
Setelah lelah berjalan-jalan dan puas menghirup udara segar,mereka akhirnya tiba dihalaman rumah.Sania begitu senang suaminya bisa menemaninya hari ini dan bertemu dengan tetangga baru.
"Jo..."
Sania dan jonathan nampak terkejut dengan kedatangan seseorang dirumah mereka.Terlebih jonathan hanya diam saja sambil memandangi orang tersebut.
Sania menoleh dan mencoba bertanya pada suaminya,tapi jonathan sama sekali tak bergeming.Tiba-tiba hatinya merasa tak nyaman,
"Kenapa kok diem aja?ini siapa?"Tunjuk wanita tersebut kearah sania,lalu beralih kekereta dorong yang jonathan pegang.Matanya nampak membesar dan senyum yang tadi ada kini menghilang begitu saja.
Kini jonathan dan tamu wanita tersebut sedang berbincang ditaman samping.Sania tetap berada didalam sambil sesekali memandang keluar.Rasanya ada yang aneh,kenapa jonathan tidak mau wanita tersebut masuk kedalam rumah dan sekarang mereka malah berduaan diluar?
Dari pandangan wanita itu saja sania tahu bahwa mereka berdua sedang membahasnya dan bintang.Sepertinya wanita itu terlihat sedih dan ada sesuatu yang hilang darinya, tapi apa?
Apakah mungkin wanita itu adalah salah satu mantan kekasih jonathan?
Atau mungkin.....
Ah sebaiknya dia tidak berpikir macam-macam atau dia akan menyesal sendiri.Lebih baik nanti dia menanyakannya langsung pada jonathan.
Sania menimang-nimang bintang dalam pelukannya,karena sepertinya sang putra sudah mengantuk.
Sembari menemani bintang tidur pikirannya sungguh tidak tenang.Banyak pertanyaan muncul dikepalanya sedangkan yang mengetahui semua jawabannya tak kunjung menampakkan diri.
Apa yang sebenarnya mereka perbincangkan kenapa lama sekali?
Begitu bintang tidur sania cepat-cepat keluar untuk mencari keberadaan jonathan.Dia sudah mencari ke sekeliling rumah tapi dia sama sekali tak menjumpai jonathan.
Hatinya seperti dihimpit sesuatu karena rasanya begitu sesak.
Apa mungkin jonathan pergi dengan wanita cantik tadi tanpa memberitahunya?
Padahal dia istrinya.Kemanapun jonathan pergi,harusnya memberi tahu kan?Bukannya pergi begitu saja tanpa kabar.
Dengan kesal sania melempar tubuhnya keatas sofa.Bukan hanya lelah fisik,tapi hati dan pikirannya ikut terkuras karena memikirkan suaminya.
Belum lama sania memejamkan mata,permukaan sofa disampingnya seperti bergerak.
Sania membuka sedikit kelopak matanya dan melihat jonathan sedang duduk bersandar.
Dia menarik nafas panjang lalu bangkit dari tidurnya,
"Tuan.."
"hmmm"
"Dari mana?"
__ADS_1
"Nggak kemana-mana"
Sania kesal,jonathan memang menjawab pertanyaannya.Tapi tidak secara jelas dan malah membuat sania semakin penasaran.
"Kok saya cari-cari keliling rumah nggak ada?Terus wanita tadi itu kemana?"
"Michelle?Udah saya suruh pulang"
"Dia siapa?"
"Cuma temen"
Aaaarrrggghhhh..Sania berteriak frustasi dalam hati.Ini sama sekali tidak membantu menghilangkan rasa penasarannya.
"Bisa nggak sih jelasin semuanya jangan bikin penasaran gitu?"Jonathan menahan tawanya melihat wajah sania yang kini tengah merengut dan kedua tangannya bersedekap didepan dada.
"Kenapa sih tanya-tanya hal nggak penting?Mending sekarang kita makan siang dulu"
"Ish,saya kan perlu tau dia siapa"
"Hmmm....Jadi dia itu mantan saya"
"Apa?!Pantesan tadi dia nggak suka liat saya sama bintang.Terus ngapain bicara diluar?!"
"Karena kamu pasti bakal bersikap kayak gini,makanya saya nggak ajak dia masuk.Lagian saya nggak suka orang asing masuk kesini tanpa undangan"
Sania membuang wajah kesamping,sebagian perasaannya terluka sekaligus marah.
Entah kenapa rasa dikhianati itu kembali datang dan membuatnya sedih,sama seperti saat dulu dia masih bersama rio.
Tepat saat sania bangkit dari duduknya,pintu depan terbuka dan dua wanita paruh baya masuk.Sania yang melihatnya langsung mendekat dan merubah wajah sedihnya dengan senyuman.
"Mama sama bu wanda kok nggak ngabarin sih kalau mau dateng?"Mereka berpelukan cukup lama dan sepertinya hubungan sania dan maria kini terjalin cukup erat seperti anak dan ibu kandung.
"Kita kan mau kasih kejutan san,mana bintang saya kangen pengen gendong"
Jonathan langsung merangkul pinggangnya sesaat setelah mencium pipi ibu dan tantenya itu,sama sekali tak mengurangi rasa kesal sania.Tapi karena saat ini ada mertuanya,sania tidak bisa menunjukkan bahwa mereka sedang ada masalah.
Bila sampai ibu mertuanya serta wanda tahu pasti keadaan menjadi tidak nyaman.
Sania pergi kedapur untuk membuat minuman sekaligus menyiapkan makan siang.Sementara tiga orang lainnya menengok bintang yang tengah tidur pulas dikamar.
Entahlah dia tidak bisa berpikir dengan jernih saat ini.Sepertinya memiliki suami yang kaya dan tampan menyimpan resiko sakit hati jauh lebih besar.Atau mungkin memang semua hubungan selalu beresiko seperti ini.Jonathan mungkin tidak bermain hati dibelakangnya,tapi rasa takut dikhianati dan ditinggalkan membayang-bayangi pikiran sania.
Terlebih kini dia memiliki bintang dalam hidupnya.
Wanita bernama michelle itu terlihat sempurna tanpa celah.Cantik dan sungguh serasi bila disandingkan dengan jonathan.sebenarnya apa yang membuat hubungan mereka bisa putus ditengah jalan?
__ADS_1
Bahkan selama ini tidak ada satu orangpun yang menyebut namanya.
Maria keluar dari kamar dan mendekati menantunya yang sepertinya tengah melamun.
"Kamu lagi ngapain san?"
"Oh mama..Ini tehnya diminum dulu.Sania mau siapin makan siang"
"Mau masak apa?"
"Sania nggak masak Ma,bibi yang masak tadi pagi"
Ada perasaan tak nyaman saat mengatakan dia tidak memasak untuk suaminya,tapi sepertinya mertuanya itu biasa-biasa saja dan tidak menganggapnya buruk.
"Lagi ada masalah sama jonathan?"
"Aah..enggak kok"
"Saya tahu keadaan kamu disini loh.Kenapa kamu nggak cerita aja,sebenarnya ada masalah apa?"
"Itu....."
BERSAMBUNG
Jadi readers...kemaren aku sempet baca kolom komentar dan ada yg tanya kenapa mereka menikah di gereja.
Setelah aku cari tahu,ternyata di indonesia menikah beda agama itu tetap bisa dilaksanakan.Dengan berbagai macam prosedur tentunya.
Nah....karena si jojo ini kan bos yang tinggal terima beres ya,jadilah mereka menikah di gereja.tapi bukan berarti sania pindah agama loh ya.
Mereka masih tetap dengan agama mereka masing-masing.
Dulu waktu aku masih remaja pernah ketemu ibu-ibu yang nungguin anaknya ngaji di sebuah masjid dan beliau cerita kalau dia dan suaminya itu beda agama.
singkat cerita suami si ibu yang agamanya kristen ini seorang guru di sekolah swasta yang ada diluar kota dan pulangnya beberapa bulan sekali.
waktu mereka menikah dulu,si suami udah mualaf readers.tapi setelah menikah kembali ke agama kristen lagi.
waktu itu aku mikir ternyata ada pasangan yang begitu ajaib,karena meskipun berbeda agama si ibu ini sama sekali nggak mempermasalahkannya.dia juga tetap mengajari anaknya ajaran agama.
terlepas dari itu semua,hidup itu pilihan.terserah orang mau menjalaninya seperti apa,tapi yang perlu diingat adalah semua perbuatan baik/buruk akan ada konsekuensinya.
kewajiban kita adalah berbuat baik pada sesama dan saling tolong menolong.
oke ya ??
love you all 😙😙
__ADS_1