
setengah jam kemudian kesadaran sania berkurang,gadis itu terus-terusan mengoceh mengenai rio mantannya walaupun jonathan tidak bertanya.
pijatan sania pun terlihat asal-asalan dan malah terkesan seperti sedang bermain piano diatas kaki tuannya.jonathan yang hanya sedikit terpengaruh oleh alkohol memerhatikan ocehan pembantunya dengan acuh tak acuh.
tadinya dia hanya ingin sania menemaninya minum sambil gadis itu memijat badannya yang terasa kaku.tapi tanpa diduga-duga sania malah menyukai rasanya dan meminum semua isinya.yah memang sih jonathan yang menyuruh untuk menghabiskannya tapi dia tak mengira sania akan benar-benar menurutinya.
"sebenernya rio itu baik,sayang sama saya,perhatian.tapi nggak tau kenapa dia selingkuh terus tuan...padahal saya udah kasih semuanya ke dia termasuk keperawanan saya.huaaaa"
sania mulai menangis meluapkan emosinya yang tertahan cukup lama.jonathan yang tadinya hanya senyum-senyum mendengar celotehan sania kini mendadak serius setelah sania mengeluarkan isi hatinya sambil menangis.
tangan gadis itu masih memijat kaki jonathan pelan tanpa tenaga.
malah sania berani menumpukan wajahnya yang penuh dengan lelehan air mata diatas kaki jonathan.badannya gemetar karena masih belum juga berhenti menangis.jonathan sudah mengangkat tangannya ingin mengelus kepala sania.tapi pandangannya teralih pada tengkuk sania yang terekspos jelas.membuatnya ingin mencumbu gadis itu dan menindihnya diatas ranjang.tapi kemudian dia sadar dan berusaha membangunkan sania.
"san....hey sania bangun pindah kekamar kamu sana"
__ADS_1
jonathan menyesal karena tadi tak menghentikan sania meminum banyak alkohol dan membuat gadis itu mabuk berat.
kalau dia membiarkan sania tetap disini tidak ada jaminan dia tidak menggaulinya walaupun gadis itu sedang tidak sadarkan diri.dia masih lelaki normal dan memiliki hasrat yang besar pada wanita.
yang dibangunkan hanya diam saja.membuat jonathan kalang kabut.kakinya sudah mulai terasa pegal dan kesemutan.
bisikan-bisikan setan terus terdengar ditelinga jonathan agar mau menyentuh gadis muda didepannya.otaknya sudah membayangkan sania yang terlentang dengan kedua tangan terikat dimasing-masing sisi kasur dan mulut gadis itu ia sumpal dengan ciuman agar tidak terus berteriak.
pengaruh alkohol memang sungguh dahsyat,suhu badannya mulai naik hanya dengan membayangkan hal itu.sudah lama sekali dia tidak menyentuh wanita.dan kini sania yang ada dihadapannya terlihat begitu menggairahkan.
dia ingat mantan kekasihnya yang sudah menikah dan mempunyai seorang anak perempuan yang sangat lucu.kalau vani saja bisa bahagia dengan orang lain,kenapa dia tidak ?
lelaki itu menyukai sosok sederhana,penurut dan lemah lembut agar bisa menenangkan hatinya yang sudah seharian lelah berkutat dengan pekerjaan.
jonathan menatap wajah sania yang sendu cukup lama,kakinya sudah ia turunkan karena sudah tak tahan.
__ADS_1
"tuan...jangan pecat saya.saya udah nggak punya apa-apa lagi" ucap sania dengan mata tertutup
mendengar itu kepala jonathan seperti dihantam dengan benda keras.
betul kata sania..bila dia yang masih sadar membiarkan keadaan terus seperti ini dan ibunya melihat,sudah pasti sania akan dipecat saat itu juga.
dia segera mengangkat tubuh sania yang sudah tak bertenaga turun ke lantai bawah dan membawanya masuk ke kamar.
jonathan segera keluar,dan ternyata ibunya sudah menunggu didepan pintu.
"kamu habis ngapain jo?"
"sania pingsan"
"kok bisa?"
__ADS_1
"mungkin capek karena mami suruh-suruh terus" jawab jonathan cuek sambil lalu menuju kamarnya dilantai atas.
BERSAMBUNG