apa ini??”
“Itu pelindung angin milik Savior, Tuan. Jika sebelumnya berbentuk kubah, maka kali ini bentuknya kubus. Radar di ratusan pesawat kita tidak menangkap keanehan ini karena bagian kubah tidak menyentuh perangkap yang kita pasang di bagian bawah pesawat.”
__ADS_1
“Wanita itu benar-benar!! Dia selalu punya akal untuk setiap tindakanku.” Knight One mengepalkan tangannya kesal. “ Kalau begitu minta markas untuk mengirim pesawat lagi dan tarik Knight Three kembali dan gantikan dia dengan Knight Four. Perintahkan Knight Threee untuk memperbanyak misil nuklir kita dalam waktu singkat.”
“Baik, Tuan.” Knight Two mematuhi perintah dari Knight One. “Lalu apa yang akan Tuan lakukan terhadap wanita itu?”
“Lepaskan semua misil dari semua pesawat di empat benua sekarang juga! Mereka berempat tentu tidak akan bisa bertahan jika ada radiasi nuklir di udara.”
Knight Two memberi perintah kepada semua pesawat di atas benua untuk melepas semua misil nuklir yang ada. Dan dalam sekejap langit di seluruh penjuru dunia berubah terang benderang seolah sedang ada festival kembang api. Semua mata manusia di seluruh penjuru dunia, tidak bisa lepas ketika melihat cahaya terang benderang yang menarik perhatian mereka. Mata mereka hanya bisa melihat cahaya terang benderang itu tanpa bisa melihat ratusan pesawat yang tersebar di seluruh penjuru dunia dan melepaskan misil berbahaya itu karena pelindung yang dibuat oleh Knight Three dan Knight Five.
Ledakan serentak di seluruh penjuru dunia itu kemudian menabrak pelindung yang dibuat oleh Sarayu dan mencoba untuk merusak pelindung itu dengan ledakan mereka. Namun. . . . ketika ledakan itu menyentuh bagian luar dari pelindung angin milik Sarayu, dalam sekejap pelindung angin itu membeku dan membuatnya terlihat jelas di depan semua mata yang melihatnya. Dan hal itu membuat Knight One dan Knight Two terkejut.
*
“Itu yang akan aku lakukan, Sixth.” Sarayu membalas dengan suara datarnya.
“Tapi jika melakukan hal itu, radiasi nuklir itu tetap akan menembus pelindung angin yang kau buat,” ujar Fifth.
“Aku tahu itu. . . tapi kita bisa menahan radiasi itu selama beberapa waktu dengan cara membuat beku pelindung yang aku buat,” cetus Sarayu tiba-tiba.
__ADS_1
“Dari mana kamu memikirkan ide itu, Savior?” tanya Second penasaran.
Mendengarkan pertanyaan Second, Savior menggelengkan kepalanya merasa ragu dengan pikirannya sendiri. Beberapa kali kejadian ini terjadi pada Sarayu. Di masa lalu. . Sarayu tidak memedulikan hal ini tapi setelah mimpi dan sosok pria yang muncul di dalam mimpinya, Sarayu mulai merasa jika pikirannya yang muncul tiba-tiba itu seolah sedang dituntun menuju ke jalan di mana Sarayu nantinya akan selamat. Ini bukan pertama kalinya pikiranku bekerja sendiri. Entah kenapa bayangan itu muncul, entah kenapa pikiran itu muncul dari tongkat merah milikku, sepatu roda yang kukenakan di pakaianku, senjata pistol yang aku minta serta beberapa kejadian yang tiba-tiba aku pikirkan. Aku tidak tahu tapi aku merasa jika aku bisa melakukan apa yang muncul di dalam benakku ini.
“Aku hanya memikirkan jalan terbaik yang bisa kita ambil. Kenapa kita tidak mencobanya saja? Lagi pula kita tidak bisa menghancurkan pesawat itu karena misil nuklir yang dibawanya,” balas Sarayu.
“Itu benar. Kita tidak mungkin masuk ke dalam pesawat itu satu persatu hanya untuk mengambil misil itu.” Sixth membayangkan betapa melelahkannya bekerja dengan cara itu.
“Anggap saja apa yang akan kita lakukan seperti yang kau katakan. Lalu bagaimana caranya membuang radiasi itu? Tidak mungkin kita akan mengurung semua manusia di dalam pelindungmu selamanya bukan?”
“Aku akan menangkapnya dengan angin dan membuangnya ke atas sana.” Sarayu menunjuk ke arah langit luas di atas mereka. “Aku sudah memikirkan hal itu.”
Sixth, Fifth dan Second yang awalnya tidak setuju dan ragu-ragu dengan rencana Sarayu, tidak punya pilihan lain selain mengikuti rencana yang dibuat oleh Sarayu. Sixth kemudian berpindah-pindah ke setiap benua yang ada dan membiarkan Sarayu membuat dua pelindung yang di bagian tengahnya terdapat air milik Fifth. Rencana Sarayu adalah membuat pelindung di bagian luar itu hancur karena air milik Fifth yang terdapat di bagian tengah memiliki suhu yang sangat dingin dan nyaris membeku.
Benar saja. . . Sarayu yang melihat pergerakan Knight Arael ketika menemukan dirinya, langsung memerintahkan untuk melepas misil di empat benua yang tersisa dan booommm. Begitu ledakan terjadi. . . lapisan pelindung milik Sarayu yang berada paling luar langsung hancur dan membuat air milik Fifth terkena udara dingin. Tidak lama kemudian air itu membeku dan menghentikan radiasi nuklir yang berada di udara bebas.
Sarayu meninggalkan Second dan Fifth di dalam pelindung, dan membawa Sixth bersama dengannya. Dengan membuat pelindung bagi Sixth, Sarayu mengambil dua pistol miliknya dan mulai menembakkan mode kedua dari pistolnya. Hanya dalam beberapa detik semua pesawat milik Aliansi Arael, terpecah-pecah menjadi komponen-komponen penyusunnya.
__ADS_1