
jonathan merebahkan badan diatas kasur dengan perasaan gelisah karena menahan gairah,lagi-lagi ibunya menjadi alasan dia menolak keinginan hatinya untuk melakukan sesuatu.
jika saja ayahnya masih hidup,mungkin dia akan lebih bebas menjalani hidup dan tidak melulu mengorbankan diri demi sang ibu yang menderita penyakit jantung.
satu kali dia betul-betul mencintai seorang wanita,ibunya langsung menolak dan mengatakan vani bukan orang yang tepat untuk jonathan.
berhari-hari jonathan menghindar hanya agar dia tidak lepas kendali dan mengamuk didepan ibunya.
pekerjaan dia jadikan sebagai pelampiasan emosi.disatu sisi perusahaan yang ia pimpin maju pesat,tapi hatinya yang terluka dibiarkan begitu saja.sungguh ironis sekali.
matanya sulit terpejam membayangkan sania dengan tubuh moleknya berada disini tanpa sehelai benang.gadis manis dengan watak pembangkang seperti sania bukanlah tipenya.
dulu dia menyukai gadis berwawasan luas dan penyabar yang bisa memahami dirinya dengan segala kekurangannya seperti vani.
tapi berkali-kali dibantah oleh sania membuatnya tertarik dan ingin sekali menaklulkan gadis itu.
dia penasaran dengan ekspresi gadis muda itu bila mendapatkan pelepasan dibawah permainannya.dia akan membuat sania si pembangkang menjadi gadis penurut untuk memenuhi hasrat seksualnya.
hatinya menolak keras,sania bekerja disini untuk menjaga ibunya saja dan bukan yang lain.bila dia ingin melakukan itu,bisa saja jonathan mencari wanita cantik diluar sana yang standar hidup dan derajatnya sama dengannya.
lagipula meskipun sania tidak lagi virgin,bukan berarti gadis itu bisa dibeli.
jonathan berteriak frustasi merasakan kebuntuan diotaknya.dia memandang nanar pada kemewahan disekelilingnya,semua bisa dibeli kecuali kebahagiaan.
tidak ada kebahagiaan dalam hatinya selama ini.
semua senyum yang dia keluarkan didepan orang-orang hanyalah senyum kosong.bila sedang sendirian,dia baru merasakan kesendirian yang teramat sangat.sudah setua ini dia masih hidup sendiri dan hanya menyibukkan diri dengan kerja dan kerja tiap harinya.
semua sahabatnya seperti adam,samuel bahkan erik yang terkenal playboy kelas kakap sudah membangun rumah tangga yang bahagia.kenapa dia yang sudah berbakti dan mengikuti kemauan ibunya masih juga melajang dan tak memiliki pasangan hidup yang bisa mengimbanginya?
apa lebih baik dia menikahi veronika sahabat karibnya yang juga masih menjomblo lalu hidup bersama di apartemen?
tidak perlu cinta,yang penting mereka bisa saling menghargai satu sama lain dan tidak mencampuri urusan pribadi lainnya.
sejauh ini hanya vero sahabat wanitanya yang tidak terpengaruh dengan kekayaan dan ketampanannya.
__ADS_1
yang lain terpaksa harus menelan pahitnya kekecewaan karena jonathan tak pernah menaruh hati.
jonathan mengacak rambutnya kasar,dia tidak bisa terus seperti ini.lebih baik dia mempekerjakan orang untuk menggantikan posisinya diperusahaan.
jadi dia bisa fokus menata kehidupan pribadinya yang sudah lama terbengkalai.
jonathan tau pasti siapa orang yang tepat menjadi penggantinya di perusahaan,tapi masalahnya bila orang tersebut bekerja diperusahaannya tangan kanannya yang selalu mengekor kemana-mana juga harus ikut.dia bingung dengan posisi faisal nantinya,karena bekerja dengannya saja lelaki itu masih sering melakukan kesalahan.
apalagi dengan bos baru yang kekejamannya melebihi kejamnya begal motor dijalanan.bisa-bisa dia langsung dipecat karena sudah tak dibutuhkan tenaganya.
"sal...cancel penerbangan saya besok.saya nggak jadi pergi"
tut
faisal yang mendengar perintah bosnya secara tiba-tiba itu menggerutu kesal.apalagi belum juga dia menjawab bosnya sudah menutup telepon secara sepihak.
jonathan sedang sibuk menghubungi seseorang sekarang,setelah berbasa-basi sebentar akhirnya jonathan mengatakan langsung apa keinginannya pada sahabatnya darius yang kini tengah berada di jepang.
"gue mau lo handle perusahaan buat sementara.gue ada urusan penting"
"tapi lo tau kan...kalo gue kerja sama lo soni juga harus ikut"
"tiga hari lagi"
"oke bro.... gue tunggu di indo.bye"
jonathan akhirnya bisa menghembuskan nafas lega.dia meletakkan ponselnya asal lalu memejamkan mata.dalam tidurnya dia sampai memimpikan sania menjadi manis dan sangat penurut.lalu ibunya sudah tidak mengatur hidupnya lagi.
faisal tidak membuatnya kesal lagi dan vani kembali padanya.
tapi dalam mimpi dia menolak karena vani sudah menikah.dia bukan orang yang akan merebut milik orang lain.
****
keesokan harinya pukul empat pagi alarm di ponsel sania berbunyi,setengah jam kemudian bi minah juga masuk kekamarnya karena tidak biasanya sania belum keluar kamar.
__ADS_1
"neng...udah bangun belum?jam setengah lima neng"
bi minah lalu mencoba membuka kamar yang ternyata tidak dikunci.
bi minah mendekati sania dan mengguncangkan badannya hingga sania menggeliatkan badannya.
"bi...kepala saya pusing..."
"loh...neng sakit?biar bibi ambilin obat ya sama makanan"
sania mengangguk lemah ruang kamarnya seperti berputar-putar membuat dia semakin mual dan pusing.gadis itu segera bangun dan berjalan cepat menuju toilet saat merasakan sesuatu mendesak keluar dari perutnya.
lima menit kemudian bi minah masuk membawa susu hangat,roti serta obat penghilang rasa nyeri.
"neng...ini dimakan dulu rotinya terus minum obat biar cepet sembuh"
"makasih ya bi..maaf saya jadi ngrepotin" sania tersenyum tak enak hati pada bi minah.rasanya ingin sekali bangun dan melaksanakan pekerjaannya,tapi rasa pusing dan mualnya belum juga hilang.
"udah jangan dipikirin..bibi keluar dulu ya mau bersih bersih rumah"
sania sedang mengingat-ingat apa yang terjadi semalam,samar-samar bayangan waktu dia membicarakan kontrak dan disuruh menyiapkan baju masih jelas.lalu jonathan meminta untuk dipijat..setelah itu dia lupa apa yang terjadi padanya hingga bisa tidur dikamar.
kepalanya terlalu pusing untuk mengingat semua hal itu.dia segera memakan sedikit roti dan meminum obat yang bi minah bawakan agar pusingnya segera hilang.
dia kembali tertidur setelah beberapa saat meminum obatnya.
sementara itu nyonya maria sudah bangun dan kini tengah menonton acara televisi sambil menikmati segelas teh hangat.
dia curiga pada jonathan dan sania tapi untuk bertanya pada sania,gadis itu masih belum sehat betul.apalagi bertanya pada jonathan sepertinya kecil kemungkinan dia akan menjawab jujur.
nalurinya sebagai ibu masih kuat,dia tidak mau kalau sampai jonathan jatuh ke pelukan wanita yang salah.
dia sempat berfikir untuk memecat sania,tapi itu terlalu dini.dia cukup terhibur dengan keberadaan sania karena bisa menemaninya sekaligus pintar mengerjakan tugas yang dia berikan.meskipun kadang dia harus menjelaskan panjang lebar agar sania paham apa yang dia mau.
belum tentu juga sania menggoda jonathan seperti yang dia khawatirkan.
__ADS_1
nyonya maria kembali masuk ke kamar dan melihat-lihat lagi kandidat wanita terbaik yang sudah dia pilih untuk jonathan.berharap nanti jonathan akan memilih salah satunya untuk dijadikan istri.
BERSAMBUNG