Tuanku Suamiku

Tuanku Suamiku
kejutan


__ADS_3

sudah tiga minggu berlalu tuan jonathan masih saja mengabaikan sania.hampir tiap malam lelaki itu pulang dalam keadaan mabuk bahkan pernah suatu malam dia tidak pulang sama sekali.


"neng..kamu kok pucet banget sih?"


"nggak tau bi..masuk angin kayaknya"


"minum obat atuh neng..."


sania tersenyum lalu kembali melanjutkan pekerjaannya mengganti seprai yang terpasang di tiap kasur dirumah ini.nyonya maria sedang pergi dengan nyonya wanda jadi sania yang masih banyak pekerjaan tidak ikut kali ini.


tuan jonathan belum juga bangun dari tidurnya dan entah kenapa rasanya sania ingin sekali berjumpa dengan lelaki itu.sania mengetuk pintu kamar jonathan tapi tidak ada suara sama sekali.


dia lalu mengetuk untuk kedua kalinya dan selang beberapa detik pintu terbuka lebar.


jonathan ternyata baru saja selesai mandi,lelaki itu sudah memakai celana selutut tapi belum memakai baju untuk menutupi tubuh bagian atasnya.


"permisi tuan,saya mau mengganti seprai "


jonathan tak menanggapi dan malah duduk di sofa sambil membuka ponselnya.


dasar cowok..mentang-mentang gue tolak sekarang nyuekin gue.


jonathan diam memandangi sania yang berdiri memunggunginya masih berusaha melepas sarung bantal.jonathan benar-benar merindukan gadis didepannya ini,tapi karena ego yang besar dia masih berusaha keras menahan keinginannya untuk memeluk sania.


dengan telaten sania memasang seprai yang baru dan itu membuat jonathan tak bisa lagi menahan birahinya.


lelaki itu menutup pintu kamar dan mendekati sania.jonathan mendekap gadis itu erat dari arah belakang dan menciumi lehernya.


"hoeeek.."


sania merasa mual begitu mencium aroma parfum dari tubuh jonathan.


dia menutup mulutnya lalu berlari menuju toilet di lantai bawah,


jonathan yang melihatnya langsung mengejar


karena tadi melihat wajah sania yang pucat.


"sania...."


lelaki itu memasuki kamar sania yang pintunya sedikit terbuka.


jonathan menggedor pintu kamar mandi yang terdapat didalam kamar sania.dia bisa tau kalau keadaan sania tidak baik-baik saja.


"kamu kenapa san?"

__ADS_1


"hoeeek...tuan..bau parfumnya bikin saya mual.hoeeek"


sania kembali masuk kekamar mandi karena perutnya serasa diaduk-aduk.


sementara itu jonathan yang bingung menciumi tubuhnya sendiri.


padahal kemarin-kemarin pun sania mencium aroma parfum yang sama dan sama sekali tidak mual.


saat sania keluar dari kamar mandi jonathan sudah tak ada dikamarnya dan dia memilih untuk istirahat sebentar diranjang karena kepalanya serasa berputar-putar.


jonathan datang kembali dan kali ini sudah memakai baju yang lainnya.


"ayo periksa ke dokter"


"nggak mau tuan..kepala saya pusing banget" sania menciumi bau minyak kayu putih untuk mengurangi rasa mualnya.


"ck..keras kepala.ya udah saya panggilin dokter"


jonathan menelfon dokter dan berniat untuk keluar mencari bi minah.


"tuan..."


"ada apa?"


"tuan marah sama saya ?"


setelah mengatakan hal itu jonathan pergi kedapur dan menyeduh teh untuk sania,entah bi minah berada dimana sekarang.sekesal apapun dia pada sania,jonathan tidak bisa mengabaikan bila sania jatuh sakit.


"nih minum dulu tehnya"


"nggak mau tuan.."


"minum"


dengan terpaksa sania meminum tehnya.wajah sania seperti ingin menangis setelah meminum teh buatan jonathan.


"tuan..tehnya asin..."


"ah..asin??" sania mengangguk,wajah jonathan menunjukkan kalau lelaki itu merasa bersalah.dia mengambil gelas yang sania pegang dan meminumnya sedikit,


benar ternyata tehnya asin.tadi dia pasti menaruh garam bukannya gula pasir kedalam air tehnya.


"tunggu disini saya mau buka pintu"


seorang lelaki paruh baya berkemeja biru muda datang dengan membawa tas jinjing ditangan kanannya.

__ADS_1


"tolong periksa dokter"


"baik pak"


setelah beberapa saat melakukan pemeriksaan,dokter tersebut mengemasi peralatannya.dia menuliskan resep di secarik kertas dan memberikannya pada jonathan.


"gimana dokter?"


"selamat ya pak..ibu sania sedang mengandung saat ini.jadi tolong dijaga kandungannya dan jangan bekerja terlalu berat.ini saya beri resep vitamin dan untuk mengurangi rasa mual.silakan tebus di apotek,saya permisi dulu"


"ehm..makasih ya dok" jonathan memutus kontak matanya dengan sania yang sepertinya syok,lalu mengantarkan dokter tersebut sampai ke pintu depan.


sania masih terbengong diatas ranjang. menyadari kini dirinya tengah hamil,ada rasa bahagia membuncah dalam dadanya.tapi dia khawatir akan nasibnya dirumah ini.


"san..ayo pergi.bawa barang yang mau kamu bawa"


"mau kemana tuan saya pusing banget"


"cepetan,jangan banyak tanya"


jonathan berlari ke lantai atas mengambil beberapa barangnya dan kembali kekamar sania.


disana sudah ada bi minah yang sedang memberondong sania dengan rentetan pertanyaan.


"bi minah..sania harus pulang ke kampung karena saudaranya ada yang meninggal,nanti bilangin ke mami"


"ba..baik tuan"


"san..ayo"


gadis itu dipapah oleh bi minah yang meskipun curiga tetap menuruti perintah tuannya.


"kalau mami nanyain saya,bilang aja lagi pergi.jangan bilang saya anterin sania"


jonathan sedang mewanti-wanti bi minah agar kejadian ini tidak bocor ke telinga ibunya.bi minah hanya bisa mengangguk dan memandang sania yang sepertinya sangat kepayahan.


jonathan mengendarai mobilnya dengan tenang dan membawa sania yang kini tertidur lelap menuju apartemen miliknya yang tentu saja tidak ibunya ketahui.


akhirnya sania hamil anaknya..jonathan tak henti-hentinya tersenyum.ingin sekali dia mencium sania,tapi dia masih menyetir jadi dia harus bersabar.


sania akan menjadi miliknya seorang dan anak yang ada di kandungan sania akan memanggilnya ayah.


sebentar lagi dia akan menjadi seorang ayah.


jonathan tersenyum bangga.

__ADS_1


BERSAMBUNG


semoga kalian suka ya readers...mohon bantuannya buat klik suka,favorit komen dan share yah 😊😘😘😘😘


__ADS_2