
"tuan.."
"hmm"
"saya pengen ke atm,mau ambil uang"
"itu kan di lemari ada uang,emang mau beli apa?" jonathan menghentikan kegiatannya dan menatap lurus sania membuat wanita itu merasa sedikit takut.
"saya mau beli baju muslim ditempat mba putri sama...beli hp baru"
"putri siapa ?lagian kenapa kamu mau beli hp baru.emang yang saya kasih rusak?"
"ck..hpnya nggak rusak tuan.tapi kan itu hp udah jadul banget.kemaren saya mau foto bintang pas lagi senyum tapi cuma bisa gigit jari karena nggak ada yang bisa dipake buat foto"
kesal...sania benar-benar kesal karena tuannya sama sekali tidak peka bahwa dia bosan.dia juga merindukan teman-temannya yang kini sama sekali tidak bisa dia hubungi.
"besok saya panggilin fotografer profesional buat ambil foto bintang"
"nggak usah,saya mau beli hp bukan nyewa fotografer" sania berlalu meninggalkan jonathan diruang tengah.sementara itu jonathan kebingungan sendiri,tadi sania mengatakan ingin memotret bintang,tapi ketika jonathan ingin memanggil fotografer khusus sania malah menolak.
"oh..apa kamu mau kamera ?" tanya jonathan lagi masih berusaha mengalihkan keinginan sania yang ingin memiliki ponsel baru.
"NGGAK!!"
apaan sih tuan !!udah jelas-jelas gue bilang maunya hp.malah ditawarin kamera segala.
wanita itu tidur disamping anaknya dan memejamkan mata.rasa kesalnya sudah sampai di ubun-ubun.tuannya sama sekali tidak berubah padahal kini dia sudah memutuskan untuk menerima jonathan.
apa yang sebenarnya lelaki itu khawatirkan?
"ya udah..ayo keluar.nanti kita ajak bintang sekalian kerumah,kemaren mami bilang pengen gendong bintang"
"tapi tuan..nyonya kan nggak suka sama saya"
"semalem mami minta saya buat ajak kamu sama bintang kerumah"
nampak sorot takut dari mata sania dan jonathan cukup peka untuk menyadarinya.tapi dia tidak bisa mengabaikan keinginan ibunya.
"saya akan temenin kamu kali ini,kamu jangan khawatir"
sania mengangguk patuh,dia lalu segera bersiap-siap untuk pergi.
besok adalah tujuh harinya bintang lahir ke dunia dan sania sudah mendiskusikan dengan jonathan bahwa besok mereka akan mengadakan acara dirumah.dia sudah menemukan sebuah nama yang cocok untuk putranya.
"tuan...besok saya mau ngundang ustadz kerumah"
"oke..nanti saya suruh faisal buat nyari"
"saya sudah dapat tuan,saya juga sudah pesan katering untuk acara besok.makanya saya perlu ambil uang dulu"
"perlu berapa?"
"sekitar 7-8juta tuan,sekalian aqiqah"
"aqiqah?"
"iya aqiqah itu nyembelih kambing setelah anak lahir.karena bintang laki-laki jadi nyembelih kambingnya dua ekor"
__ADS_1
"harus ya?"
"aqiqah nggak wajib,tapi kalau mampu ya dijalankan tuan.namanya sunnah"
"sunnah?saya nggak paham san"
"sunnah itu maksudnya kalau dikerjakan mendapat pahala,tapi kalau nggak dikerjakan juga nggak pa-pa "
"oh...terus acaranya apa aja?"
"baca do'a..terus nanti bintang dicukur rambutnya"
"tuan harus dateng besok karena yang datang buat syukuran semuanya bapak-bapak." lanjut sania lagi yang secara tak langsung sedang memberikan perintah pada tuannya.
"terus saya harus ngapain,saya sama sekali nggak tau acara seperti itu?"
"duduk aja nyambut tamu yang dateng,terus temenin mereka ngobrol.tuan jangan lupa undang bu wanda sama tuan darius"
"berarti nanti kamu nggak bisa lama-lama dong dirumah"
"ya nggak bisa,saya harus ketemu sama pak ustadz dulu terus nanti sekalian mampir ke tempat kateringnya.deket kok masih dikomplek juga cuman beda blok aja"
"huh...apa kamu perlu asisten san?saya takut kamu kecapekan"
"enggak perlu tuan...lagian cuma sebentar ketemunya"
"nanti saya temenin,orang-orang udah pada tau kalau kamu calon istri saya jadi nggak masalah"
"iya iya....ibu-ibu aja pada nge-fans sama tuan,apalagi mereka semua taunya tuan yang masih bujangan mau nikahin janda anak satu"
"oh ya?"
seperti yang nona mariska tuduhkan,dia pikir saya jual diri sampai saya hamil demi dapetin tuan.
"sssttt..kamu tuh ngomong apa sih"
"emang bener tuan,kalau tuan jadi saya pasti tuan juga tau kenapa saya ngomong seperti ini"
"ck..saya tuh suka heran sama orang-orang yang pikirannya sempit"
"oh jadi tuan sekarang bilang kalau pikiran saya sempit?!!!!"
"apa?!!!!bukannya begitu san,astaga....kenapa sih kamu mikirin omongan orang yang sama sekali nggak kenal sama kamu?!!"
"coba tuan pikir..kalau orang kaya dan terhormat seperti tuan menikah dengan orang biasa yang nggak punya apa-apa seperti saya,gimana?"
"ya...mungkin karena saling suka,atau jodoh mungkin"
aarrrrrgggghhh salah gue tanya begitu sama tuan,dia pikirannya sederhana dan apa adanya,beda ama netijen yang maha benar.
"huft...tapi orang-orang nggak akan mikir seperti itu tuan"
mereka pasti mikirnya saya udah godain tuan dan menjadikan bintang sebagai alasan supaya tuan mau bertanggung jawab.mungkin ada juga orang yang mikir bahwa saya udah melet tuan.
"nggak perlu dipikirin san..yang penting kamu bahagia sama bintang dan saya"
ya tuan sih gampang ngomongnya,soalnya tuan nggak dilihat buruk sama orang-orang.yang buruk disini itu cuma saya!!
__ADS_1
sania benar-benar lelah hanya memikirkan itu semua.tapi kemudian dia merasakan tangan jonathan mengelus-elus kepalanya.
"maaf san...saya udah bikin kamu merasa nggak nyaman selama ini"
apa...?kenapa tuan malah minta maaf.ahh nggak tega dengernya,padahal saya nggak maksud nyalahin tuan.
"nggak usah minta maaf tuan...semuanya udah terjadi"
"kamu nggak akan pergi lagi kan ?"
"nggak tuan" insyaa alloh
sania senang melihat tuannya tersenyum.
"tuan..stop"
"ada apa san?" jonathan lalu menepikan mobilnya karena khawatir.
"saya mau beli buah anggur sama mangga buat nyonya"
"oh..bukannya mami suka buah stroberry ya?"
"anggur sama mangga juga suka tuan"
setengah jam kemudian mereka sampai dirumah besar yang sudah lama sania tinggalkan.jonathan membimbing sania masuk kedalam karena dia tau wanita itu pasti sangat tegang.
"jangan takut san..." jonathan berbisik dan merangkul sania lebih erat.bintang masih tertidur pulas digendongan sania.
bi minah yang melihat mereka berdua masuk langsung mendekat dengan wajah haru.
"ya alloh neng..kamu teh kemana aja" bi minah langsung memeluk sania erat meluapkan rasa rindunya.
"maaf bi..saya nggak pernah kasih kabar"
"ini teh anak neng sania?ya alloh meni lucu pisan,bibi gendong ya neng?"
sania memberikan bintang pada bi minah yang sepertinya sangat senang.jonathan yang melihatnya tak menyangka ternyata mereka sedekat itu,pantas saja sania selalu merengek meminta ponsel lamanya dikembalikan.
"bi..mami mana?"
"oh iya maaf tuan(bi minah tak enak hati karena sudah mengabaikan jonathan)..anu nyonya sedang istirahat siang"
"udah lama?"
"lumayan tuan,dari satu jam yang lalu"
sania serta bi minah berjalan ke dapur dan berbincang-bincang disana,sementara itu jonathan masuk kekamar untuk melihat keadaan ibunya.
baru saja jonathan duduk disofa,ibunya langsung terbangun padahal jonathan sudah berjalan hati-hati agar tak menimbulkan suara.
"kamu udah pulang jo.."
"oh..mami udah bangun?jo baru aja sampai"
"mana bintang?"
"mam...mereka ada diluar.jo mohon sama mami buat nggak menyinggung perasaan sania"
__ADS_1
"suruh masuk kesini jo"
BERSAMBUNG