
mau tak mau sania jadi menginap dirumah jonathan karena terus dipaksa oleh nyonya maria.lebih tepatnya nyonya maria meminta agar bintang tetap tinggal dirumahnya dengan alasan hari sudah malam.sangat tidak mungkin sania meninggalkan bintang untuk tinggal dirumah ini tanpa dirinya.ingin menolak pun sulit mengingat bagaimana bahagianya nyonya maria melihat cucu satu-satunya.
sania menempati kamarnya yang dulu dia gunakan saat masih bekerja disana.beberapa barang lamanya dikemas sangat rapi dalam plastik bening.pasti bi minah yang merawat semua barang-barangnya yang ada dilemari.
bintang tertidur nyenyak setelah puas menyusu,bahkan sania sempat ikut tertidur untuk beberapa lamanya karena kelelahan.jonathan kembali pergi setelah mengantar sania kerumah karena sudah membuat janji dengan darius untuk membahas sebuah kontrak kerja yang cukup besar.
dia benar-benar tak menyangka keadaan akan menjadi seperti ini.hidupnya yang dulu penuh penderitaan kini berubah total setelah bertemu dengan jonathan.lelaki yang mungkin terlihat cuek dan sedikit bicara tapi sebenarnya adalah orang yang lembut,perhatian dan begitu penyayang.
tengah malam jonathan belum juga pulang,sania yang terjaga memilih pergi kedapur untuk minum dan mencari makanan karena perutnya terasa sangat lapar.
"san..kamu nggak tidur?"
wanita itu terbatuk-batuk karena terkejut mendengar suara orang lain menyapanya.dia yakin itu adalah suara nyonya maria,tapi kenapa tengah malam begini beliau belum tidur?
apakah kebiasaannya bangun tengah malam masih berlanjut hingga sekarang?
"ehm..saya kebangun nya.kebetulan saya haus jadi cari minum kedapur"
"saya mau bicara sama kamu"
nyonya maria memilih untuk duduk didapur tepat disebelah sania duduk.
__ADS_1
"mau bicara apa nya?"
"saya mau tanya,tentang luka didahi kamu"
"ah..anu nya saya jatuh terpeleset dikamar mandi..."
"saya tau yang sebenarnya" nyonya maria langsung memotong penjelasan sania. "apa jonathan tau kalau mariska datang dan menyerang kamu?"
"enggak nya,saya sengaja nggak cerita ke tuan"
"denger san,mungkin niat kamu baik nggak cerita ke jonathan tentang insiden kemarin.tapi kamu juga harus cerita ke dia,apalagi itu masalah besar.jangan sampai ada kesalah pahaman hanya karena kamu atau dia nggak mau saling merepotkan"
"baik nya"
"saya juga tau dari dulu kamu tinggal ditempat wanda"
"ah..anu nya sebenernya saya pengen pergi waktu itu.tapi karena tuan darius mengancam akan memberi tau tuan jonathan,saya jadi memilih tinggal disana"
"saya tau"
nyonya tau lagi?!!!!!
__ADS_1
terus apa yang nyonya nggak tau?
"nggak usah kaget gitu,kamu pikir saya bisa diem aja liat anak saya tiap malam mabuk-mabukkan?kamu pikir kenapa darius sama wanda sering bujukin kamu buat ketemu sama jonathan?"
sania teringat kembali saat darius bahkan wanda membujuknya untuk menemui jonathan.jadi itu semua karena nyonya maria yang meminta?
tapi kenapa nyonya maria tidak memintanya secara langsung?
"tapi kenapa nyonya nggak bilang langsung ke saya?"
"waktu itu saya ngetes kamu,ternyata saking takutnya kamu sama saya kamu nggak berani menemui jonathan.saya jadi ragu sebenernya kamu serius apa nggak sama jonathan"
curaaaaang..nyonya curang manfaatin kelemahan gue.
ingin sekali sania berteriak memprotes pernyataan nyonya maria,tapi dia sungguh tak berani.
"udah sana tidur,jangan begadang nggak bagus buat kesehatan"
nyonya maria mengatakan hal itu sambil beranjak pergi.
padahal nyonya juga begadang..hadeeeh
__ADS_1
BERSAMBUNG
readers..kalo judulnya diganti Tuanku Imamku gimana??