Tuanku Suamiku

Tuanku Suamiku
pergi lagi?


__ADS_3

"tante wanda tuh tadi bilang kalau saya harus merawat kamu"


jonathan berjalan menuju kamar mandi sambil menggendong sania yang tertunduk malu.


"kamu butuh apa biar saya ambilin?"


"nggak perlu tuan,nanti biar saya ambil sendiri"


"tinggal bilang aja susah banget"


setelah mendudukkan sania diatas closet jonathan mengunci pintu kamar.


sania yang sedang melepas baju terkejut karena jonathan kembali masuk dengan kancing baju yang terbuka.


"tuan..ehm saya mau mandi tolong keluar"


"biar saya bantuin..."


"nggak perlu,tuan tolong jaga bintang aja"


tadinya jonathan bersikeras ingin mendampingi sania mandi tapi begitu mendengar sania menyebutkan kata tolong untuk kedua kalinya jonathan mengalah.


dia berjalan mendekati boks bayi dan memerhatikan bintang dari dekat.anaknya yang tak pernah ia sangka akan lahir secepat ini,kini ada didepan matanya.jonathan mencium putranya lembut tapi karena terkena jambang halus yang tumbuh diwajah jonathan bayi itu terbangun dan menangis lagi membuat jonathan kalang kabut.


dia mencoba menggendong putranya seperti yang wanda contohkan tadi lalu menimangnya kekanan dan kekiri hingga putranya kembali tertidur.


sania mandi cukup lama hingga setengah jam kemudian saat dia keluar kamar mandi jonathan tertidur diatas ranjang sambil memeluk putranya.sania tersenyum lalu memindahkan putranya perlahan agar keduanya tidak terbangun.


setelah berpakaian dia keluar karena perutnya terasa sangat lapar.


"loh kok kamu malah keluar sendiri san,jojo mana?"

__ADS_1


"lagi tidur sama bintang,bu"


"kayaknya dia kecapekan jagain maminya.oh iya saya mau ke rumah sakit,darius juga udah berangkat ke kantor lagi tadi.kamu jangan kemana-mana ya"


"hehe enggak lah bu,saya mau pergi kemana lagi??"


"yaudah ati-ati ya dirumah,kalau jojo nakal laporin aja ke saya"


"siap bu"


sania makan dengan lahap karena tenaganya seperti terkuras habis.sania harus mulai memikirkan mencari tempat tinggal baru karena kini bintang sudah lahir,terlebih lagi jonathan juga tau dia tinggal disini.sudah tidak ada alasan lagi bagi darius untuk menahanya tetap tinggal.


tabungannya sudah banyak berkurang karena selama tinggal dirumah darius sania tidak memiliki pemasukan sama sekali.walaupun bu wanda dan darius memenuhi segala keperluannya sehari-hari, tapi sania tetap membeli keperluan lainnya dengan uang pribadi.


nanti dia akan membicarakannya dengan wanda agar tidak terburu-buru saat pindahan nanti.barang-barang milik bintang saja sudah cukup banyak.


sania harus menata ulang hidupnya apalagi kini dia memiliki bintang.sudah seharusnya dia tidak lagi mengaharapkan jonathan ada dihidupnya.kalaupun jonathan bersikeras ingin mengakui bintang sebagai anaknya,sania harus bisa menempatkan diri.


hari sudah menjelang malam,jonathan bangun begitu merasakan bintang sedang menangis.


"bintang kenapa?" tanya jonathan sambil mengucek-ngucek mata.rambutnya yang berantakan setelah bangun tidur membuat sania terpana.


"kayaknya haus tuan"


"tante wanda mana san?"


"lagi dirumah sakit dari tadi sore"


jonathan bangun dan mencium bintang yang sedang asyik menyusu secara tiba-tiba membuat jantung sania berdegup kencang.


"uh..anak papa minum susu terus"

__ADS_1


"tuan nggak nemenin nyonya dirumah sakit?"


"nggak pa-pa disana ada bi minah.saya masih pengen sama kamu dan bintang"


"tuan..saya mau ngobrol penting"


"ada apa?"


"saya sudah memutuskan untuk keluar dari rumah bu wanda"


"oke..nanti saya carikan tempat tinggal baru buat kamu sama bintang"


"nggak tuan,sepertinya lebih baik kita menjalani hidup masing-masing.tapi saya janji kapanpun tuan mau jenguk bintang saya nggak akan melarang"


yang tadinya wajah jonathan sumringah karena sania memutuskan untuk pindah dari rumah darius,berubah muram.


"kenapa?"


"saya sudah lelah tuan,saya pengen hidup damai tanpa harus menerima rasa benci dari nyonya.status sosial kita beda,agama kita juga berbeda.saya rasa ini terlalu berat kalau harus aqdipaksakan"


sania mengatakannya sambil menahan tangis,tapi mungkin bayinya bisa merasakan apa yang sedang dia rasakan karena kini bintang sedang menangis begitu keras.


"cup..cup..cup sayang..kenapa nangis nak ?"


sania mencoba menyusui anaknya lagi dan berharap tangisnya akan berhenti.


"sini coba saya gendong" jonathan mencoba menenangkan bintang hingga bayi mungil itu terdiam dan terlelap tidur.


"bisa nggak kamu percaya sama saya buat menyelesaikan semua masalah ini?kamu selalu minta pergi dan nggak ngasih saya kesempatan"


BERSAMBUNG

__ADS_1


segini dulu readers,author takut soalnya tuan jo udah marah-marah.hehehe


__ADS_2